WARGA 2 DESA ANTRI AIR DI PERBUKITAN



Memasuki musim kemarau, antrian warga yang membawa jerigen kosong untuk mengambil air bersih menjadi pemandangan umum di sebuah sumber air Desa Gampang Sejati Kecamatan Laren, Lamongan. Kondisi ini berlangsung semenjak sebulan terakhir, saat sumur air di kampung mereka mengering akibat kemarau.

Sumber air yang diambil warga, berasal dari salah satu sumber mata air di bukit ngula'an yang jaraknya mencapai kurang lebih satu kilo meter dari pemukiman warga. sumber mata air ini di kelola warga secara swadaya dan warga bisa memanfaatkannya secara gratis.

Menurut eko rahmat, warga setempat, mata air tersebut menjadi satu-satunya tujuan warga untuk mendapatkan air bersih. Pasalnya, saat ini sumur-sumur warga kini sudah tak berair lagi. meski ada air, itu pun sudah tidak layak pakai. “Kondisi ini berlangsung lama karena air di desa kami mongering dan meski ada tidak layak pakai”. Ujarnya.

Kondisi ini semakin di perparah jika warga desa tetangga lainnya ikut mengantri disumber air tersebut, hingga menyebabkan antrian semakin panjang. Bahkan warga rela antri berjam jam secara bergiliran hanya untuk mendapat 1 jerigen air.

Meski demikian warga tidak bisa berbuat banyak. mereka hanya berharap pemerintah kabupaten lamongan mengupayakan penyedian air bersih bagi warga, terutama di musim kemarau meski harus rela membayar.

0 comments:

Post a Comment