7 SISWA GARAP UNAS DI LUAR SEKOLAH, 3 DIANTARANYA TERSERANG DB



Hari pertama Ujian Nasional SMP, 7 siswa gagal ikut Unas disekolah, 5 siswa absent dan 2 siswa lainnya terpaksa mengerjakan ujian sambil terbaring sakit, Senin (29/3).

Moch Mahrom misalnya, siswa MTs Nurul Islam Suci Manyar harus mengerjakan Ujian di Ruang Dahlia 08 RS Ibnu Sina Gresik. Sedangkan siswa lain yang bernama Moch Hidayat, siswa MTs Negeri Benjeng Gresik harus mengerjakan soal ujian di rumahnya di desa Ganggang, Balongpanggang Gresik setelah sakit karena kakinya diamputasi, Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas pendidikan Gresik, Drs. Chusaini Mustaz saat mendampingi Bupati Gresik saat sidak Ujian Nasional SMP.

Mustaz merinci, setidaknya 5 orang peserta Ujian Nasional tidak dapat mengikuti Unas dihari pertama ini karena sakit. “ 3 orang yang gagal ikut Ujian Nasional di hari pertama ini karena kasus Demam Berdarah (DB) dengan rincian, 2 siswa dari dari SMP Negeri 2 Gresik dan seorang lagi dari SMP Negeri 3 Gresik. Sedangkan 2 siswa yang lain yang absen UN dihari pertama karena kecelakaan. surat keterangan dokter, mereka tidak dapat mengikuti UN dan memilih ikut UN susulan”. Tegas Mustaz

Sidak UN yang dilaksanakan Bupati Gresik Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM didampingi sejumlah Muspida Gresik dan beberapa pejabat lain terkait mengunjungi pelaksanaan Ujian Nasional di SMP Negeri I Gresik dan MTs NU Tratee. Dalam sidak tersebut terlihat pelaksanaan ujian Nasional SMP pada hari pertama ini lancar. Hal ini ditegaskan oleh Bupati saat ditanyakan tentang pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama.

Di SMP Negeri I Gresik misalnya, Ujian Nasional diikuti oleh 326 siswa yang terbagi dalam 17 ruang. Mereka tampak tertib dalam mengerjakan 50 soal Bahasa Indonesia dalam waktu 120 menit. Demikian juga di MTs NU Tratee. Di sekolah ini peserta ujian sebanyak 166 peserta. Menurut Mustaz, jumlah peserta ujian Nasional SMP Tahun Ajaran 2009/2010 sebanyak 17.812 dan 8 peserta SMP LB (SMP Luar Biasa).

0 comments:

Post a Comment