MANFAATKAN LIMBAH TAHU MENJADI ENERGI BIOGAS ALTERNATIF



Langkanya minyak tanah serta banyaknya kasus ledakan tabung gas elpiji tidak membebani warga Desa Sekar Putih, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur untuk memasak. Mereka berhasil memanfaatkan limbah tahu yang dianggap mencemari lingkungan, menjadi energi alternatif pengganti gas yang bermanfaat.

Salah seorang pengusaha yang berhasil mengolah limbah tahu menjadi bio gas ini adalah Sarip. Awalnya, Sarip terinspirasi mengolah limbah tahu menjadi bio gas setelah mendapat penyuluhan dari Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk tahun 2008 lalu. Selama ini limbah pabrik tahu dianggap mengganggu lingkungan dengan bau tak sedap yang di timbulkannya.

Setelah dicoba, limbah tahu ternyata dapat memberi manfaat dengan cara dialirkan ke dalam sebuah bungker dan di fermentasi selama beberapa hari. Setelah berubah menjadi gas dan dialirkan melalui pipa-pipa yang telah di sediakan sebelumnya, maka gas dari sampah tahu itupun dapat dipergunakan untuk keperluan memasak.

Dengan cara ini, Sarip mengaku sangat senang, karena dirinya tidak terpengaruh oleh kelangkaan minyak tanah dan banyaknya kasus ledakan tabung gas elpiji, sehingga tetap dapat memasak menggunakan gas gratis setiap hari.

Tak hanya untuk dinikmati sendiri, gas yang dihasilkan dari limbah tahu juga dialirkan oleh Sarip ke sejumlah rumah tetangganya yang membutuhkan. Jika dahulunya mereka merasa terganggu dengan limbah tahu dari pabrik, kini sebaliknya, mereka merasa senang karena dapat menikmati manfaat gas secara gratis

0 comments:

Post a Comment