BONA PAPUTUNGAN, SELEBRITI BARU DARI DUNIA MAYA



Sepak terjang mafia pajak Gayus Tambunan, memberi inspirasi Bona Paputungan untuk menciptakan lagu “Andai Aku Gayus Tambunan”. Dalam waktu singkat, lagu yang pertama kali merebak lewat Youtube tersebut menjadi populer. Mantan napi tersebut ibarat lahir dari dunia maya sebagai selebriti baru.

Keseharianya, Bona Paputungan tinggal bersama Sarce Gusasi istrinya, Cinta Melodiva putrinya serta sang ibu Asna Ngabito, hanya menempati rumah kecil berukuran 5 x 4, yang terletak di Jalan Pinang Barat, Blok A2, BTN Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Gorontalo.

Hidup di hotel prodeo, menembus kekhilafan, Bona tidak lantas kehilangan energi. Hal ini pernah dia ungkapkan kepada sang ibu yang sering menjenguknya di penjara.

Alhasil lagu andai jadi gayus yang video klipnya yang di unggahnya ke youtube ini, membuat Bona Paputungan sebagai penyanyi dan penypta lagu ini, menjadi terkenal.

Seiring suksesnya lagu andai jadi gayus yang sedikit kocak tapi menggigit ini, langsung membuat kehidupan mantan napi tersebut berubah seratus delapan puluh derajat. Ucapan selamat dan pujian pun tertuju kepada Bona Paputungan.

Bahkan akibat lagunya yang liriknya terlalu berani menyoroti kinerja para penegak hukum tersebut, membuat Bona Paputungan mendapat teror lewat ponsel yang mengancam keselamatan Bona dan keluarganya.

Bak sebuah pribahasa, anjing menggongong kafilah berlalu, Bona Paputungan tak menghiraukan teror yang mengancamkan kreatifitasnya. Bahkan akibat teror tersebut, Bona banyak mendapat dukungan dan membuat namanya semakin melejit setera dengan gayus tambunan, yang menjadi tokoh yang tergambar dalam lagunya.

Bona Paputungan bukanlah fenomena baru dalam dunia maya selebriti yang mendadak terkenal setelah lagu dan videonya diunduh di dunia maya. Sebelumnya, Shinta-Jojo yang meng-unggah video lipsync mereka ke Youtube. Juga lahir sebegai selebriti baru dunia maya.

Proses pembuatan video klip cukup sederhana
Namun siapa mengira, video klip “Andai Aku Gayus Tambunan” tersebut, dibuat hanya menggunakan peralatan sederhana, yakni menggunakan kamera handycam biasa. Lagu dengan lirik dan video klip yang lucu tapi sarat dengan kritikan, juga menggunakan satu lampu untuk membantu pencahayaan.

Menurut Syamsu Panna, editor yang merangkap kameraman pembuat video klip “Andai Aku Gayus Tambunan”, proses pembuatan video klip itu juga, tidak memakan dana yang besar, hanya dengan dana tidak sampai Satu Juta Rupiah, video klip andai aku jadi gayus, berhasil dirampungkan.

Saat ini, Syamsu juga sedang merampungkan video klip kedua Bona Paputungan, dengan lagu berjudul “Markus”, yang rencananya dalam waktu dekat akan di unggah ke Youtube.

0 comments:

Post a Comment