This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

GULAI KAMBING KACANG HIJAU UNTUK GAIRAH SUAMI ISTRI



Masakan gulai kambing, tentu sudah kerap kita jumpai. Namun, bagaimana jika gulai kambing dikombinasi dengan kacang hijau? Tentu menarik dan mengundang selera. Cukup unik karena gulai berbahan dasar daging kambing dengan kombinasi kacang hijau. Gulai jenis ini menjadi makanan favorit karena dipercaya mampu menjaga kebugaran dan gairah pasangan suami istri.

Nah! salah satu warung yang khusus menyediakan makanan khas gulai kambing kacang hijau ini adalah Warung Abbas yang berada di Desa Gading, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Hampir 30 tahun Warung Abbas setia dengan gulai kambing kacang hijau ini. Setiap hari satu hingga dua ekor kambing disediakan untuk memasak gulai.

Sebelum disajikan, daging kambing mula-mula dipotong-potong sesuai selera. Kacang hijau dan potongan daging dicuci bersih. Selanjutnya kacang hijau dan potongan daging dimasak pada tempat terpisah secara bersamaan. Tanpa campuran bumbu, biarkan kacang hijau matang mekar.

Selanjutnya bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabe besar merah, jahe, dan kunyit dihaluskan lalu digoreng. Tambah bumbu dengan garam dan klabet, atau rempah yang digunakan jika memasak gulai kambing kacang hijau agar rasa gulai menjadi lebih khas.

Nah! bumbu dicampurkan ke daging yang telah masak, kemudian ditaburi lada secukupnya, diaduk hingga merata. Setelah itu, daging dicampur dengan kacang hijau yang telah matang, aduk merata dan gulai kambing kacang hijaupun siap untuk disantap.

Agar lebih nikmat gulai kambing dapat disantap dengan kecap ditambah dengan kentang goring dan sambel pedas.

Menurutnya para pelanggan, kacang hijau dapat meningkatkan kebugaran dan gairah bagi pasangan suami istri. Nilai maupun kandungan gizi dalam gulai kambing dipercaya semakin tinggi setelah dicampur dengan kacang hijau.

Harganya cukup pas di kantong, hanya dengan 10 Ribu Rupiah, gulai kacang hijau penambah vitalitas ini sudah dapat dinikmati. Hmm.hmm..

TARI MAYANGKARA KREASI SENIMAN LAMONGAN



Tari kreasi ciptaan seniman Lamongan kembali mendapat pengakuan. Dalam Festival Karya Tari (FKT) tahun 2011 tingkat Jawa Timur 28 Mei lalu di Surabaya, karya tari baru dengan judul Laskar Mayangkara sukses memborong pulang dua penghargaan sekaligus. Yakni sebagai 10 Penyaji Terbaik dan 3 Penata Musik Terbaik.

Bukan kali ini saja tari kreasi seniman Lamongan Berjaya di sejumlah festival seni. Selama ini tari kreasi dari Lamongan kerap meraih penghargaan tertinggi di tiap event yang diikuti, baik skala regional Jawa Timur maupun nasional. Seperti pada tahun 2007 ketika Tari Boran berhasil menjadi Juara umum Parade Tari Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Disusul kemudian dengan Tari Capang Ngancak yang menjadi penyaji terbaik di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2008 silam.

“Festival Karya Tari yang diikuti tahun ini adalah bagian dari kegiatan Gelar Budaya Jawa Timur yang dilaksankan di Surabaya dan Malang, “ ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Supardi melalui Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik kemarin. Pada Gelara Budaya Jawa tahun ini, lanjut dia, Lamongan juga mengikuti pagelaran kesenian Ludruk Wahyu Budaya dengan lakon Blandong Seloguwo di Taman Budaya Genteng Kali, Surabaya.

Selain itu, masih menurut Anang, benda-benda peninggalan Sunan Drajad juga diikutkan dalam pameran museum unggulan di Taman Krida Budaya Malang. Benda-benda yang ditampilkan diantaranya Gamelan Singo Mengkorok yang dijadikan media dakwah oleh Sunan Drajad pada abad XVI M.

Sementara Tari Laskar Mayangkara seperti dituturkan Purnomo, peñata tari dan musik tari tersebut, mengisahkan perjuangan prajurit Batalyon Mayangkara melayan penjajah yang dikomandani Jarot Subiyantoro periode tahun 1945 hingga 1955. Batalyon Mayangkara di masa itu bermarkas di Desa Mantup Kecamatan Mantup. “Tari ini menggambarkan kesigapan, ketangguhan, keberanian dan semangat pantang menyerah Batalyon Mayangkara yang dikomandani Jarot Subiyantoro, “ papar dia. Tri Kristiani yang menjadi peñata rias dan busana tari ini juga berpengalaman meraih sejumlah penghargaan beberapa tahun belakangan.

