POTENSI PAJAK GRESIK MENCAPAI Rp. 1,6 TRILYUN



Potensi pajak Gresik terbilang tinggi, dari akumulasi perolehan KPP Pratama Gresik Utara dan Gresik Selatan mencapai Rp. 1,6 trilyun. Sedangkan Pajak yang disetorkan ke Kas Pemerintah Kabupaten Gresik antara lain, Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebesar Rp. 113 milyar dan PPH 21 senilai 20% dari total perolehan PPH Rp. 340 milyar, (20% X Rp. 340 milyar). Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik Utara, Moch Asjraf yang diamini juga oleh Kepala KPP Pratama Gresik Selatan, Darmawansyah.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si saat membuka sosialisasi perpajakan, “APBD Kabupaten Gresik tahun 2011 sebesar Rp. 1,1 trilyun, 64% dari jumlah itu didapat dari pajak. Untuk mencapai itu, kita harus tertib pajak. Wakil Bupati memberikan ilustrasi tentang pentingnya taat pajak. “Apabila anda ingin maju menjadi kepala daerah salah satu persyaratan yang ditetapkan KPU adalah tertib pajak. Itu salah satu syarat bagi calon Bupati dan wakil Bupati Gresik”. Ujar Qosim saat membuka sosialisasi perpajakan untuk 170 orang pimpinan Satker dan bendaharawan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kamis (10/2).

Menurut mantan Guru yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Gresik, ada 3 faktor dalam penyelenggaraan Pemerintahan, man (manusia) mony (uang) dan material (sarana prasarana). Terkait pajak dan keuangan, Qosim menyatakan hal itu sangat penting. Qosim mengingatkan kepada para Kepala Satker dan bendaharawan, agar tidak memberikan rekomendasi yang salah. “para bendaharawan harus selalu mengingatkan tentang aturan, hukum dan perundang-undangannya. Karena tidak setiap pimpinan tahu hal yang detil pada setiap masalah. Jangan lantas setiap keinginan pimpinan diloloskan. Ingat, kemarin saya membaca berita ada 158 pimpinan Daerah yang tersandung masalah hukum” ungkapnya.

Sosialisasi Perpajakan yang bertujuan untuk peningkatan peran kuasa pengguna pajak (KPA) dan bendaharawan ini bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik. Acara yang bertema,”menuju Kabupaten Gresik taat pajak”, dihadiri oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik Utara, Moch Asjraf, Kepala KPP Pratama Gresik Selatan, Dharmawansyah. Serta perwakilan dari Direktorat Pajak Jawa Timur, Sihabudin.

Dalam pidatonya saat membacakan laporan, kepala KPP Pratama, Gresik Utara mengatakan, secara Nasional tujuan kami untuk optimalisasi potensi PPN dan PPH. Anggaran pembangunan secara Nasional mencapai Rp. 1.100 trilyun. Dari jumlah itu 70% didapat dari pajak yaitu sekitar Rp. 850 trilyun. Untuk itu kami berupaya untuk mengoptimalkan pencapaian penerimaan PPN dan PPH yang secara nasional mencapai Rp. 200 trilyun. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

0 comments:

Post a Comment