BANJIR BANDANG, 5 DESA KEMBALI TERENDAM



Sedikitnya 5 desa di Gresik Jawa Timur, hari ini (30/05/2009) terendam banjir kiriman dari Mojokerto yang menyebabkan sungai setempat tidak mampu menampung debit air. Warga resah, karena banjir yang kerap terjadi selama 16 tahun selama musim penghujan tersebut, belum di antisipasi Pemda setempat.

Untuk kesekian kalinya, 5 desa di kecamatan Benjeng, terendam banjir, menyusul meluapnya sungai Lamong, akibat kiriman debit air dari Mojokerto. Ke 5 desa adalah, Delik Sumber, Kedung Rukem, Bulang, Munggu Ginti dan Sedapur Klagen.

Di desa Delik Sumber misalnya, air menggenangi jalan desa dan memasuki perumahan, hingga menganggu aktifitas perekonomian warga. Di desa ini, ketinggian air bervariasi antara setengah hingga 1 meter.

Menurut warga, banjir seperti ini kerap terjadi jika di Mojokerto, terjadi hujan lebat. warga pun resah, sebab selama 16 tahun terjadi banjir bandang, pemerintah setempat belum mengadakan langkah antisipasi apapun.

“Apakah setiap tahun kami harus hidup cemas seperti ini?” Ujar Suparti dengan nada bertanya. “Setiap kali banjir, Desa ini yang tergenang pertama kali” tambahnya.

Derasnya air, memaksa sejumlah warga membuat alat penghadang air agar tidak memasuki rumah. Di perkirakan, banjir akan terus membesar dan menggenangi sejumah desa lainnya.

Di samping itu, banjir juga menggenangi ratusan hektar areal tanaman padi milik warga. sebagian warga terpaksa melakukan panen dini untuk menghindari kerugian lebih parah.

0 comments:

Post a Comment