KAIN BATIK SERAT BAMBU, INOVASI TERBARU YANG LEBIH NATURAL



Kain batik berbahan sutra, hingga saat ini memang masih menjadi primadona. Namun, tren batik tersebut, sepertinya akan mulai bergeser oleh produk kain batik terbaru, yang lebih natural. kain batik serat bambu namanya. selain memiliki tekstur yang lebih lembut, kain batik dari serat bambu, lebih dapat menyerap keringat dan bakteri dibandingkan kain batik dari sutra. Oleh karena itu, kain bahan serat bambu oleh kelompok industri tekstil disebut juga sebagai “Kain kesehatan yang memiliki pontensi pasar cerah”.

Tekstur kain batik dari serat bambu, terasa lebih lembut dibandingkan kain batik lainnya. Bahkan, dibandingkan kain batik yang terbuat dari sutra sekalipun. Serat bambu berasal dari bambu alami berkualitas bagus. Melalui teknik khusus, selulosa dari bamboo di keluarkan dan direkatkan hingga menjadi benang. Kualitas kain dari serat bambu ini dapat tampil bagus dan nyaman di kulit.

Di Rumah Batik Komar milik Komarudin Kudiya, di kawasan Jalan Cigadung Raya, Bandung Jawa Barat adalah salah satu produsen batik berbahan kain serat bambu. Serat bambu yang digunakan dalam kain batik ini, merupakan produk china, yang sengaja di impor, dalam bentuk gulungan benang. gulungan benang itulah yang kemudian diolah menjadi kain dan diberi motif batik.

Selain memiliki tekstur yang lebih lembut dan elegan, kain batik dari serat bambu ini, dapat menyerap keringat, dan bahkan bakteri, di tubuh penggunanya, , sehingga akan terasa lebih sejuk, meski digunakan pada saat udara panas sekali pun. kain serat bambu juga, lebih kuat, tidak gampang robek, dan mudah untuk disetrika seperti kain katun.

Di akui Komarudin, idenya memanfaatkan serat bambu, sebagai dasar pembuatan kain batik, berawal dari keterbatasan bahan sutra, yang pada tahun ini, mengalami penurunan produksi. “Berangkat dari itu, saya mencoba kain batik serat bamboo”, ujar Komarudin Kudiya.

Meski produksinya masih terbatas, motif yang dituangkan pada batik berbahan serat bambu ini, cukup beragam. seperti batik Cirebon, Ciamis, Garut, Indramayu, Tasikmalaya dan Kuningan.

Selain kain selendang, produk kain batik berserat bambu, juga dibuat dalam model beberapa pakaian seperti kain lap, kaus kaki, T-shirt dan berbagai macam produk lainnya. Namun jumlahnya masih terbatas dan belum dijual untuk umum.

2 comments:

  1. membaca artikel diatas, saya pengrajin batik tulis madura terinspirasi ingin mencoba membuatnya di madura

    ReplyDelete