RICUH, AKSI SWEEPING RIBUAN BURUH



sedikitnya, seribu orang buruh dari berbagai elemen buruh se-Kabupaten Gresik, hari ini (24/06/2009) berunjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri setempat, guna meminta pencabutan tuntutan penggelapan uang oleh salah seorang aktifis buruh ke pangadilan negeri setempat. sebelumnya, para buruh menggelar aksi swiping guna mengajak rekan-rekannya untuk mendukung unjuk rasa, hingga menimbulkan kericuhan dengan petugas stapam setempat.

Sedikitnya seribu orang buruh se-kabupaten gresik melakukan aksi sweeping ke sejumlah perusahaan di kota gresik. Mereka mengajak perwakilan buruh pabrik lainnya untuk untuk ambil bagian dalam unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Gresik.

Aksi demo itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Mulyono, Ketua Serikat Pekerja Kahutindo PT Indomapan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, yang dilaporkan manajemen PT Indomapan karena dianggap menggelapkan uang Jamsostek.

Mereka menuntut kejaksaan, mencabut tuntutannya tentang pasal 378 KUHP tentang penggelapan terhadap uang. Padahal, menurut para para buruh, Mulyono tidak menggelapkan dana Jamsostek, tapi justru memperjuangkan hak para buruh.

Sempat terjadi kericuhan antara para buruh dengan petugas security pabrik seperti yang terjadi di Sarana Karya Utama di kompleks Kawasan Industri Gresik. Aksi sweeping juga terjadi di sejumlah perusahaan di wilayah Roomo kecamatan Manyar.

Setelah berhasil memaksa pengiriman perwakilan untuk unjuk rasa, para buruh akhirnya berkonvoi menuju Kantor Kejaksaan Negeri Gresik, guna menyampaikan tuntutannya.

Di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik, para buruh berorasi selama kurang lebih 1 jam. Meski sempat di terima diterima staf Kejari ratusan buruh yang tidak puas dengan hasil pertemuan, membubarkab diri dengan tertib sambil mengancam akan menggelar aksi serupa dengan massa yang lebih besar.

0 comments:

Post a Comment