DIDUGA MENGANDUNG DAGING BABI, PETUGAS SITA SEJUMLAH MEREK ABON



Untuk memastikan masyarakat Lamongan tidak mengkonsumsi dendeng atau abon daging babi, petugas Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamongpraja Kabupaten Lamongan, hari ini (24/04/09) melakukan razia di sejumlah toko dan swalayan. Hasilnya sejumlah merek dendeng diduga mengandung daging babi dan selanjutnya di bawa ke laboratorium.


Petugas melakukan pemeriksaan terhadap dendeng atau abon daging sapi yang dijual di sejumlah toko dan swalayan di pusat kota Lamongan.

Petugas meneliti satu per satu berbagai merk dendeng kemasan beserta isinya. Dari pemeriksaan tersebut, semua dendeng dikemas dalam kantong plastik. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah dendeng yang semula di kemas menggunakan kaleng dan kemudian dipindah ke dalam kantong plastik.

Petugas menduga, abon atau dendeng tersebut mengandung daging babi, karena menyalahi ijin produksi. meski secara kasat mata, isi abon sulit di bedakan antara daging sapi dan babi

“Semula dendeng yang satu ini di kemas menggunakan kaleng, tapi sekarang berganti kemasan plastic, ini mencurigakan” Ujar Munari, Kasi Perlindungan Konsumen Dinkes Lamongan.

Untuk memastikan kandungan daging abon atau dendeng tersebut, petugas kemudian mengambil sampel dari setiap merk dendeng yang beredar di pasaran tersebut, untuk kemudian di teliti di laboratorium.

Selanjutnya petugas akan melakukan razia dendeng atau abon yang mengandung daging babi ini ke sejumlah pasar tradisional.


0 comments:

Post a Comment