KOPI MENGKUDU TANPA KAFEIN BERKHASIAT OBAT



Buah mengkudu yang banyak tumbuh di sekitar pekarangan rumah, ternyata dapat di jadikan sebagai minuman menyegarkan jika di olah dengan benar. Selain itu, kopi buah mengkudu juga di yakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Berawal dari banyaknya buah mengkudu yang berada di sekitar rumahnya, Juhriah warga Kelurahan Donan, Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, ini mencoba meramu buah mengkudu menjadi bubuk kopi. Namun karena kesulitan mendapatkan buah mengkudu akibat penebangan. Juhriah pun terpaksa membeli dari pengepul yang tiap hari mengirimkan buah mengkudu seharga Seribu Rupiah perkilogram.

Kopi mengkudu di buat dengan cara tradisional, yakni buah mengkudu yang sudah tua di potong kecil-kecil. Selanjutnya potongan buah mengkudu tersebut di jemur di terik panas matahari. Penjemuran potongan mengkudu ini membutuhkan waktu tiga hingga empat hari, karena buah mengkudu mempunyai kandungan air yang cukup tinggi.

Setelah kering, potongan buah mengkudu tersebut kemudian di sangrai hingga berwarna hitam. Saat menyangrai daun mengkudu yang di rajang kecil-kecil di campurkan agar menambah aroma harum. Setelah buah mengkudu menjadi hitam barulah mengkudu di haluskan.

Bubuk kopi mengkudu berwarna hitam seperti bubuk kopi pada umumnya, namun yang membedakan adalah rasanya yang khas buah mengkudu dan tidak mengandung kafein karena murni buah mengkudu. Menurut para pembeli, kopi mengkudu mempunyai rasa yang enak dan baik untuk kesehatan, Terutama mengatasi perut kembung yang banyak di derita anak-anak.

Menurut Juhriah, ide membuat kopi mengkudu karena selama ini buah mengkudu hanya di jadikan minuman jus dan kurang di minati karena baunya yang kurang sedap. Padahal buah mengkudu di percaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, strok dan berbagai penyakit lainya.

Juhriah mengaku, hingga kini banyak warga yang berasal dari berbagai daerah berdatangan untuk membeli kopi mengkudu. Harga kopi mengkudu cukup murah, yakni Dua Puluh Lima Ribu Rupiah untuk satu kotak berisi dua belas bungkus sachet. Namun kurangnya pemasaran, membuat kopi mengkudu hasil karya ibu delapan anak ini belum banyak dikenal oleh masyarakat luas.

0 comments:

Post a Comment