6 RUMAH HANYUT TERBAWA ARUS LUAPAN SUNGAI BENGAWAN SOLO



Derasnya arus luapan sungai Bengawan Solo di desa Pesanggrahan dan desa Mojoasem kecamatan Laren, merusak 6 rumah milik warga. Sebagian besar perabotan rumah, hilang terbawa arus luapan sungai yang mengalir deras melalui sebuah kali di kedua desa.

Menurut Supriyati, salah seorang pemilik rumah yang hanyut, musibah tersebut terjadi tadi malam (01/03/09) sekitar jam 12 malam. Saat itu, Supriyati dan keluarganya tidak tidak tidur karena arus luapan sungai bengawan solo mengalir cukup deras di sebuah kali kecil di samping rumahnya. Setelah itu, arus banjir merusak rumahnya dan membawa sebagian besar perabotan rumahnya.


“Sebagian besar barang-barang saya hilang terbawa arus” ujar Supriyati kepada Berita 86 sambil menitiskan air mata.

Tak hanya rumah Supriyati, 4 tetangga lainnya juga kehilangan rumah, yakni Kasian, Supatmi dan Kamim. Di samping itu, 2 rumah warga di desa Mojoasem, juga hanyut terbawa arus.

Hingga saat ini, sebagian barang-barang milik warga yang rumahnya hanyut, masih berserakan di jalan kampung dan belum ada tempat penampungannya.

Warga berharap, pmerintah segera membangun kembali ke 6 rumah di tempat yang lebih aman.


0 comments:

Post a Comment