PEREMPUAN BERUSIA HAMPIR SATU SETENGAH ABAD



Seorang nenek di Lamongan Jawa Timur, diperkirakan sudah berusia hampir satu setengah abad. Nenek tersebut kini sudah tidak lagi bisa berjalan, namun ia masih bisa makan dan minum dengan normal serta menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Nenek yang diperkirakan berumur hampir satu seperempat abad ini bernama Kasri dan kini tinggal di desa Kadung Rembug, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, bersama cucuk dan cicitnya.

Nenek Kasri kini sudah tidak lagi bisa berjalan dan beraktifitas normal lainnya. Namun nenek Kasri masih mampu makan nasi serta minum air dengan kadar normal. Di samping itu, nenek Kasri masih bisa berkomunikasi meski ingatannya sudah hampir buyar, termasuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Memang sulit untuk memastikan berapa umur nenek renta ini pastinya. Namun, menurut Rami, anak kedua dari 4 bersaudara putrinya, sang nenek di perkirakan berusia lebih satu seperempat abad. Rami masih mengingat agresi pertama kolonial Belanda. Rami pun masih ingat pula ketika Jepang menduduki Indonesia. “Iya saya masih ingat ketika api meledak di angkasa”, ujarnya saat bercerita agresi Belanda pertama sekitar tahun 1928.

Nenek Kasri memiliki empat orang anak perempuan dan semuanya masih hidup. Beberapa cicitnya bahkan sudah memiliki anak yang sudah dewasa pula.

Rami menuturkan, ibunya hingga kini belum terlalu pikun. Ia masih ingat betul nama-nama cucunya. Namun kadang ia tidak ingat jika hanya sekedar memandang wajah cucu-cucunya saja.


Menurut Rami, ibunya memiliki kebiasaan mandi sebelum subuh dan banyak minum air putih. Kebiasaan itu berhenti setelah nenek Kasri tak lagi bisa berjalan akibat tubuh yang sudah rapuh.

Meski dipercaya berusia hampir satu setengah abad, namun hingga kini pihak keluarga belum bisa memastikan kebenarannya karena tidak ada saksi dan bukti yang menguatkan perkiraan tersebut.

0 comments:

Post a Comment