SERUNYA BERBURU KELABANG DI TENGAH BANJIR



Banjir yang merendam sejumlah desa di Gresik Jawa Timur (09/03/2010,) ternyata mendatangkan berkah tersendiri bagi anak-anak usia sekolah, dengan berburu kelabang, di tengah derasnya arus banjir. Selanjutnya, kelabang hasil buruannya tersebut, dijual untuk membeli peralatan sekolah.

Gelak tawa anak-anak di areal persawahan Desa Bulang Kecamatan Benjeng, Gresik, bukan karena sedang bermain air banjir. Tetapi mereka tengah bersenang ria dengan menangkap puluhan ekor kelabang.

Kelabang-kelabang tersebut mereka peroleh di sekitar areal persawahan dengan cara melakukan penyisiran di pohon dan semak belukar sambil berendam di tengah banjir.

Cara menangkapnya terbilang unik, yakni hanya berbekal alat jepit yang terbuat dari bambu. Alat jepit inilah yang di gunakan menangkap menangkap kelabang dengan cara menjepitnya.

Agar tidak membahayakan, setelah di tangkap, sengat kelabang di potong menggunakan gunting dan pemotong kuku. Kelabang hasil tangkapan selanjutnya di kumpulkan dalam sebuah wadah yang sudah di beri dedaunan yang kering.

Meskipun berburu kelabang sudah menjadi kebiasaan penduduk setempat, di musim banjir, tetapi sengatan kelabang, masih juga mereka rasakan saat melakukan perburuan.

Menurut Jefri, salah seorang para pemburu kelabang mengaku semula merasakan sakit demam, usai disengat kelabang. Namun, kini sudah terbiasa dan tidak merasakan sakit sama sekali. Bahkan, mereka merasa senang bisa membantu meringankan beban orang tua mereka dalam membiayai sekolah mereka. “Banyak suka dukanya, tapi saya sangat senang”, ujarnya.

Berburu kelabang seperti ini merupakan tradisi warga saat banjir datang. Pasalnya, dengan datangnya banjir, lubang kelabang menjadi tersumbat sehingga kelabang mencari perlindungan di pohon-pohon dan semak belukar.

Selanjutnya, kelabang ini di pasok ke para pedagang ikan hias dan burung berkicau di Surabaya untuk di jadikan sebagai salah satu makanan hewan piaraannya.

Dalam sehari, para pemburu kelabang bisa mendapatkan uang sebesar 20 sampai 50 Ribu Rupiah dengan harga jual satu ekor kelabang sebesar Seribu Rupiah. (86)

1 comment:

  1. Pak boleh tanya gimana ternak kelabang ya, tolong ajari ane ya, lokasi ane riau

    ReplyDelete