JAMBORE WISATA NASIONAL SCOOTER ANTIK



Meski tergolong motor tua, motor jenis skuter atau vespa dan sebangsanya masih banyak diminati penggemarnya. Mereka memodifikasi Scooter menjadi berbagai bentuk motor yang unik dan menarik. Berbagai model hasil modifikasi tersebut bisa di nikmati dalam Jambore Nasional Sisata Scooter yang di gelar di Gresik Jawa Timur (29/05/2011.)

Untuk kesekian kalinya, Jambore Nasional wisata Scooter di gelar di gresik jawa timur. Berbagai model Scooter hasil modifikasi yang antik, mampu menarik perhatian warga. Apalagi, kegiatan tahunan yang di pusatkan di Kawasan Wisata Tlogo Ngipik Kecamatan Kota Gresik ini di ikuti oleh ratusan Scooter maniak dari seluruh Indonesia.

Ratusan Scooteris mulai dari Sumatra, Jakarta, Bandung, Jogja, hingga Bali menunjukkan motor Scooter hasil modifikasinya di jalan raya. Mulai dari Scooter yang dimodifikasi menjadi motor gede, motor kecil, hingga Scooter yang berbentuk gerobak, semuanya ada di ajang Jambore ini.

Bahkan, sejumlah di sejumlah scooter juga terpampang tulisan berisikan pesan moral seperti “JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN, BUANG DI SINI SAJA”, dan lain sebagainya.

Bahkan, kedatangan Scooterist di kota Gresik selama 2 hari ini, mampu menyita perhatian warga setempat. Apalagi, berbagai hasil modifikasi yang kreatif dan nyentrik, jarang di lihat di jalanan kota Gresik.

Meski tergolong sepeda motor tua, motor jenis vespa ini tergolong bandel. Bahkan, sejumlah Scooter mampu di naiki sekitar 8 sampai 10 orang.

Meski motor Scooter ini tidak bisa melaju cepat di jalan, namun mereka memiliki komitmen untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.(86)

MANFAATKAN GENTONG BEKAS MENJADI MINIATUR TAMAN



Gentong bekas ternyata bisa disulap menjadi karya seni bernilai tinggi. Adalah Erwin Riyanto dan Ubaidillah Fitri, 2 pemuda asal Kelurahan Demaan, Kota Kudus Jawa Tengah yang mampu membuat miniatur taman dalam gentong. Gentong seni tersebut harganya pun bisa mencapai ratusan ribu perbuah.

Di tengah hiruk pikuk kota kudus, sebuah kesibukan kecil di lakukan Ubaidilah Fitri dan Erwin, di rumahnya yang kecil di perkampungan padat kelurahan demaan, kudus, jawa tengah. Dengan tekun, pemuda jebolan madrasah sanawiyah ini menempeli batu-batu ke dinding sebuah gentong.

Gentong yang dipakai ini bukanlah barang mahal yang dibeli di pasar atau toko, melainkan gentong bekas yang retak retak dan sudah dibuang pemiliknya. Ya, melalui sentuhan seni tangan, ubaidillah mampu mengubah gentong tak berharga tersebut menjadi bahan dasar karya seni berupa miniatur taman.

Proses awal pembuatan gentong yakni melubangi dinding gentong dengan ukuran yang diinginkan. Sebelumnya disiapkan beberapa alat dan bahan yang diperlukan seperti batuan phospat, semen dan pasir, serta cat, lem dan ornamen taman.

Proses paling sulit yang membutuhkan kesabaran adalah menempelkan batu alam ke dinding gentong. Dalam proses ini dibutuhkan daya kreatifitas pembuat untuk menciptakan suasana taman di dalam ruang gentong yang kecil.

Untuk menambah kesan asri, dipasang ornamen pepohonan dan lampu hias. Sedangkan untuk membuat air mancur buatan di pasang pompa air atau aerator. Setelah semua ornamen terpasang, tinggal mengisi air dan ikan hias. Kini, jadilah sebuah miniatur taman dalam ruang gentong.

Menurut Erwin , ide awal pembuatan miniatur taman gentong ini muncul ketika dia melihat gentong bekas tak terpakai. Bekerja sama dengan ubaidilah, akhirnya dia berinisiatif membuat karya seni dari benda tak terpakai itu.

Pada saat pertama kali menjual miniatur taman gentong, kedua pemuda ini sempat kesulitan memasarkan karena masih asing di masyarakat. Namun lama kelamaan masyarakat mulai menyukai karya seni mereka.

