CURI 3 BATANG KAYU, DIANCAM 8 BULAN PENJARA



(Lamongan_86) Hanya gara-gara mengambil 3 batang kayu kertas disebuah hutan jati untuk keperluan rumah tangga, seorang buruh tani di Lamongan Jawa Timur di ancam 8 bulan penjara dalam sidang tuntutan di pengadilan setempat (04/01/2010.) Terdakwa sejauh ini tidak di dampingi pengacara.

Hukum tampaknya belum berpihak pada rakyat kecil. Hanya gara-gara mengambiil kayu hutan jenis Kimelia Arboria di wilayah kesatuan pemangku hutan mojokerto pada akhir desember 2008 lalu, senilai Rp 89.000, Suyono, buruh tani asal Desa Ngelebur, Kecamatan Kedungpring Lamongan, dimeja hijaukan.

Selama proses persidangan, terdakwa tidak didampingi satu pun Pengacara. Pria 36 tahun ini terlihat kaget dengan tuntutan hukuman yang di bacakan Jaksa Pentuntu Umum dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Heriyanti dengan ancaman hukuman delapan bulan penjara, karena dianggap melanggar pasal 50 ayat 3 (h) Junto pasal 78 ayat huruf T Undang Undang nomor 41 tentang Kehutanan.

Usai pembacaan tuntutan, terdakwa meminta keringanan hukum kepada majelis hakim, dengan alasan, ia masih memiliki seorang istri dan anak yang baru berusia 7 tahun.

Jaksa penuntut umum, Putu Sudarsana mengaku, tuntutannya sudah sesuai undang-undang yang berlaku, meski kerugian material hanya senilai delapan puluh sembilan ribu rupiah. “Tuntuan kita berdasarkan undang-undang”. Ujarnya.

Untuk kepentingan persidangan, Suyono untuk sementara mendekam di lembaga pemasyarakatan.

Sementara itu, keputusan permohonan keringanan hukuman oleh terdakwa akan diputuskan pada Sidang Pembelaan pada Hari Senin Pekan Depan. (86)

0 comments:

Post a Comment