TIM RUKYAT GRESIK GAGAL LIHAT HILAL



Pelaksanaan rukyatul hilal Kabupaten Gresik Jawa Timur (210/08/2009,) di pusatkan di Balai Rukyat Desa Kembangan Kecamatan Kebomas. Tim terdiri dari unsur Ormas Islam, tokoh masyarakat, serta wakil Pemerintah Daerah dan Departemen Agama.

Berdasarkan laporan hasil pemantauan tim, rukyat di dilaksanakan mulai pukul 17:30 sampai pukul 17:50 WIB. Horison barat berawan tipis. Matahari terlihat terakhir pada pukul 17:16. Setelah batas waktu rukyat dinyatakan selesai, tim analisa foto Lajnah Falakiyah NU Gresik mengamati satu persatu foto hasil bidikan kamera. Dari pengamatan yang seksama, tidak ditemukan tanda-tanda adanya pencitraan hilal. Posisi matahari saat itu berada pada azimut 291 derajat.

Laporan hasil pemantauan hilal ini selanjutnya di proses melalui persidangan singkat oleh pengadilan negeri setempat yang hadir dalam kegiatan rukyatul hilal.

Tim rukyatul hilal kemudian menyatakan bulan Sya’ban 1430 hijriyah di sempurnakan menjadi 30 hari sampai hari Jumat 21 Agustus dan awal Ramadhan, jatuh pada hari Sabtu.

“Tim Rukyat tidak melihat hilal karena ketinggian hilal tidak mungkin di lihat mata telanjang. Jadi, Bulan Sya’ban di istikmalkan menjadi 30 hari hingga hari Jum’at” Ujar Agus Tohir, Kakandepag Gresik saat menjawab pertanyaan berita 86 tentang hasil tim pemantauan hilal.

Hasil kegiatan memantu hilal tim rukyat Kabupaten Gresik ini selanjutnya akan di jadikan sebagai salah satu pertimbangan pada sidang itsbat Menteri Agama di Jakarta malam ini. (86)

0 comments:

Post a Comment