WISATA ALAM DANAU KEMBAR BUYAN DAN TAMBLINGAN



Di kawasan Bali utara, terdapat banyak kawasan wisata yang masih sangat alami. Misalnya saja,keindahan dua danau kembar yakni danau Buyan dan Tamblingan,yang keindahannya tiada dapat diperbandingkan dengan tempat lain.

Udara segar dan sejuk di kawasan puncak desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali, sangat terasa begitu kita melintasinya. Maklum desa ini beradadi dataran tinggi. Dari desa Wanagiri inilah, kita juga bisa menikmati keindahan wisata alam dua danau kembar, yakni danau Buyan dan danau Tamblingan, yang di kelilingi oleh pegunungan.

Dua danau kembar tersebut berlokasi di kecamatan Sukasada, 21 km sebelah selatan kota singaraja. Terletak di pinggir jalan Depasar - Singaraja. Letaknya cukup tinggi yaitu kurang lebih 1000 meter dari permukaan laut. Sebenarnya kedua danau terletak diantara perbatasan beberapa desa yakni desa Wanagiri, desa Pancasari, desa Munduk serta desa Gobleg yang masing-masing memiliki perbatasan wilayah di kedua danau tersebut.

Dari puncak kawasan puncak desa Wanagiri, kita juga bisa menikmati hutan belantara yang lebat di sekitar danau. Kawasan hutan tersebut adalah salah satu wilayah konservasi alam di pulau Bali. Di tengah hutan terdapat banyak pura yang sudah berdiri sejak ratusan tahun silam.

Adanya kera-kera yang tidak jauh dari kedua danau ini, yaitu di jalan raya sebelah danau Buyan jurusan denpasar-singaraja, yang semakin hari semakin banyak jumlahnya, menambah daya tarik kawasan ini sebagai obyek wisata.

Di pinggir jalan, sejumlah warga desa Wanagiri menyediakan tempat bagi para wisatawan untuk menikmati keindahan alam danau. Para pengunjung bisa dengan leluasa merekam semua keindahan danau Buyan dan Tamblingan. Tentunya warga desa berharap, bisa memetik keuntungan ekonomi dari para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Misalnya dengan membuka gerai kerajinan lokal dan warung makan.

Kunjungan wisatawan ke kawasan ini terbilang masih rendah, dibandingkan daerah kawasan wisata lainnya. Padahal, keindahan alam yang di tawarkan wisata danau kembar ini, cukup bagus.

Para wisatawan yang hendak menuju kawasan danau Buyan, juga di manja dengan hamparan lahan kebun strawberry milik warga desa pancasari. Bila ingin membeli buah strawberry pun bisa langsung memetik dengan tangan sendiri, sambil melihat kegigihan wanita desa pancasari dalam mengolah lahan strawberrinya untuk kehidupan ekonomi mereka.

Fasilitas lain yang tersedia adalah tempat parkir untuk mobil tepi danau, penyewaan perahu untuk keperluan memancing ataupun sekesar berekreasi serta fasilitas akomodasi.


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

4 comments:

tourism information on 14 October 2010 at 05:02 said...

nice information, tempat ini tepat nya di mana ya ? saya tinggal di jakarta. thanks

indohoy on 14 October 2010 at 19:14 said...

sejuk benar donk ya udara na... heheheh

info travel on 16 October 2010 at 19:41 said...

kenapa ya disebut danau kembar?
thank's

Anonymous said...

Karena posisi kedua danau berdekatan sehingga di sebut danau kembar


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...