Sejak dirintis tiga tahun silam, usaha miniatur taman gentong kini berbuah manis. Selain dipasarkan ke sejumlah daerah di tanah air seperti jawa barat, jakarta, dan sumatra, miniatur taman gentong ini diminati pula pembeli dari austria, australia dan amerika serikat.

Soal harga, taman miniatur ini dijual ratusan ribu rupiah. Untuk gentong ukuran kecil harganya hanya dua ratus ribu rupiah. Gentong ukuran sedang, tiga ratus lima puluh ribu rupiah, sedangkan ukuran paling besar harganya lima ratus ribu rupiah.

Dengan tekad baja dan kerja keras, kini Ubaidilah yang pernah menjadi korban phk pabrik mebel dan Erwin yang pengangguran sudah dapat menikmati hasil keringat mereka dari kreasi seni memanfaatkan gentong bekas menjadi miniatur taman.

Nah! Jika anda mempunyai gentong yang sudah bocor atau retak retak di rumah tidak ada salahnya untuk mencoba mengikuti kreasi yang telah dibuat oleh ubaiddilah dan Erwin.

BERWISATA SAMBIL BELAJAR IPTEK



Obyek wisata yang satu ini bisa menjadi alternatif bagi Anda para orang tua yang akan mengisi wisata liburan sambil menambah wacana Iptek pagi anak Anda. Ya, namanya Wahana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Reptile & Insect Park Kecamatan Kutasari Purbalingga Jawa Tengah. Di sini anak bisa melihat langsung peragaan aneka ilmu pengerahuan terutama fisika. Jadi selain bersenang-senang juga bisa bermanfaat.

Ada peragaan kotak hituangan semacam teka-teki yang bisa mengasah kemampuan matematika anak. Selain penjumlahan dan pengurangan, anak bisa mempraktekan langsung kemampuan berpikir dan memecahkan persoalan melalui hituangan perkalian dan pengurangan.

Gejala angin puting beliung pun di sini sudah tidak jadi misteri lagi, karena ada peragaan dengan menggunakan tabung air yang menggambarkan proses terjadinya angin puting beliung. Selain peragaan juga ada papan penjelasan tertulis. Kalau masih bingung, ada pemandu juga yang siap menjelaskan secara gamblang semua peragaan di sini.

Bagaimana dengan gejala petir yang bisa ditemui saat hujan. Dengan peragaan ini anak bisa melihat langsung proses terjadinya petir bahkan percikan api layaknya petir juga. Tentu saja ukurannya sangat kecil agar tidak membahayakan. Nada musik dan aneka gerak bisa juga dipelajari di sini.

Ada satu lagi yang unik, melalui alat bernama giroskop, anak bisa mengetahui bagaimana sebuah helikopter berputar dan berbelok. Bahkan bisa mempraktekkan langsung dengan peraga sederhana ini.

Yang lebih unik lagi adalah mencoba tidur di atas dipan penuh paku tajam. Ini bukan sulap, tetapi bisa dijelaskan secara ilmiah fenomenanya. Dan sebagai pelengkap anak juga bisa mengunjungi museum wayang dan artefak di sini.

Selain ilmu pengetahuan modern, anak juga bisa mempelajari dan melihat langsung warisan budaya leluhur seni wayang, bukan saja wayang kulit tetapi juga aneka wayang yang ada di Nusantara ini, lengkap dengan alat musik dan pakaian khasnya. Lebih lengkap bisa dibaca di perpustakaan musem. Jadi isi liburan anak Anda dengan hal yang lebih bermanfaat dan bernilai tambah. Selamat berlibur!

FUFU, IKAN ASAP ASLI KOTA CAKALANG



Sejak dulu, masyarakat Bitung, Sulawesi Utara, di kenal sebagai pelaut. Berbagai jenis ikan dapat ditemui didaerah ini. Salah satu ikan yang juga menjadi ikon kota adalah ikan cakalang atau lebih dikenal dengan ikan tongkol. Sehingga kota Bitung lebih dikenal dengan nama Kota Cakalang.

Banyaknya pengusaha ikan yang membuka usaha di kota ini, membuat pasokan ikan, khusus cakalang sering melimpah. Sehingga masyarakat kota Bitung memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka usaha kecil, yakni pengasapan ikan cakalang atau lebih dikenal masyarakat sekitar dengan nama cakalang fufu. Selain dapat menopang ekonomi keluarga usaha ini juga dapat menyerap tenaga kerja.

Cara pembuatan cakalang fufu tergolong mudah, asalkan dikerjakan dengan sabar dan ulet. Cukup dengan menyiapkan daging ikan cakalang yang telah dibersihkan, maka proses pembuatan cakalang fufu dapat dimulai. Daging cakalang yang telah dibelah menjadi dua di jepitkan ke bambu yang telah dipersiapkan.

