RAIH SIMPATI DENGAN BAGIKAN FOTO KE WARGA



Banyak cara di lakukan para caleg guna menarik simpati pemilih. Di Gresik Jawa Timur, seorang caleg perempuan dari Partai Demokrasi Kebangsaan, turun kerumah-rumah warga bersama ibunya, sambil membagikan sticker dan model surat suara, untuk mempermudah warga memilihnya.

Tak kenal maka tak sayang, itulah pepatah yang selalu di pegang miming Merina, salah seorang calon anggota legislatif untuk propinsi jawa timur dari Partai Demokrasi Kebangsaan. sejak resmi mencalonkan diri, Merina yang di temani ibu kandungnya, Ratna Wahyuningrum sering mengkampanyekan dirinya dengan turun langsung ke jalan-jalan.


Setiap harinya, guru taman kanak-kanak ria kecamatan waru sidoarjo ini membagikan sedikitnya tiga ribu brosur bergambar foto dan model surat suara, di berbagai lokasi di Gresik dan Lamongan, tempat Merina menggantungkan harapan sebagai anggota legislatif. Aktivitas ini Merina lakukan sejak lima bulan yang lalu.

Di desa Benjeng Kecamatan Benjeng misalnya, Merina yang warga kecamatan waru Sidoarjo, mendatangi warga di rumahnya atau menyapa para pengendara di jalan dengan menunjukkan cara memilih dirinya pada pemilu legislatif mendatang.

Merina sengaja menyapa langung calon pemilihnya, untuk menunjukkan rasa solidaritas serta kebersamaan untuk mewujudkan cita-cita baru. Dengan menyapa langsung, Merina optimis bisa meraih simpati warga. menurut hasil survey Merina sendiri, selama 5 tahun, belum pernah ada anggota legislatif yang mendatangi warga, untuk menyapa langsung.

“Saya ingin tampil beda dengan Caleg yang lain” kata Miming Merina kepada Berita 86. Menurut Merina, sebagai guru TK, dirinya akan menampakkan rasa belas kasih kepada warga terutama warga yang kurang mampu. “Itulah yang selama ini belum pernah di lakukan para anggota legislatif” ujarnya

Di samping itu, Merina sengaja menempatkan foto dirinya secara sederhana, untuk menunjukkan wajah asli, tanpa harus menggunakan baju khusus. menurut Merina, foto para caleg dengan berpakaian rapi adalah salah satu bentuk kebohongan pada publik. Pasalnya, rupa asli keseharian mereka berbeda dengan yang tertera di foto.

0 comments:

Post a Comment