RITUAL TEPUNG TAWAR IRINGI KEBERANGKATAN CALON JAMAAH HAJI



Pelepasan calon jamaah Haji di kabupaten Aceh Singkil di semarakkan dengan ritual tepung tawar (16/10/2010.) Dalam ritual tersebut, suasana haru tampak menyelimuti wajah sebagian besar para calon jamaah Haji.

Ritual yang di gelar sesaat sebelum keberangkatan ini di yakini bisa memberi ketenangan hati dan sebagai doa penjaga keselamatan bagi para jemaah yang berangkat ketanah suci hingga kembali ke tanah air nantinya.

Warga menganggap, perjalanan Haji sebagai perjalanan penuh resiko sehingga rtual ini berfungsi untuk menghindarkan resiko tersebut. Resiko yang dimaksud adalah bahaya yang dihadapi selama dalam perjalanan dan godaan-godaan syaitan yang dapat menyebabkan ibadah yang dilakukan berkurang atau hilang nilainya

Ritual di awali dengan penaburan beras kuning ke tangan para jemaah. Kemudian secara bergantian, keluarga berdoa sambil menaburi tubuh para jemaah dengan air rendaman berbagai jenis bunga dan tumbuh-tumbuhan. Harapannya adalah siraman air rendaman tumbuh-tumbuhan bisa memberi kesejukan dan semangat bagi jemaah yang hendak berangkat Haji.

Menurut tokoh masyarakat setempat, ritual ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu secara turun temurun dan terus dilestarikan hingga saat ini, karena terbukti bisa membuat para jemaah khusu’ dalam menunaikan rukun islam yang ke lima tersebut. “tradisi seperti sudah gelar secara turun temurun dan terbukti mampu membuat keluarga kami yang berangkat ke tanah suci bisa beribadah dengan khusu’, ujar Rusdi, salah seorang tokoh masyarakat.

Ritual kemudian dilanjutkan dengan mengarak calon jamaah Haji ini berkeliling kota. Kegiatan penutup ini sebagai bentuk penghormatan bagi para jemaah yang berkesempatan untuk menunaikan Rukun Islam yang ke 5 ditahun ini.

Kegiatan ini juga menarik perhatian ribuan orang yang memadati sejumlah ruas jalan yang di lalui arak-arakan.

Ritual tepung tawar juga di gelar keluarga calon jemaah Haji di sejumlah daerah lainnya seperti di Sumatera barat dan Kalimantan.(86)

0 comments:

Post a Comment