LIBUR LEBARAN, WARGA BANJIRI WISATA PASIR PUTIH



(Gresik-86) Musim libur lebaran dimanfaatkan warga untuk mengunjungi obyek Wisata Alam Segoro Indah Delegan, Kabupaten Gresik Jawa Timur (24/09/2009). Selain menawarkan pemandangannya yang indah dan alami, lokasi wisata pantai utara Gresik tersebut, juga menawarkan derasnya gelombang, sambil bermain pasir laut yang lembut.

Sekitar 3 ribu warga sejak pagi hingga sore hari terus berdatangan di lokasi Wisata Pantai Alam Segoro Indah, di Desa Delegan Kecamatan Panceng.

Debur gelombang dan pemandangan laut yang indah, menjadi daya pikat tersendiri bagi para pengunjung untuk menghabiskan waktu libur lebaran, bersama keluarga, kerabat dan rekan kerja.

Selain bermain dengan gelombang, di lokasi wisata pantai itu sebagian pengunjung memanfaatkan kealamaian pantai dengan mandi pasir laut agar kondisi tubuh kembali segar.

Kerasnya gelombang, cukup mengasyikkan dan justru menjadi daya tarik wisawatan untuk berkunjung ke lokasi itu. Apalagi, lokasi wisata pantai pasir putih itu masih tergolong alami. “Selain murah, pantai ini tergolong alami”. Ujar Ririn, pengunjung asal Gresik.

Pengunjung yang datang ke lokasi wisata pantai ini, tidak perlu repot membawa pelampung untuk bermain di laut, karena penduduk setempat menyewakan ban bekas seharga 5 ribu rupiah, untuk para pengunjung.

Menurut pihak pengelola wisata, di musim liburan lebaran seperti saat ini, arus pengunjung wisata naik hingga seribu persen dari sebelumnya hanya 200 hingga 400 pengunjung menjadi 2 ribu hingga 4 ribu pengunjung. Harga tiket pun dinaikan dari 2.500 rupiah menjadi 5.000 rupiah per-orang.

“Hingga hari ke 5 libur lebaran kali ini, arus pengunjung mencapai 15 ribu orang”. Ujar Muzarodin, Kepala Desa Delegan.

Obyek wisata pantai segoro indah, masih dikelola desa setempat secara tradisional dan masih terbilang perawan, karena belum tersentuh tangan investor, untuk dipoles menjadi obyek wisata pantai modern. Meski demikian, pihak pengelola akan mengembangkannya dengan menambah sejumlah fasilitas permainan.

0 comments:

Post a Comment