Untuk mendapatkan warna yang bagus dan menarik dihati, lumurilah daging ikan dengan soda yang biasa dipakai dalam pewarnaan aneka panganan, dan perlu diperhatikan pililah bahan pewarna yang tidak mengandung bahan pengawet.

Sementara untuk, isi dari perut ikan berupa jantung, limpah, usus dan tulang jangan dibuang karena bagian isi perut dari ikan cakalang, dapat dimasak dan dihidangkan sebagai menu makanan untuk sajian keluarga.

Proses pengasapan daging ikan cakalang memakan waktu empat jam dan waktu yang diperlukan untuk pendinginan adalah dua jam. Untuk mendapatkan kualitas daging cakalang yang bermutu, peran pengasapan sangat dibutuhkan, api harus merata supaya sudut-sudut ikan dapat dilalui hawa panas. Daging ikan cakalang yang berkualitas dapat kita lihat dari warna kulit yang berwarna kemerah-merahan dan tidak berair.

Menurut salah seorang penjual, penjual ikan cakalang fufu dapat meraup keuntungan, 100 Ribu sampai 150 Ribu Rupiah, setiap kali memasarkan ikan cakalang fufu ini.

Untuk bahan baku pembuatan cakalang fufu, banyak dijumpai di daerah kota Bitung, selain dari hasil tangkapan nelayan tradisional, ikan cakalang atau ikan tongkol dapat juga dibeli dari pengusaha penangkap ikan di laut lepas yang membuka usaha di kota Bitung. Harga rata-rata untuk pembelian berkisar Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per kilo.

Untuk membeli ikan cakalang fufu ini, anda harus merogoh kocek Rp 30.000 untuk kelas super, dan Rp 15.000 sampai Rp 20.000 untuk ukuran sedang. Ikan asap asli dari kota cakalang ini banyak diserbu pelanggan. Bila anda berkunjung ke kota Bitung, anda dapat membeli langsung ketempat pengasapan ikan, yang banyak terdapat di daerah Girian, Bitung, Sulawesi Utara.

ATASI PENYAKIT ENCOK DENGAN DAUN POHONG



Penyakit encok bila sudah menyerang tubuh manusia, rasanya bukan main sakitnya. Bahkan kadang-kadang bagian yang sakit tersebut tidak bisa digerakkan. Dan menurut kebanyakan orang, penyakit encok ini dapat berpindah-pindah tempatnya.

Banyak orang yang berusaha menghilangkan rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit encok ini dengan jalan memijatnya. Padahal sebenarnya cara ini justru akan membahayakan penderitanya.

Adapun cara yang aman dan mudah untuk menghilangkan pe-nyakit ini adalah dengan menggunakan resep yang terdiri dari: .

a. 5 lembar daun ketela pohon

b. Sedikit kapur sirih.

Caranya :
1. Daun singkong dan kapur sirih dijadikan satu, lalu diremas-remas sampai hancur.

2. Bila sudah hancur, borehkan secara merata pada bagian badan yang terkena encok.

3. Lakukan pekerjaan seperti di atas setiap hari 3 kali. Niscaya dalam waktu dekat penyakit encok atau reumatik akan dapat disembuhkan.

Selain khasiat daunnya, Ketela pohon berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit lain diantaranya yaitu Reumatik, Demam, Sakit kepala, Diare, Cacingan, Mata kabur, Nafsu makan, Luka bernanah, Luka baru kena panas.

BONEKA AKAR WANGI TEMBUS PASAR MANCANEGARA



Di tangan Hidayatul Nafiah(30), warga Pongaran, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, akar wangi yang selama ini hanya sebagai pengharum ruangan, ternyata bisa dirangkai menjadi aneka jenis kerajinan seperti boneka, bahkan tembus pasar mancanegara.

Bukan hanya itu saja, aroma akar wangi ternyata juga menarik minat pembeli asal Timur Tengah. Sehingga aneka kerajinan berbahan baku akar wangi ini laris manis di negara seperti, Arab Saudi, Yaman, Kairo Mesir dan Palestina.

Hidayatul Nafiah mengaku, ia bersama beberapa perajin boneka akar wangi di desanya, bahkan bisa mengirim hingga puluhan ribu boneka ke sejumlah negara meski masih melalui agen dari Jogjkarta.

Di Timur Tengah, boneka akar wangi ini biasanya dijual mulai harga Rp 50.000 per unit hingga Rp 70.000 perunit. Sementara di pasar lokal, boneka akar wangi biasanya untuk souvenir dan hiasan ruangan, karena sekaligus pengharum ruangan.

