MANFAATKAN BANDENG SEBAGAI IKON LAMONGAN



Manfaatkan Bandeng sebagai ikonnya kota Lamongan. Hal tersebut dikatakan Masfuk saat meninjau lomba cipta menu dengan pemanfaatan bahan lokal yang beragam, bergizi, berimbang, dan aman (3 BA) dalam rangka HJL Kabupaten Lamongan yang ke-441, kemarin (16/6), bertempat di GOR Kabupaten Lamongan.

“Di lihat dari segi bisnis lomba semacam ini bisa menjadi peluang usaha yang bisa dikembangkan. Ide ini muncul saat saya mencoba krupuk udang dari peserta lomba. Tapi kenapa tidak ada krupuk yang terbuat dari Bandeng? Padahal Bandeng merupakan komoditi asli Lamongan. Krupuk udang punya Sidoarjo. Jadi kita harus buat krupuk Bandeng khas Lamongan,” ujar Masfuk.

Sebanyak 62 peserta dari seluruh Kecamatan dan Instansi/Kantor Dinas se- Kabupaten Lamongan mengukuti lomba. Acara tersebut bekerja sama dengan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan dengan tujuan untuk meningkatkan asupan gizi ibu-ibu hamil dan menyusui.

Tampak peserta lomba diantaranya Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, Sekretariat DPRD, Dinas PU Bina Marga, Kantor Penelitian dan Pengembangan Daerah, dan Dinas Pertanian Kehutanan. Mereka menciptakan sebanyak 5-6 menu andalan yang di tata sebagus dan secantik mungkin. Nama makanannya pun juga dibuat seunik mungkin. Seperti bola daging jabrik, ketela ala inspect, bayam merah masak keju, kentang ayu salami, dan sup kapas hijau.

Pada akhir acara di ketahui pemenang lomba juara 1 tingkat Instansi dengan skor 815 dari Dinas PU Pengairan. Sedangkan tingkat Kecamatan dengan skor 830 dari Kecamatan Babat. Untuk kategori penilaian dekorasi juara 1 oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah.

0 comments:

Post a Comment