PULUHAN PEMUDA ANIAYA SEORANG MAHASISWA HINGGA TEWAS



Seorang mahasiswa di Lamongan Jawa Timur, Rabu pagi (22/07/2009,) tewas mengenaskan setelah dianiaya puluhan pemuda mabuk usai nonton pentas dangdut. Di duga, penganiayaan tersebut berlatar belakang dendam lama. Ironisnya, korban dianiaya bergilir hingga tewas dengan sebuah bambu serta pecahan botol.

Puluhan pemuda mabuk tersebut terpaksa di amankan jajaran Reskrim Polres Lamongan, usai mengkeroyok serta menganiaya Zazid, seorang mahasiswa disalah satu universitas swasta terkemuka di kota Lamongan, hingga tewas mengenaskan.

Puluhan pemuda tersebut adalah warga Dusun Lemah Bang, Desa Dermo Lemahbang, Kecamatan Sarirejo Lamongan. Mereka melakukan pengeroyokan terhadap Zazid yang juga masih tetangga para pelaku, lantaran sebelumnya di duga mempunyai dendam lama.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, saat kejadian, korban bersama temannya pulang menonton pertunjukan orkes dangdut di desa setempat. Puluhan pemuda mabuk ini, kemdian menghadang kedua korban.

Tanpa pikir panjang, para pemuda yang tengah dalam pengaruh minuman keras ini menghajar Zazid bersama rekannnya. Zazid dikeroyok hingga tewas. Sedang satu temannya berhasil meloloskan diri.

Usai kejadian, para pengeroyok meniggalkan korban begitu saja, hingga polisi membekuk para pelaku di rumahnya.
“Jumlah pengroyok kita identifikasi sebanyak 15 orang. 10 diantaranya telah di amankan dan sisanya masih dalam pengejaran” Ujar AKP Sutopo, Kasat Reskrim Polres Lamongan.

Dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan barang bukti berupa potongan bambu, batu, pecahan botol kaca, serta martil.

Hingga kini, jenazah Zazid, berada di kamar mayat rumah sakit umum daerah lamongan, untuk menjalani otopsi.
Sementara puluhan pelaku, harus mendekam di sel tahanan Mapolres Lamongan. Masing-masing dari mereka akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni penganiayaan dan pembunuhan, dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara.

0 comments:

Post a Comment