Untuk pasar lokal, Hidayatul Nafiah rata-rata mampu memasarkan antara 5000 hingga 6000 buah boneka akar wangi setiap minggu. Seperti ke Malioboro, Bringharjo, Solo dan Bali. Sedang pemesanan khusus untuk souvenir hajatan, setiap bulan bisa mencapai 10 ribu buah boneka akar wangi ukuran kecil.

Di pasaran lokal aneka boneka akar wangi buatan Hidayatul Nafiah, dan kawan-kawannya biasanya dijual dengan harga mulai Rp 5000 hingga Rp 10.000 per buah, tergantung besar kecilnya boneka.

Menurut Hidayatul Nafiah, boneka akar wangi paling favorit diantaranya boneka panda, kura-kura, katak dan anjing. Sedang untuk souvenir, biasanya berupa boneka monyet dan kura-kura.

Untuk memenuhi kebutuhan akar wangi, para perajin disentolo ini biasanya mendapatkan pasokan akar wangi dari Gunung Kidul, Jogjakarta atau Wonogiri, Jawa Tengah, hingga 2 ton setiap bulan.

IKAN ETONG BAKAR, RASANYA MIRIP DAGING AYAM



Ikan laut etong, awalnya dipandang sebelah mata oleh para nelayan karena dianggap kurang enak dikonsumsi. Namun dengan sedikit kreatifitas, kini ikan etong yang memiliki kulit luar kasar tersebut, telah menjadi menu spesial, dengan rasa khasnya yang menyerupai ayam tanpa duri. Menu istimewa ikan etong bakar tersebut dengan mudah bisa dijumpai di wilayah Kota Subang, Jawa Barat.

Sepintas tidak ada yang istimewa dengan bentuk ikan laut yang disebut dengan ikan etong ini. Kulit luarnya yang kasar membuat ikan ini kurang meyakinkan untuk dimakan, namun ternyata ikan etong mempunyai rasa yang khas bila dibakar.

Proses pengolahan ikan bakar etong relatif mudah. Ikan Etong segar diambil kulit luarnya yang kasar hingga menyisakan daging yang empuk. Untuk menghilangkan rasa amis, ikan dibilas hingga tiga kali dan terakhir direndam di air kunyit. Setelah itu ikan langsung dibakar. Dalam proses pembakaran tersebut ikan dioles dengan bumbu penyedap.

Agar menghasilkan daging yang empuk, ikan dibakar diatas bara dari batok kelapa. Setelah matang ikan etong bakar disantap dengan sambal pedas yang menambah selera.

Menurut pembeli, rasa ikan etong bakar yang khas ini membuatnya selalu ketagihan ini karena terasa empuk dan gurih, dan tidak terasa bau amis seperti ikan laut lainnya.

Kelebihan dari ikan etong bakar ini, selain rasanya yang empuk ikan laut ini tidak memberikan efek bagi yang mempunyai alergi terhadap ikan laut.

Jika anda merasa penggemar makanan ikan laut, tidak ada salahnya datang dan mencoba ikan bakar etong di Warung Makan Badru Di Kawasan Jalan Eyang Dongdo depan SMP Negeri Satu, Kabupaten Subang.

Hanya dengan merogoh kocek dua puluh lima ribu hingga Empat Puluh Ribu Rupiah, satu ikan bakar etong beserta lalapannya sudah bisa Anda nikmati.(86)

LOMBA BLOG INTERAKTIF UNTUK GURU



Ada yang berbeda dalam Lomba Blog Interaktif Guru dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-442 tahun ini. Pesertanya kali ini diharuskan membuat desain web blog (blog) di hadapan panitia. Hal tersebut untuk mengantisipasi peserta yang blognya dibuatkan orang lain.

Di prediksi, Puluhan guru kembali akan berkompetisi dalam Lomba Blog Interaktif Guru dalam rangka HJL. Kegiatan itu adalah bagian dari kampanye pemanfaatan teknologi informasi (TI) sebagai media pembelajaran.

“Siswa kini sudah tidak awam dengan dunia maya. Karena itu diharapkan pengajar juga bisa menyesuaikan dengan kecepatan perkembangan siswanya. Salah satunya bisa dengan memanfaatkan blog sebagai media pengajaran yang selaian efektif juga lebih efisien, “ ujar Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE) Hurip Tjahyono melalui Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik, Senin (23/5).

Dijelaskan pula olehnya, mulai tahun ini peserta lomba diharuskan membuat desain blognya langsung di hadapan panitia. “Ini hanya sebagai penegas saja bahwa blog yang didesain benar-benar milik guru bersangkutan. Tahun lalu peserta tinggal mengirim alamat blognya ke panitia via email. Semoga dengan aturan baru ini akan bisa semakin meningkatkan mutu media ajar yang dibuat guru di blognya,“ imbuhnya.

