TARGET SURAT BALASAN REKRUTMEN CPNS LAMONGAN, TERLAMPAUI



Sampai dengan Jum’at pagi (13/11), panitia rekrutmen CPNS Kabupaten Lamongan tinggal menyisakan sejumlah 738 surat balasan yang belum dikirim. Sejumlah surat yang belum dikirimkan tersebut diperkirakan sudah akan selesai pada hari itu juga. Ini berarti target untuk menyelesaikan sebelum tanggal 19 November sudah terlampaui. Total ada sejumlah 15.317 surat balasan yang harus dikirimkan. Termasuk 540 diantaranya yang dikirimkan melalui Kantor Pos di luar wilayah Lamongan.

Pagi itu di ruang panitia pengadaan CPNS Kabupaten Lamongan yang berada di Ruang Sabha Nirbawa Kantor Pemkab setempat tidak seramai biasanya. Panitia sudah bisa sedikit bersantai karena tanggung jawab memverikasi berkas lamaran sudah selesai. Sementara surat balasan yang harus dikirimkan juga sudah hampir rampung. Hanya ada belasan petugas panitia yang terlihat pagi itu.

Sebelumnya, ruang tersebut selalu dipenuhi panitia yang sibuk memverifikasi berkas lamaran dan memastikan semua pelamar menerima surat balasan. Baik yang lolos verifikasi administrasi maupun tidak. Semua pegawai di Badan Kepegawaian daerah (BKD) yang sejumlah 54 orang terhitung sejak dibukanya CPNS jalur umum pada 30 Oktober lalu sudah mulai melaksanakan tugas kepanitian pengadaan. Tak terkecuali pegawai perempuan.

Karena besarnya tuntutan pekerjaan, tidak ada pembagian shift dalam tugas kepanitian tersebut. “Jika menggunakan sistem shift atau gentian, pasti tidak akan ngaputi (jawa : mungkin) menyelesaikan semua pekerjaan, “ kata Sumartin, salah seorang panitia rekrutmen CPNS 2009 Lamongan.

Meski tanpa sistem shift, pekerjaan itu tetap harus dilembur setiap harinya. Untuk pegawai perempuan pekerjaan dimulai pukul 7 pagi, istirahat pukul 17.00 dan kembali lagi pada selepas Isya’ hingga jam 8 malam. Sementara untuk pegawai laki-laki bahkan bekerja hingga pukul 4 dini hari setiap harinya.

“Alhamdulillah, suami cukup mengerti dengan kesibukan kami saat ini yang harus lembur kerja setiap hari. Tinggal pintar-pintar bagi waktu saja untuk keluarga, “ ujar Sri Lestari, seorang panitia lainnya. Menurut dia, untuk menghilangkan stress pekerjaan, sesama panitia sering bercanda. “Yang penting jangan sampai terlalu tegang dengan pekerjaan, rileks saja. Mungkin ini yang menyebabkan sampai dengan hari ini tidak ada satupun panitia yang jatuh sakit, “ ungkapnya.

Sementara untuk menjaga keamanan ruang kepanitian, setiap hari setidaknya ada dua orang panitia yang berjaga dan tidur di ruang kepanitiaan. Selain itu, dari Satpol PP juga menyiagakan dua orang petugasnya di depan ruangan. Agenda panitia selanjutnya adalah menyiapkan pengumuman lokasi ujian pada 19 November dan ujian pada 21 November. (Humas Pemkab Lamongan)


0 comments:

Post a Comment