DEMO TOLAK PIPANISASI GAS PT PETROKIMIA, RICUH



Aksi demo dilakukan sekitar seratus orang warga yang menamakan dirinya Aliansi Warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, dengan mendatangi lokasi proyek pipanisasi gas di Jalan Tambang, Perumahan Gresik Kota Baru.

Dengan membentangkan puluhan poster berisi kecaman terhadap PT Petrokimia Gresik, para pendemo yang juga terdiri dari kaum perempuan dan anak-anak ini, melakukan orasi secara bergantian.

Dalam orasinya, warga menolak proyek pembangunan pipanisasi gas dari Sumur Lengowangi 1 di desa setempat, yang melintasi lingkungan sekitar perumahan warga, karena dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar. Mereka menuntut penghentian aktivitas pipanisasi di lokasi proyek, hingga PT Petrokimia memenuhi kewajibannya sesuai peraturan.

Menurut warga, dokumen amdal yang di kantongi PT Petrokimia tidak melalui proses yang benar karena warga tidak pernah di mintai persetujuan oleh siapa pun. Apalagi, teknik pipanisasi tidak mengacu pada teknik penyambungan yang benar hingga mengusik ketentraman warga.

Kericuhan sempat terjadi saat warga berusaha menerobos barikade pasukan keamanan yang menjaga proyek pipanisasi hingga terjadi aksi dorong-dorongan dan adu mulut dengan polisi. Namun, kondisi berhasil di kuasai setelah polisi mengancam akan menangkap warga yang bertindak anarkis.

Sementara itu, Sekretaris Perusahan PT Petrokimia Gresik, Basyarudin Hutasoit, mengatakan proyek pembangunan pipanisasi gas sangat di perlukan, untuk mengatasi kendala pasokan gas dalam pengadaan pupuk nasional. Meski menghadapi protes warga, pihaknya akan terus membangun instalasi pipa gas, karena sudah sesuai standar internasional di bawah pengawasan BP Migas.

PT Petrokimia Gresik membangun pipanisasi gas dari sumur Lengowangi 1 milik J-O-B Pertamina Petrochina East Java sepanjang 4,8 kilo meter menuju pabrik pupuk PT Petrokimia dengan 800 titik sambungan pipa yang masing memiliki panjang 6 meter. Salah satu yang menadi keberatan warga, adalah teknik penyambungan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mudah bocor.

Meski gagal menghentikan pemasangan pipa gas, pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib sambil mengancam akan kembali melakukan aksi serupa hingga tuntutannya di penuhi.

0 comments:

Post a Comment