Selain Lomba Blog Interaktif Guru, KPDE tahun ini juga Menggelar Kompetisi Film Pendek Tingkat Pelajar. kompetisi film pendek tersebut diharapkan bisa menjadi wadah pelajar untuk menyalurkan bakat kreatif siswa dalam pembuatan film tentang wisata, kuliner dan produk ungulan di Lamongan. Kompetisi ini dikususkan untuk pelajar SMP dan SMA sederajat.

Film yang dikirimkan ke panitia haruslah film dengan ide yang orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis. Sementara penggunaan bahasa, panitia tidak akan membatasi penggunaan bahasa dalam film pendek tersebut. Selama tidak mengandung unsur SARA, peserta dibebaskan memilih bahasa yang digunakan. Baik itu bahasa daerah maupun asing. Tentunya dengan konsekuensi harus menyertakan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.

PENGLIHATAN LEBIH BENING DENGAN GURAH MATA



Dirumahnya yang sederhana, Suwantoro(36) warga Dusun Senik, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, nampak beberapa pasien gurah mata menunggu antrian untuk terapi gurah mata oleh Suwantoro.

Sebelum melakukan terapi, Suwantoro, menyiapkan beberapa perlengkapan seperti tissue untuk membersihkan kotoron yang keluar dan obat terapi herbal yang diramunya sendiri berupa madu dan ramuan rempah-rempah lainnya. Sayang, Suwantoro enggan merinci jenis rempah-rempah yang di gunakannya.

Selanjutnya pasien dipersilakan berbaring, kemudian sang terapis mulai melakukan gurah mata, dengan cara menyemprotkan obat terapi disertai pijatan disekitar kening dan mata pasien. Hanya butuh waktu kurang lebih 10 hingga 15 menit saja, proses pembersihan indera penglihatan itupun berakhir.

“tadinya, saya sempat ragu karena takut mata saya sakit. Ternyata, tidak berasa apa-apa dan mata terasa lebih bening”, ujar salah seorang pelanggan.

Menurut Suwantoro, terapis mengaku mendapat ilmu gurah mata ini dari leluhur serta belajar pada orang yang ahli terapi. Gurah mata ini bisa mengobati mata minus( rabun jauh), mata plus( rabun dekat), katarak, mata silinder, dan lainnya.

Pasiennya pun beragam, mulai kalangan anak-anak, remaja sampai orang tua, bahkan tidak sedikit dari pasien gurah mata ini, mereka para calon pencari pekerjaan yang menerapkan tes kesehatan ketat, seperti PNS, TNI, polri dan Tenaga Kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri.

Selain gurah mata, Suwantoro juga membuka terapi seperti bekam, gurah hidung dan terapi listrik.

Untuk gurah mata, pasien hanya mengeluarkan kocek sebesar rp.10.000 sekali terapi. Untuk bekam dan gurah hidung, Suwantoro mematok tarif sebesar rp. 30.000 sekali terapi, sedang terapi listrik Suwantoro tidak mematok harga pasti cukup seikhlasnya saja.

Usaha terapi yang digeluti Suwantoro sejak tahun 2004 lalu ini hingga kini selalu ramai didatangi pasien untuk terapi, datang bukan hanya dari wilayah Kabupaten Kulon Progo ini saja, bahkan dari luar juga ada seperti Jogjakarta, Magelang dan Purworejo Jawa Tengah.

TAKLUKKAN KUDA LIAR DENGAN TARIAN GANDRUNG


Kemolekan dan gerak penari gandrung di Banyuwangi ternyata mampu meluluhkan kuda pacu yang liar. Bahkan, kuda tersebut akan mengikuti gerak penari gandrung dengan lenggak -lenggok yang menarik. Kesenian yang mengkolaborasikan antara tarian gandrung dan kuda pacu tersebut disebut Jaran Kencak Paju Gandrung.

Kesenian kuda paju gandrung, tidak jauh berbeda dengan pertunjukan kesenian gandrung Banyuwangi pada umumnya. Dalam setiap tarian, juga di iringi gending gandrung Banyuwangi seperti podo nonton, sekar jenang, gurit mangir serta berbagai gending gandrung Banyuwangi lainnya.

Atraksi kuda menari bersama gandrung Banyuwangi ini di lakukan oleh dua ekor kuda yang ditungganggi sang joki tradisional. Kuda tersebut menari seolah mengikuti gerak penari gandrung. Bahkan, kuda pacu juga dihias sedemikian rupa, mulai dari kaki hingga kepala sehingga terlihat unik dan menarik untuk ditonton.

