LOMBA BURUNG BERKICAU, BUKTI UDARA GRESIK MASIH AMAN



Rupanya harapan kicaumania Gresik untuk menjadikan Gresik berkicau benar-benar terwujud. Betapa tidak, sejak dilantik 7 bulan yang lalu Bupati Gresik telah 2 kali menyelenggarakan lomba burung berkicau tingkat Nasional.

Event lomba burung berkicau kali ini dibuka oleh Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto memperebutkan piala Bupati Gresik. Acara yang berlangsung pada Minggu, (17/4) di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka Hari Jadi kota Gresik ke 524, sekaligus memperingati HUT Pemkab Gresik ke 37.

Tentu ini pertanda baik, karena para penggemar burung percaya bahwa kota Gresik sebagai kota industri masih layak untuk kehidupan mahluk hidup terutama burung-burung berkicau. “Kami yakin bahwa tingkat polusi di Gresik masih aman dan tidak berpengaruh pada kehidupan, terbukti saat burung-burung ini mulai ditenggerkan, mereka langsung berkicau” demikian Bupati meyakinkan peserta.

Lomba ini unik, dan kami menganggap juri dan panitia itu hebat, karena dapat menilai baik buruknya suara burung. Bupati juga berharap agar lomba ini dilaksanakan secara fair play,”jangan ada titipan, agar lomba ini bisa menjadi tolok ukur dan ajang yang dapat dipercaya oleh komunisas penggemar burung” ujar Sambari mewanti-wanti panitia. Semoga event ini banyak memberikan kemajuan bagi kabupaten Gresik terutama pada sisi perekonomian, tambahnya.

Pada festival kali ini tampak lebih besar dan meriah dari event Bupati cup sebelumnya. Karena jumlah burung yang unjuk kebolehan lebih banyak. Pesertanyapun dari berbagai kota bahkan ada yang dari luar pulau. Menurut Ketua Panitia Festifal, Alexander, lomba kali ini dibagi dalam 23 kelas dan jenis burung. Adapun hadiah yang akan diperoleh untuk juara I Bupati Cup yaitu khusus kelas burung dari jenis anis merah, cendet, cucak hijau dan murai batu yaitu uang tunai Rp. 3 juta ditambah bonus Rp. 2 juta.

Sementara salah seorang peserta yang tidak pernah absen dalam festival burung , Rudi Pancer (38) mengaku senang bisa berlomba di Gresik. Betapa tidak, pria asal Surabaya ini Pada Bupati cup sebelumnya, berhasil meraih juara pertama Bupati Cup 2010. Burung punglor merah yang diberi nama euro milik Rudi Pancer ini berhasil menyisihkan ratusan burung punglor merah yang lain. (sdm, Humas Pemda Gresik).


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...