POLISI GAGALKAN PENYELUNDUPAN 8 TON PUPUK BERSUBSIDI



(Lamongan-86) Jajaran kepolisian Resort Lamongan Jawa Timur, Senin siang (09/11/2009) menggagalkan upaya penyelundupan 8 ton pupuk bersubsidi berjenis urea dari pupuk Kaltim dari banyuwangi. Modus penyelundupannya dengan berkedok pengiriman paket buah-buahan.

Petugas kepolisian juga menahan pemiliki pupuk, Dasuki, warga desa Balen Kabupaten Bojonegoro yang sedianya akan mengirim pupuk tersebut ke bojonegoro.

Terbongkarnya kasus ini berawal saat petugas kepolisian yang berjaga di jalur pantura lamongan surabaya, curiga dengan muatan truk bernomor polisi S 7192 DU yang bermuat pupuk selundupan melaju dengan kencang.

Dari luar, truk sepertinya sedang mengangkut buah-buahan. Namun, setelah di periksa, ternyata berisi 140 sak atau 8 ton pupuk bersubsidi.

Menurut tersangka, ke 8 ton pupuk tersebut di beli dari kota banyuwangi dengan harga 71 ribu per sak, yang kemudian akan di jual ke petani Bojonegoro dengan harga 95 ribu per sak.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan truk pengangkut pupuk selundupan tersebut beserta isi pupuknya untuk di jadikan sebagai barang bukti.

Polisi akan menjerat tersangka dengan pasal 14 peraturan menteri perdagangan, tentang memperjual belikan pupuk bersusidi dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara. (86)

0 comments:

Post a Comment