Meski pada umumnya kuda pacu tergolong liar dan beringas, namun dalam seni ini, kuda paju gandrung mampu menari bersama gandrung dalam satu arena pertunjukan.

Untuk bisa menghipnotis kuda, sang penari gandrung dituntut memiliki keterampilan dan kelihaian khusus, sehingga, penari harus bisa menghindar jika kuda terlihat mulai beringas.

Tidak hanya penari gandrung, namun, joki juga dituntut memiliki ketrampilan khusus menarikan dan mengendalikan kuda pacu di arena tari.

Kesenian ini berkembang dikalangan pengemar kuda pacu di Banyuwangi sekitar tahun 1990-an. Pada perkembangannya, komunitas ini hanya beberapa orang, namun saat ini, jumlahnya sudah mencapai seratus orang.

Untuk melestarikan seni tradisi kuda paju gandrung ini, para penggemar kuda pacu mengemas acara seni kuda paju gandrung ini untuk acara arisan anjang sana sebulan sekali atau hajatan bagi kumpulan penggemar kuda pacu.

KEDAI MBAH GOOGLE, SUGUHKAN MENU BERBAU CYBER



Banyak cara dilakukan pedagang untuk menjaring pelanggannya agar betah berlama-lama di kedainya. Di Jalan Manggis Banjarmasin Kalimantan Selatan, sebuah kedai makanan dan menuman menyuguhkan menu dengan tampilan nama berbau cyber. Tak ayal banyak pelanggan terutama kawula muda yang kepincut dan penasaran untuk mencobanya. Padahal menu disajikan tak ubahnya dengan yang ada pada umumnya.

“Kedai Mbah Google”, itulah nama kedai itu. Sebuah nama yang cukup mengherankan. Tapi jangan salah dulu, nama itu di gunakan karena sebelumnya kedai ini adalah sebuah warung internet atau warnet.

Namun, di samping itu, nama “Mbah Google” juga menjadi strategi pasar untuk menjaring pelanggan, agar betah berlama-lama di kedai. Apalagi, menu-menu yang di suguhkan juga berbau cyber seperti Gado-Gado “Hacker” , Juice Twiter, Juice Facebook, Roti Bakar AVG, Roti Bakar Smadav, Pisang Bakar “Yahoo”, Pisang Bakar “Firefox” dan Bubur Ayam “You Tube”.

Pisang baker Yahoo adalah salah satu menu favorit yang banyak di suka pelanggan. Membuat pisang baker tidak membutuhkan waktu lama. Cukup 3 menit saja, pisang bakar Yahoo sudah siap di sajikan.

Terbukti banyak pelanggan terutama kaula muda yang kepincut dan penasaran untuk mencobanya. Padahal menu yang disuguhkan tak ubahnya dengan menu yang ada pada umumnya.

Tak hanya itu, di kedai ini tersedia fasilitas “Hot Spot” internet. Jadi sambil menikmati citarasa makanan dan menuman, pelanggan bisa pula berselancar didunia maya. Jadi semuanya serba cyber.

Menurut pemilik kedai, Tri Buwono, nama Mbah Google sengaja di pilih karena warnet yang di kelolanya kurang menghasilkan rupiah sesuai harapan menyusul menjamurnya warnet di Banjarmasin. Setelah mencoba usaha baru ini, usaha Tri Buwono, justru berkembang

Nah untuk harga ditanggung murah. Setiap porsi makanan dan minuman dipatok rata-rata 6 Ribu Rupiah. Mau mencoba?

DEWI SRI BERSAMA KWAN IEM KEMBALI MESRA



Foto ini aku ambil di sebuah sudut desa dekat Padepokan seni DAUN, tepatnya desa Banjarsari, dekat terminal Bunder- Gresik- Jawa Timur, tanggal 3 Mei 2011, pukul 12.39 WIB.

Dalam sejarah peradaban, Padi sesungguhnya adalah tanaman rawa, yang kemudian dibawa ke sawah, bahkan sampai ke puncak-puncak bukit ditanam tanpa air menggenang.

Namun walau bagaimanapun, padi yang terbaik adalah yang ditanam seperti asalnya, meniru rawa, dirawat tanpa perlakuan kimia (pupuk, pestisida dan seterusnya).

Untuk memahami muasal padi dari rawa agak sulit ternyata, karena ribuan tahun manusia telah membawa padi jauh dari rawa, berpisah dengan teratai untuk selamanya.

