KOLOSAL, TARIAN MASAL 440 PENARI BORAN



Untuk yang kali pertama, Tari Boran yang telah menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Lamongan diperagakan secara kolosal dalam sebuah tarian masal. Sejumlah 440 orang penari yang terdiri dari pelajar SMP di Lamongan, Sabtu (2/5) peragakan tarian itu seusai Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di alun alun Kota Lamongan.

Dikatakan Kabag Humas dan Infokom Lamongan Aris Wibawa, jumlah penari itu memang sengaja digenapkan menjadi 440 orang pelajar. Sesuai dengan hari jadi Lamongan (HJL) tahun ini yang ke 440. “Tari ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lamongan. Tari Boran dipilih dalam tarian masal ini karena tari boran selama ini telah menjadi semacam ikon budaya baru bagi Lamongan. Karena itu, meski petunjukan tarian ini tidak sampai 10 menit, hanya sekitar tujuh menitan, persiapannya sudah dilakukan sejak dua bulan lalu, “ ungkap Aris.

Tari Boran ini berhasil bawa harum nama Lamongan saat menjadi Juara Umum Parade Tari Nusantara 2007 lalu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Serta kemudian berkesempatan tampil untuk sejumlah duta besar dari berbagai Negara waktu itu. Tarian ini menceritakan pergumulan hidup penjual nasi boran, makanan khas yang hanya ada di Kota Lamongan. Boran sendiri adalah sebuah wadah nasi yang terbuat dari anyaman bambu.

Sementara Wakil Bupati Lamongan Tsalits Fahami saat membacakan sambutan Mendiknas dalam upacara tersebut sampaikan saat ini kehidupan berubah denngan cepat. Kemajuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (Ipteks), terutama perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan persaingan antar bangsa yang ketat. Untuk menghadapi itu, lanjut dia, tiada hal lain yang harus dilakukan kecuali meningkatkan kemampuan, kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia melalui pendidikan untuk semua yang bermutu.

Dikatakannya, upaya peningkatan kemampuan anak bangsa dalam bidang sains telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Ini terbukti dengan semakin terus meningkatnya dari tahun ke tahun peserta didik yang telah berhasil meraih medali dalam berbagai olimpiade sains. Baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional, “ papar dia. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

0 comments:

Post a Comment