KONRO BAKAR PENAMBAH KEBUGARAN



Jika Anda sedang jalan-jalan di kota Makassar, tak lengkap rasanya jika Anda tidak mencicipi masakan khas Kota Daeng tersebut. Salah satunya adalah sop konro baker, seperti yang di sajikan di sebuah warung Jalan Lompo Battang, atau sekitar lima puluh meter dari lapangan Karebosi Makassar.

Asal kata konro sendiri berasal dari bahasa Makassar yang berarti tulang iga. Jadi, sop konro baker adalah sop dengan tulang iga yang dibakar.

Namun jangan salah dulu! Masakan konro bakar, bukan berarti konro atau tulang iga murni yang dibakar. Namun masih ada daging tipis tetap disisakan menempel pada tulang iga tersebut. Konro bakar disajikan dengan tambahan bumbu kacang, mirip bumbu sate. Konro bakar, lebih nikmat jika disantap dengan nasi,atau ketupat.

Cara pembuatan konro bakar sangat sederhana,yakni dari bahan tulang iga sapi yang setelah dicuci,selanjutnya direbus dengan air yang telah dibumbui dengan bumbu seperti bawang merah,bawah putih,cabe rawit,serta bumbu rempah-rempah tambahan lainnya.

Daging tulang iga direbus,supaya menjadi lunak dan bumbunya bisa merasuk,hingga ke sela-sela tulang.

Setalah direbus,daging tulang iga atau konro itu selanjutnya dibakar hingga masak,lalu diberilah bumbu kacang yang sedikit pedas.hemmm, konro bakar pun siap disajikan.

Hemm.., terasa lebih nikmat lagi jika tulang iga ini dikulum. apalagi sopnya merupakan sop khas cita rasa Makassar yang dibuat dari bumbu rempah-rempah.

Penyebutan kata sop sendiri, sengaja menggunakan huruf tengah ”o” bukan ”u”, karena sop adalah berarti “saya orang Pangkep”. Penjual konro bakar, rata-rata berasal dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Pengunjung warung sop konro bakar karebosi mengaku puas, dengan sajian konro bakar di sini. Karena selain racikan bumbu kacangnya yang khas dan sedikit pedas, bumbu rempah-rempah lainnya juga merasuk ke sela-sela tulang, hingga membuat pengunjung ketagihan untuk mengulum tulang.

Dan ternyata, selain konro bakar dikenal lezat, juga dipercaya menambah kebugaran, karena bahan bumbu rempah-rempahnya tersebut.

0 comments:

Post a Comment