POLDA BALI AKAN TES KEJIAWAAN CODET, KELUARGANYA DI LAMONGAN MENGAKU KAGET



Kabid Humas Polda Bali, Kombes Polisi Gede Sugianyar hari ini (16/05/2010) di Mapolda Bali mengatakan, setelah tersangka si Codet, pemerkosa bocah berantai ditangkap hari Minggu kemarin, hari ini akan dilakukan tes kejiwaan. Tes kejiwaan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kejiwaan Muhamad Davis Suharto alias Codet (30 th.)

Pasalnya, tersangka mengaku melakukan aksi bejatnya karena mendapatkan bisikan ghaib. Dalam bisikan ghaib usai mengalami kecelakaan di tempat kerjanya di Batam itu, si codet harus memperkosa sepuluh bocah agar kesehatannya kembali normal.

Sementara itu, pasca tertangkanya Mohammad Davis Suharto, yang berasal dari Desa Tlogorejo Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur di Bali, pelaku pemerkosaan lima bocah SD di Denpasar dan enam bocah SD di Batam, keluarga tersangka merasa kaget atas kejadian yang menimpanya.

Pasalnya, Mohammad Davis Suharto sejak setahun silam bekerja di Bali, tak pernah mengirim kabar tentang kondisinya kepada keluarga. Namun, pihak keluarga mengetahui bahwa tersangka hanya bekerja sebagai buruh.

Orang tua tersangka, pasangan Ali Tohir dan Umu Fatimah, hanya tertunduk lesu mendengar kejadian keji yang dilakukan anak kedua dari 10 bersaudara tersebut.

Khoiri, kakak ipar tersangka mengaku, Mohammad Davis Suharto merupakan orang yang agamis dan ceria sebelum keberangkatannya ke Bali. “Terus terang kami kaget dengan munculnya berita ini, dan wajah yang muncul di media memang mirip wajah adik saya”, ujar Khoiri.

Pihak keluarga korban berharap agar perbuatan keji yang dilakukan Mohammad Davis Suharto merupakan yang terakhir terjadi di Indonesia.

0 comments:

Post a Comment