TERAPI LUMBA-LUMBA UNTUK ANAK AUTIS



Lumba lumba atau dolphins, merupakan salah satu hewan laut yang memiliki kelebihan dan kepandaian tersendiri, dibanding hewan laut lainnya. Gelombang sonar yang dikeluarkan lumba lumba, ternyata mampu merangsang saraf yang ada pada tubuh manusia yang tidak berkembang normal. Di Batang Dolphins Centre kawasan Pantai Sigandu, Kabupaten Batang Jawa Tengah, banyak dikunjungi orang tua yang memiliki anak autis untuk menjalani terapi bersama ikan cerdas tersebut.

Suasana riang gembira anak anak autis dalam menjalani terapy bersama ikan lumba lumba didalam kolam, tampak menyenangkan. Didampingi para pembina, anak anak autis didekatkan kepada lumba lumba, agar bisa berinteraksi secara langsung. Gelombang sonar atau gelombang suara dengan frekwuensi tertentu yang dimiliki oleh hewan laut ini, menjadi salah satu perangsang saraf dan organ tubuh lainnya yang tidak berkembang secara normal.

Gelombang suara yang dipancarkan lumba lumba, sangat berpengaruh pada perkembangan otak anak autis. Melalui sentuhan yang dilakukan oleh lumba lumba pada organ organ tertentu, membuat anak autis reflek dan menjerit, sehingga terjadi interaksi dari dalam tubuh si anak. Sedangkan didalam tubuh lumba lumba, terkandung potensi yang bisa menyelaraskan kerja saraf motorik dan sesorik penderita autis.

Gelombang sonar dapat merangsang otak manusia untuk memproduksi energi yang ada didalam tengkorak, dada dan tulang belakang pasien, sehingga bisa membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Bahkan, suara lumba lumba, juga dapat meningkatkan neurotransmitter.

Setelah gelombang sonar yang dimiliki lumba lumba bisa membantu perkembangan mental anak autis, barulah anak-anak bisa beradaptasi dan baru enam kali mengikuti terapi lumba lumba, biasanya sudah mulai bisa berbicara, meski belum lancar.

Dengan kata lain, terapi dengan lumba lumba, bisa menjadi salah satu bagian pelajaran, bagi anak anak autis, karena bisa merangsang otak, saraf dan organ tubuh lainnya, yang tidak berkembang secara normal. Dengan biaya hanya 250 Ribu Rupiah per jam, anak autis bisa menjalani teraphy bersama lumba lumba di Batang Dolphins Centre.(86)

0 comments:

Post a Comment