BUDAYA NGOPI, CIPTAKAN KAMPUNG PEKAUMAN AMAN



Ayo poro konco, ojo turu sore-sore.mundak adoh rejekine

Podo ngumpul melu jogo kampong. Supoyo aman lan tentrem.

wargo guyub, ati ayem, ape maling yo gak gelem.

Demikian sepenggal lirik mengiringi musik patrol yang dimainkan oleh kelompok ronda dari desa Banjaragung dan Klotok Kecamatan Balongpanggang. Lain lagi kelompok ronda dari Desa Gadingwatu kecamatan Menganti, dengan bunyi-bunyian berbagai macam tamborin kelompok ini mengandalkan dialog yang menggelitik.

Suguhan atraksi ini mewarnai evaluasi lomba cipta kampung aman yang berlangsung di gedung Putri Mijil, komplek pendopo Bupati Gresik. Selasa (23/6). Evaluasi lomba yang dihadiri oleh Kapolwiltabes Surabaya, Kombespol Ronni F Sompie, Sekda Gresik, Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM, Kapolres Gresik, AKBP M. Iqbal dan seluruh jajaran Muspika se Kabupaten Gresik serta para kepala Desa nominator lomba Cipta Kampung Aman 2009.

Salah satu nominator yaitu Kelurahan Pekauman Gresik dalam paparannya yang disampaikan Lurah Pekauman Dahlan Effendi, Cipta kampong aman di Kelurahan Pekauman karena masyarakat Pekauman yang kebanyakan suka ngopi. “ kalau bapak ke Pekauman sekitar jam 11 malam, jangan kuatir, karena suasana di Pekauman masih ramai. Masyarakat pekauman yang kebanyakan masyarakat industri kecil rumahan, mereka masih asyik bekerja.

Bahkan beberapa diantaranya ada yang tengah ngopi (menikmati kopi) di warung-warung sekitar. Kondisi Kamtibmas Di wilayah Pekauman sangat aman. Tentu kemanan ini karena kebiasaan masyarakat yang suka bekerja dan ngopi saat malam hari. Sekaligus menjaga keamanan wilayahnya.

Menanggapi sukses program Cipta Kampung Aman, Kapolwiltabes Surabaya, Kombespol Roni F Sompie mengatakan “ini salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan berbasis masyarakat. Program ini nantinya akan dijadikan pilot project untuk Polwiltabes Surabaya dan akan dilombakan antar Polres. Di Wilayah Polwiltabes Surabaya ada 6 Polres diantaranya Polres Gresik, Polres Sidoarjo dan 4 Polres di Surabaya”.

Lomba Cipta Kampung Aman yang berlangsung sejak bulan Mei 2009 lalu itu adalah lomba ronda siskamling antar desa. Sejak awal Juni 2009 akan diadakan seleksi tingkat Kecamata yang pada 30 Juni akan ditentukan 3 besar wakil kecamatan. Menurut Inspirator yang juga Kapolres Gresik, AKBP M. Iqbal, dari seleksi ini akan diambil 3 kelompok pemenang, masing-masing ; juara I. II, III dan juara Favorit akan diumumkan pada 12 Agustus 2009. Pemenang akan mendapat hadiah berupa uang tunai, Sepeda motor dan laptop.

Ditambahkan oleh Iqbal, “lomba ini bertujuan untuk percepatan perpolisian masyarakat.”nggak mungkin satu persatu anggota Polri dapat menjaga masing-masing masyarakat dalam waktu 1X24 jam. Jadi program cipta kampung aman ini merangsang kampung/desa agar aman, serta membangun kemitraan antara Kepolisian dan Masyarakat” ujarnya.

Menanggapi antusias para petinggi Kepolisian, Sekda Gresik Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM menyatakan, Kami mendukung program ini agar diagendakan dan dapat terus berlanjut. Sesungguhnya lomba ini masuk dalam program visi dan misi Pemkab Gresik. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

0 comments:

Post a Comment