BERBAHAYA, KNKT BISA BEKERJA DALAM WAKTU 2 X 24 JAM



Setelah berhasil membuka paksa, pintu darurat KM Mandiri Nusantara, tim medis dari Kantor Balai Kesehatan Kelas Satu Tanjung Perak Surabaya, akhirnya berhasil menerobos masuk ke dalam bangkai kapal.

Dengan membawa alat deteksi kandungan gas, sejumlah petugas akhirnya masuk ke lorong-lorong di dalam kapal, terutama di bagian dek yang di penuhi barang bawaan penumpang yang terbakar. Hingga kini, bangkai kapal masih dipenuhi asap.

Selama kurang lebih lima belas menit berada di dalam kapal, petugas akhirnya menemukan kandungan gas berbahaya di dalam KM Mandiri Nusantara, meski tekanannya cukup rendah, yakni 0,01.

Ahmad Sutrisno, anggota Balai Penelitian Kesehatan Lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mengatakan, kepulan asap dari bangkai KM Mandiri Nusantara masih panas dan mengandung gas. Meski belum di ketahui jenis gasnya, namun, Sutrisno merekomendasikan KNKT untuk bekerja dalam waktu 2 kali 24 jam.

“Kepulan asap cukup berbahaya karena panas dan mengandung gas” Ujar Ahmad Sutrisno.

Selama jeda waktu menetralisir kandungan gas, otoritas pelabuhan akan mengamankan bangkai kapal, serta mengawasi perkembangan baru kapal naas ini.

0 comments:

Post a Comment