OPERASI YUSTISI JARING 28 PELANGGAR DAN TRAFFIKING



Untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat dengan menjamurnya warung-warung yang menyediakan pelayan wanita muda usia, pasukan penegak Perda (Satpol PP) kali ini (15/10/2009) menggelar operasi di warung-warung dan tempat yang dikenal sebagai area remang-remang. Operasi dilakukan oleh 2 kelompok yang dibagi di dua wilayah berbeda, yaitu wilayah Utara dan Selatan.

Di wilayah utara, Anggota Satpol PP menyisir wilayah mulai dari Perempatan Bunder, Banjarsari (Cerme), sepanjang Duduksampeyan, dan wilayah Kedamean. Kelompok penyisir wilayah Selatan ini berhasil merazia 14 orang pelanggar yang 1(satu) diantaranya seorang laki-laki sedangkan 13 yang lain berjenis kelamin perempuan. Para Pelanggar ini ditangkap dibeberapa wilayah yang selama ini dikenal warung plus dan tempat remang-remang.

Sedangkan kelompok penyisir di wilayah Utara, pasukan Satpol PP menyisir area mulai dari, Manyar, Bungah, Dukun, Ujungpangkah, Sidayu dan Panceng. Diwilayah ini, Pasukan Satpol PP berhasil menjaring sebanyak 14 orang pelanggar.Menurut Kepala Satpol PP Karno, S.Sos ”Beberapa Perempuan yang kami amankan adalah para penjaga warung serta beberapa perempuan yang berada ditempat-tempat yang selama ini diindikasikan sebagai tempat remang-remang. Mereka diamankan karena tidak memiliki KTP Gresik ataupun kartu identitas penduduk musiman (kipem).

Mereka telah melanggar Perda 3 tahun 2005 yaitu tentang penyelenggaraan pendaftaran penduduk, pelayanan pencatatan sipil. Yang sangsinya yaitu denda setinggi-tingginya Rp. 100 ribu. Dari beberapa orang yang ditangkap tersebut, ada 4 orang perempuan yang ternyata usianya dibawah umur (dibawah 17 tahun). Mereka bekerja sebagai penjaga warung. “Semua pelanggar ini akan kami beri pembinaan, agar mereka sadar pentingnya KTP. Bagi yang bekerja di Gresik dan tidak mau pindah penduduk ke Kabupaten Gresik, mereka kami arahkan untuk segera mengurus Kipem, namun yang ingin pindah ke Gresik maka kami sarankan untuk segera pindah ke Gresik. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

0 comments:

Post a Comment