TOLAK PEMBONGKARAN LAPAK, PEDAGANG PASAR BLOKIR JALAN PANTURA



(Lamongan-86) Sekitar 300 pedagang pasar Babat Lamongan, yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia berunjuk rasa dengan memblokir jalan poros Pantura yang menghubungkan Surabaya - Semarang.

Aksi pemblokiran ini di lakukan untuk menghadang rombongan Bupati Lamongan, Masfuk, yang berencana akan melintasi jalur ini untuk menghadiri sebuah acara di salah satu sekolah swasta di Babat.

Menurut para pedagang, pemblokiran jalan ini adalah buntut dari rencana pembongkaran lapak pedagang pasar Babat secara sepihak oleh pemda setempat untuk di jadikan pasar baru pada januari 2010 mendatang.

Dengan membawa poster dan berorasi, pengunjuk rasa menuntut agar pembongkaran lapak pedagang tidak di lakukan sebelum ada kesepakatan ganti rugi.

Apalagi, para pedagang belum mendapat tempat berdagang sementara yang sebelumnya telah di sepakati para pedagang dengan Bupati Lamongan pada pertemuan sebelumnya. “Kita hanya butuh kejelasan dari Bupati tentang nasib kami” Yatriah, salah seorang pedagang.

Selain itu, pedagang meminta agar angsuran lapak pada pasar baru, tidak memberatkan pedagang yang lama dengan bantuan APBD agar angsuran terjangkau.

Karena Bupati batal melewati jalan ini, para pedagang akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Akibat pemblokiran ini, jalan Pantura Lamongan-Babat sempat mengalami kemacetan hingga tiga jam. Petugas kepolisian terpaksa menerapkan sistem buka tutup untuk menghindar kemacetan panjang. (86)

0 comments:

Post a Comment