SUMPAH KEJUJURAN PANITIA UN DAN UASBN



Bertempat di Aula Ainul Yaqin, Kantor Dinas Pendidikan Gresik para panitia Unas dan UASBN yang terdiri dari para kepala UPT Dinas Pendidikan, Kepala sekolah, dan beberapa anggota panitia yang lain se Kabupaten Gresik di lantik sekaligus diambil sumpahnya oleh Bupati. Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dihadiri oleh segenap pejabat Pemkab Gresik, Dewan Pendidikan Gresik dan Tim Pemantau Independen Ujian Nasional.

Dalam sambutannya Bupati Gresik mengharap kepada panitia yang dilantik agar berlaku jujur dalam melaksanakan tugasnya. “kejujuran ini penting bagi kita agar kedepan pendidikan Gresik lebih baik” harapnya. Ada5 butir pasal yang disumpahkan kepada para panitia UN dan UASBN ini. Seperti yang diharapkan Bupati tentang pelaksanaan UN dan USBN yg jujur, maka inti sumpah bagi para panitia UN dan UASBN yaitu kejujuran.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Drs. Chusaini Mustaz mengingatkan kepada panitia agar Panitia UN dan UASBN agar Jujur.” Jangan main-main. Tidak Lulus tidak apa-apa, toh bisa mengulang. Kita berupaya bersama agar kedepan pendidikan Gresik lebih baik. Pada tahun 2010 Pemkab Gresik kembali menaikkan dana pendidikannya menjadi 40% dari APBD. Kalau total APBD Gresik 2010 Rp. 1 trilyun, maka untuk dana pendidikan dialokasikan menjadi Rp. 400 milyar.

Ditambahkan oleh Mustaz, jumlah peserta UN tingkat SMTA total 12.021 siswa dengan rincian masing-masing SMA, 5689 siswa. MA, 3353 siswa. SMK, 2979 siswa. Peserta UN tingkat SMTP total 17.826, dengan rincian masing-masing SMP, 10.135 siswa. SMP LB, 14 siswa. MTs, 7.677. sedangkan peserta UASBN tingkat SD total 19.420 dengan rincian SD 11.800 siswa, SD LB, 31 siswa dan MI, 7589 siswa. (sdm)

0 comments:

Post a Comment