SENSASI KELEZATAN DAGING KERBAU DALAM SOTO TAUTO KHAS PEKALONGAN



Soto Tauto adalah makanan sejenis Soto yang diolah menggunakan tauco. Menu tersebut merupakan kuliner khas Pekalongan Jawa Tengah. Di kota batik tersebut, ada beberapa warung Soto Tauto yang bisa menjadi alternatif pilihan penyuka wisata kuliner.

Salah satunya adalah Soto Tauto di warung makan Soto Haji Kunawi di Jalan Teratai Kelurahan Klego Gang 5 Kota Pekalongan. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00, kecuali bulan Ramadhan tutup sebulan penuh.

Soto Kunawi sudah di kenal di kota Pekalongan sejak 50 tahun lalu dan merupakan salah satu penjual Soto paling lama di Pekalongan. Fahmi Yahya (30 th) adalah pemilik warung tersebut. Usaha penjualan soto Tauto awalnya dijalankan oleh mendiang kakeknya, Haji Kunawi, dengan cara berkeliling kampong dengan cara dipikul.

Warung Soto Tauto ini berdiri sekitar tahun 1960. Sejak kakeknya meninggal setahun lalu, usaha itu dijalankannya bersama ibunya, hingga saat ini. Hingga kini dia tetap menggunakan nama nama Soto Haji Kunawi, karena merupakan pendiri sekaligus pelopor Soto Tauto di Pekalongan.

Soto Tauto di masak dengan menggunakan bahan utama daging kerbau dan menjadi salah satu makanan khas di wilayah kota Pekalongan. Kekhasan makanan soto ini terletak pada bahan yang digunakan yakni daging kerbau, serta bumbu untuk kuah, yaitu tauco. Soto itu juga dilengkapi sedikit bihun, daun bawang dan bawang goreng.

Daging kerbau dipilih karena memiliki serat yang besar, sehingga rasanya lebih mantap. Agar empuk, daging itu direbus hingga 4 jam lamanya dengan menggunakan tungku berbahan bakar kayu.

Tauco untuk kuah Soto juga diolah dengan bumbu-bumbu khusus yang merupakan resep turun temurun dari kakeknya. Beberapa bumbu yang dicampurkan dalam kuah tauco, antara lain cabai merah, bawang putih dan garam. Keistimewaan hidangan ini justru berasal dari bumbu dasarnya yakni Tauco. Bentuknya seperti saus, terbuat dari kedelai dan berwarna merah kecoklatan.

Pada hari-hari biasa, Soto Kunawi mampu menghabiskan sekitar 20 kilogram daging kerbau per hari. Setiap satu kilogram daging, cukup untuk membuat sekitar 15 mangkuk Soto. Bahkan, pada hari libur, bisa menghabiskan sekitar 50 hingga 70 kilogram daging kerbau.

Untuk menikmati Satu mangkuk Soto tauco, anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Soto ini bisa dinikmati hanya dengan harga 10 hingga 12 Ribu Rupiah permangkoknya. Harga itu sudah termasuk nasi putih dan sebungkus emping sebagai pelengkap hidangan.

Warung Soto Kunawi memang tampil dalam suasana sederhana, bangku untuk pembeli juga berdekatan dengan tempat meracik Soto dan memasak kuah. Kelezatannya akan semakin terasa jika di tambah segelas teh hangat. Tak heran, jika warung-warung soto Tauco selalu di penuhi pengunjung, dari dalam dan luar kota Pekalongan.

1 comment:

  1. wah.. baru tau ad soto dr daging kerbau.. gmn ya rasa nya? hehehe
    thank's buat info wisata kuliner nya

    ReplyDelete