BUDIDAYA BUNGA ANGGREK DI KAWASAN BERSUHU PANAS



Bunga Anggrek biasanya tumbuh di daerah bersuhu dingin. Masyarakat yang tinggal di daerah bersuhu panas tidak perlu berkecil hati karena sulit membudidayakan Anggrek. Suraji, warga Desa Kedung Kumpul Kecamatan Tikung, Lamongan Jawa Timur, berhasil membudidayakan bunga Anggrek, meski suhu udara di lingkungannya berkisar antara 25 hingga 29 derajat celcius.

Jenis bunga Anggrek hasil budidaya Suraji antara lain Dendrobium, Bulwn dan Cattleya. Namun, jumlah yang paling banyak adalah jenis dendrobium yang hingga saat ini mencapai kisaran 7.000 pohon.

Sejak memulai usaha pengembangan Anggrek pada tahun 1997, Suraji yang di bantu istrinya Asri, melakukan percobaan demi percobaan, untuk menyalurkan hobinya pada tanaman Anggrek. Hasilnya, bunga Anggrek miliknya bisa berkembang hingga bisa menjadi tumpuan ekonomi keluarganya.

Guna menjaga kelembapan cuaca, Suraji memasang paranet, atau sejenis atap dari bekas anyaman tikar plastik serta menanam sejumlah pepohonan di sekitar kebun Anggreknya, seperti pohon lantorogung, akasia, kedondong dan mangga. Dengan cara ini, Suraji mampu menjaga stabilitas suhu udara yang di butuhkan tanaman Anggreknya.

Suraji sendiri mendapat benih bunga Anggrek dari Malang Jawa Timur yang kemudian di budidaya pada kebun seluas 7 meter persegi ini. Suraji juga menyiram bunga-bunganya 2 kali sehari secara rutin agar bunganya tetap segar. “Disamping menjaga kelembapan udara, perlu juga menyiramnya secara rutin”, ujar Suraji.

Bunga Anggrek Suraji, kini telah di pasarkan di surabaya dan kota-kota di pesisir utara Jawa Timur lainnya seperti gresik, Lamongan dan tuban. Harga 1 bunga Anggrek kecil usia 2 bulan, di jual seharga 5000 rupiah. Sedangkan Anggrek yang sudah besar, berkisar antara 10 ribu hingga 30 ribu rupiah perbunga tergantung jenis dan kualitasnya.

Rata-rata, Anggrek Suraji laku 150 bunga setiap bulannya dengan total omset sebesar Rp 1.500.000. Dari angka itu, Suraji mengaku mendapat laba bersih sekitar Rp 1.200.000.

Di musim penghujan seperti sekarang ini, kendala yang sering menghantui usaha Suraji adalah jamur yang mengganggu pertumbuhan akar. Namun, jamur-jamur ini bisa di lenyapkan dengan obat-obatan anti jamur. (86)

0 comments:

Post a Comment