NIKMAT SANTAP MALAM DENGAN BANDENG TELUR ASIN



Ikan bandeng bisa diolah menjadi beragam jenis masakan seperti makanan olahan bandeng telur asin tanpa duri, yang biasa digunakan sebagai hidangan makan malam. Bandeng telur asin ini merupakan perpaduan olahan antara ikan bandeng dan telur asin dengan sedikit rempah yang bisa menghangatkan tubuh.

Di sejumlah warung di kawasan Lingkar Barat-Sidoarjo, makanan olahan dari ikan bandeng kini bisa ditemukan dalam berbagai bentuk dan rasa. Salah satunya adalah bandeng telur asin tanpa duri yang kini menjadi makanan khas Sidoarjo yang disajikan sebagai hidangan di malam hari.

Bandeng telur asin tanpa duri ini merupakan makanan olahan perpaduan antara ikan bandeng dengan telor asin, yang diolah dengan menggunakan rempah dan bumbu pilihan .
Untuk memasak bandeng telur asin tanpa duri ini, melalui dua tahap pengolahan. Pertama, penggorengan ikan bandeng, menggunakan campuran telur ayam, tepung tapioka dan maizena serta sedikit bumbu.

Kedua, pengolahan bumbu, yang dibuat dari olahan telur asin yang dihaluskan dan digoreng dengan menggunakan mentega dan bumbu rempah, seperti bubuk merica, garam, pala dan kecap serta penyedap rasa. Setelah digoreng, ikan bandeng kemudian dipadukan dengan bumbu olahan telur asin, dan siap dihidangkan.

Biasanya, makanan bandeng telur asin ini disajikan sebagai hidang lauk makan malam. Selain rasanya yang gurih dan nikmat, makanan bandeng telur asin ini juga memberikan rasa hangat pada tubuh, karena campuran dari rasa rempahnya yang khas.

Untuk mendapatkan bandeng telur asin tanpa duri ini, penikmat kuliner hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Sepuluh Ribu Rupiah untuk tiap 1 ekor ikan.

Saat musim hujan seperti sekarang ini, bandeng telur asin tanpa duri banyak diminati dan dicari penikmat kuliner.

Hartono, salah seorang penjual bandeng telur asin mengatakan, dengan campuran rempah membuat rasa bandeng terasa khas dan mampu menghangatkan tubuh.

Karena kini dikenal menjadi makanan favorit, penikmat kuliner harus datang ke warung bandeng di kawasan Lingkar Barat Sidoarjo sebelum jam 9 malam. Karena makanan ini biasanya sudah habis terjual sebelum jam 9 malam, akibat banyaknya permintaan.

0 comments:

Post a Comment