LIMBAH KULIT DURIAN UNTUK BAHAN BAKAR ALTERNATIF



Hampir tidak ada yang terbuang dari buah durian terutama saat musim durian tiba. Kulit durian misalnya ternyata bisa di manfaatkan untuk bahan bakar menggantikan minyak tanah. Seperti yang dilakukan Warga Bagelen, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, sulitnya mencari minyak tanah tidaklah menjadi kendala, karena ada pengganti berupa bahan bakar alternatif dari kulit durian.

Pembakaran menggunakan limbah kulit durian ini sudah di lakukan warga Bagelen secara turun temurun. Di samping karena alasan penghematan energi, kulit durian mampu mengurangi pencemaran lingkungan. Briket alternatif ini menimbulkan bau harum ketika digunakan, sehingga cocok pula digunakan untuk industri makanan.

Cara pemanfaatnya sangat mudah, kulit durian dikumpulkan lalu dijemur hingga kering, setelah kering baru dimanfaatkan untuk pembakaran. Kulit durian bisa di mnafaatkan sebagai bahan bakar briket karena mengandung minyak atsiri, flavonoid, saponin, unsur selulosa serta lignin yang mudah terbakar. Pembakaran terjadi karena penguraian kulit durian, akibat perlakuan panas. Peristiwa ini dapat terjadi pada pemanasan langsung atau tidak langsung dalam timbunan tanpa atau dengan udara terbebas.

Untuk satu bagian kulit buah durian, bisa melakukan pembakaran hingga 20 menit. Untuk menghasilkan kualitas pembakaran yang baik, biasanya warga memasang 5 hingga 10 bagian kulit durian dalam satu kali pembakaran. Jika sudah habis, di tambahkan lagi dengan jumlah kulit durian kering lainnya sesaui kebutuhan.

Beberapa keunggulan briket kulit durian adalah nilai kalorinya relatif tinggi, tak berbau, tidak bersifat polutan, tidak menghasilkan gas SO dan bisa langsung menyala (tak perlu gunakan minyak tanah untuk “memancing” pembakaran).

Menurut warga, pembakaran dengan menggunakan sisa limbah kulit durian lebih irit setelah harga minyak tanah melambung dan langka. Sementara menggunakan gas elpiji, sebagain warg masih takut karena seringnya musibah ledakan tabung gas.

0 comments:

Post a Comment