DRAMA KEPAHLAWANAN RELAWAN MERAPI, SISWA SD TERHARU



Peringatan Hari Pahlawan dilakukan dengan beragam cara. Di Gresik Jawa Timur, siswa Sekolah Dasar menggelar drama kolosal yang menggambarkan perjuangan para relawan Merapi dalam memberikan pertolongan terhadap para korban letusan gunung Merapi (09/11/2010.) Sejumlah siswa bahkan larut dalam keharuan saat melakoni adegan sebagai korban letusan Merapi.

Suasana haru dan histeris mewarnai pementasan drama kolosal kepahlawanan yang digelar ratusan siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah II di jalan KH Kholil kota Gresik di halaman sekolahnya.

Drama kolosal ini, di gelar dalam rangka memperingati Hari Pahwalan dengan menggambarkan derita para korban Merapi dan perjuangan para relawan dalam memberikan memberikan pertolongan termasuk mengevakuasi korban Merapi agar terhindar dari abu vulkanik yang siap menerjang siapapun.


Sejumlah siswa, bahkan hanyut dan larut dalam keharuan seakan merasakan derita para korban Merapi. Mereka juga mengagumi, perjuangan keras para relawan, yang rela mengorbankan jiwanya, untuk membantu orang lain, meski jiwanya sendiri juga terancam. “Saya amat terharu, mereka kehilangan sanak saudara”, ujar Nanda Dwi Safitri, salah seorang siswi sambil tak kuasa menahan air matanya.

Peringatan hari Hahlawan ini, para siswa juga menggelar pembacaan puisi kepahlawanan serta renungan perjuangan para pahlawan dalam usahanya membebaskan indonesia dari belenggu penjajahan kolonial Belanda.

Menurut pihak sekolah, drama kolosal ini sengaja di gelar untuk menanamkan semangat kepahlawanan kepada para siswa serta agar memiliki kepedulian sosial, serta rela mendarmakan ilmunya untuk nusa bangsa dan negara.

Pahlawan di jaman modern sekarang ini, bukan lagi mengangkat senjata, tetapi juga mereka yang merelakan hidupnya untuk nusa dan bangsa, termasuk perjuangan para relawan Merapi, dalam membantu para korban.

Bagi para siswa, relawan tragedi letusan Merapi menjadi inspirasi tersendiri dalam mengamalkan amanat pancasila serta semangat kepahlawan di jalam modern ini.(86)

0 comments:

Post a Comment