PERAMPOK NASABAH BANK TEWAS DI TEMBAK POLISI



Seorang tersangka pelaku perampokan nasabah bank, senin siang, tewas diterjang timah panas, aparat kepolisian Polres Gresik Jawa Timur. tersangka, yang ditengrai bagian dari sindikat pelaku perampokan nasabah bank antar kota tersebut, tertangkap basah, aparat kepolisian, saat beraksi memperdayai korbannya.

Jenasah Marliono (40 tahun,) warga kabupaten Bojonegoro, tersangka pelaku perampokan nasabah bank, terbujur kaku di kamar jenasah rsud ibnu sina, gresik.

Tersangka tewas setelah tertangkap basah aparat kepolisian Polres Gresik, saat beraksi memperdayai Murni, (33 tahun,) korbannya, asal Gresik.

Karena berusaha melawan, saat ditangkap, polisi akhirnya menembak tersangka, hingga tewas. Namun, seorang tersangka lain yang bertugas menjadi pengendara motor, berhasil kabur dari kejaran polisi.

Aksi perampokan ini, terjadi di jalan raya Veteran, kecamatan Kebomas, Gresik. Saat itu, Murni, korban, sedang dalam perjalanan pulang, usai mengambil uang sebesar 2 juta rupiah, di sebuah bank milik pemerintah.

Tepat di lokasi kejadian, dua orang kawanan pelaku, bersepeda motor, merampas tas korbannya, hingga terjadi aksi tarik menarik. pada saat bersamaan, unit patroli Polres Gresik, memergoki pelaku, dan meringkusnya.

Kapolres Gresik AKBP Muhammad Iqbal, mengatakan, pelaku merupakan bagian sindikat pelaku perampokan nasabah bank, yang sudah dua kali keluar masuk bui. Sedangkan, seorang tersangka yang bertindak sebagai joki, berhasil kabur, dan hingga kini masih dalam pengejaran. “Tersangka ini termasuk dalam DPO kami”. Ujar AKBP Mohammad Iqbal

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, dalam masa lebaran seperti saat ini, jajaran reskrim akan di perkuat untuk memberi rasa aman pada masyarakat.

Sementara itu, Murni, korban perampokan, masih shock atas peristiwa yang menimpanya, dan hingga kini, masih menjalani pemeriksaan polisi.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar 2 juta rupiah, dan sebilah senjata tajam, milik tersangka. (86)


0 comments:

Post a Comment