POLISI PERIKSA PETUGAS PALANG PINTU KA



Polisi melakukan pemeriksaan terhadap penjaga palang pintu perlintasaan kereta api yang di duga menjadi penyebab kecelakaan beruntun yang menewaskan 1 orang dini hari tadi. Namun, polisi belum menetapkannya sebagai tersangka.

Kepolisian Resort Lamongan melakukan pemeriksaan terhadap sahid, warga desa deket wetan kecamatan deket, lamongan, yang saat kecelakaan terjadi, sedang bertugas sebagai penjaga palang pintu perlintasan.


Dalam keterangannya kepada polisi, sahid mengaku, alat otomatis pendeteksi kedatangan kereta api, rusak. Menurut sahid, kerusakan alat pendeteksi tersebut, terjadi sebelum kecelakaan, dan sahid telah melaporkan hal tersebut kepada petugas kereta api di stasiun kota lamongan.

Dengan rusaknnya alat tersebut, sahid terpaksa melihat kedatangan kereta api secara manual namun, waktunya sangat sempit sehingga kecelakaan tidak dapat di elakkan.

“Memang sebelumnya alat otomatisnya rusak, sehingga saya kesulitan mendeteksi kedatangan kereta api” ujar Sahid kepada Berita 86.

Sejauh ini polisi belum menetapkan sahid sebagai tersangka dan akan memanggil saksi-saksi lainnya untuk di mintai keterangan.

Sementara itu, 2 korban luka-luka, yakni Wagiman warga Gunung Pusar Karang Anyar Jawa Tengah serta Sugianto, sopir truk diesel warga Boyolali Jawa Tengah, telah di rujuk ke Rumah Sakit Doktor Sutomo Surabaya karena mengalami luka cukup parah.

0 comments:

Post a Comment