HADAPI BANJIR, TANGGUL BENGAWAN SOLO DI TINGGIKAN



Sejumlah tangggul yang selama ini rawan tidak sanggup menjaga luberan Sungai Bengawan Solo sudah selesai ditinggikan. Seperti tanggul di Kecamatan Laren mulai dari Desa Keduyung sampai dengan Centini sudah dirampungkan pengerjaannya.

Menurut Kepala Dinas PU Pengairan Heru Sanjoto melalui Kabag Humas dan Infokom Aris Wibawa, jika sewaktu-waktu ketinggian air Sungai Bengawan Solo naik, tanggul di Laren sekarang sudah lebih aman. Demikian pula untuk tanggul di Desa Bogobabatan/Karangbinangun tinggal sekitar 30 persen saja pengerjaannya yang harus diselesaikan. “Insya Allah sebelum puncak hujan yang diprediksi sekitar Desember nanti pengerjaan tangggul Bogobabatan juga sudah rampung, “ ujarnya kemarin.

Sementara untuk pengerjaan Parapet di Kecamatan Babat baru ada dropping material saja. “Untuk pengerjaan di Babat Dinas PU Pengairan sudah mengirim surat ke kontraktor agar mempercepat pengerjaannya. Karena puncak hujan akan segera tiba, “ imbuh dia.

Aris juga ungkapkan, pengerukan floodway di Desa Pelangwot/Laren juga sudah rampung. Dengan selesainya pengerukan itu, kini floodway kembali ke kapasitas maksimalnya, yakni 540 meter kubik. Sebelumnya karena adanya sedimen lumpur, kapasitas floodway tinggal separo sehingga pembuangan air dari Sungai Bengawan Solo tidak lancar.

“Jika air Bengawan Solo naik, kini pembuangannya lewat sudetan Pelangwot akan kembali lancar. Sehingga air luapan lebih cepat terbuang, “ kata Aris. Floodway itu sendiri berakhir di Desa Sedayulawas/Brondong sepanjang sekitar 13 kilometer. Sementara yang dikeruk sepanjang 7,9 kilometer, mulai Desa Pelangwot hingga Sendangharjo/Brondong.

“Tidak ada yang berharap agar banjir kembali terjang Lamongan. Namun segala kesiapan sudah dilakukan untuk mencegahnya. Termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC) juga sudah siap terjun jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Satuan Pelaksana Penganggulanga Bencana (Satlak PB) sendiri juga sudah mensiagakan peralatan yang dimiliki. Yakni lima unit perahu karet, delapan unit genset, tiga unit tenda dan peralatan untuk dapur umum, “ terang dia.

0 comments:

Post a Comment