Namun kali ini aku beruntung, karena hanya dengan melangkah kaki beberapa meter saja dari Padepokan Seni DAUN tempat tinggalku, aku menemukan padi (lengkap dengan bulir-bulirnya yang sebagian besar telah dtuai) berdampingan-utuh dengan teratai yang sedang mekar. Seperti menyaksikan Dewi Sri dan Kwan Iem secara bersamaan.

saat menemukan lokasi ini, aku seperti pergi ke ribuan tahun silam saat padi belum dibawa oleh peradaban manusia keluar dari muasalnya: rawa.

mungkin moment dalam foto init tidak anak pernah bisa diulang, kecuali mesin waktu benar-benar telah ditemukan.

Disadur dari akun Facebook Arik S. Wartono
copyright @ Padepokan Seni DAUN

KOPI CACING, ALTERNATIF OBAT PENYAKIT DALAM



Di Lamongan Jawa Timur, sebuah warung kopi menyuguhkan minuman kopi dengan campuran cacing tanah. Di percaya, kopi cacing dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kopi cacing ini dapat di nikmati semua kalangan, baik anak-anak maupun orang tua.

Cacing tanah bagi sebagian orang merupakan hewan yang menjijikkan karena bentuk dan hidupnya di tempat yang kotor.

Siapa sangka, di sebuah warung sederhana milik pak Brewok di Jalan Pahlawan Kelurahan Tumenggungan Kota Lamongan, cacing tanah di suguhkan dalam bentuk minuman kopi cacing. Kopi cacing di percaya dapat menyembuhkan penyakit dalam.

Pak Brewok yang memiliki nama asli Kamari ini, telah bergelut dengan kopi cacing sejak empat tahun lalu.

Pengolahan cacing cukup di goreng. Sebelumnya, cacing di peroleh pak Brewok disekitar pakarangan rumahnya. Cacing yang masih bercampur tanah di bersihkan dengan air. Tak perlu waktu lama, cacing kemudian di goreng tanpa bumbu. Usai di goreng hingga gosong, cacing kemudian di haluskan dengan sendok, cukup di atas cobek kecil.

Untuk lebih istimewa dan menghilangkan rasa amis, kopi cacing di suguhkan bercampur dengan jahe dan susu. Satu sendok kecil serbuk cacing cukup untuk satu gelas kecil kopi cacing. Kopi cacing pun siap di hidangkan.

Menurut Kamari, kopi cacing di percaya menyembuhkan penaykit dalam seperti sakit panas, mag, liver, tipus dan penyakit dalam lainnya. Kopi cacing dapat di numum semua kalangan, baik anak anak maupun orang tua.

Toni salah satu pelanggan tetap kopi cacing mengaku telah mengkonsumsi kopi cacing cukup lama. Terbukti kopi cacing dapat menyembuhkan peyakit dalam, seperti penyakit tipus yang di alaminya.

Meski belum ada penjelasan medis mengenai khasiat cacing ini, pak Brewok beserta pelanggannya optimis, bahwa kopi cacingnya mampu menjadi alternatif bagi para penderita penyakit liver, tipes dan penyakit lainnya. Terbukti, pelanggan semakin banyak dan belum ada yang komplain dengan resep kopi cacingnya.(86)

FAKTA ARKEOLOGIS LAMONGAN IBU KOTA KERAJAAN AIRLANGGA



Sejumlah fakta arkeologis yang bisa membuktikan Lamongan sebagai salah satu ibu kota Kerajaan Airlangga (Kahuripan) kemarin dipaparkan beberapa akademisi pengetahuan budaya dan LSM di Ruang Sabha Dyaksa Lamongan. Meski demikian masih terdapat sejumlah ketidaksepakatan detail fakta dari paparan mereka.

Hasil pemetaan dan penelusuran jejak situs dan prasasti Airlangga di Lamongan tersebut dibuka Bupati Fadeli. Hadir sebagai pemateri adalah Agus Aris Munandar dan Ninie Susanti, keduanya dari Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Juga Ketua Lembaga Studi dan Advokasi untuk Pembaruan Sosial (LSAPS) Supriyo.

Supriyo dalam kesimpulannya menyampaikan banyak jejak arkeologi berupa prasasti tersebar di Lamongan. Sehingga Lamongan berpotensi untuk menjadi rujukan utama penggalian sejarah Kerajaan Airlangga. “Kemungkinan besar mampu membuktikan sebagai salah satu ibu kota Kerajaan Airlangga. Itu berdasarkan fakta arkeologis yang ada. Yakni Prasasti Pamwatan tahun 1042 masehi dan Prasasti Terep tahun 1032 masehi, “ ungkap dia.

Disebutkan olehnya, dari hasil penelusuran LSAPS di lapangan, terdapat 30 prasasti di Lamongan. Banyak prasasti itu sekarang hilang. Diantaranya Prasasti Pamwatan, Garung dan Prasasti Candisari. Ditambah lagi sebagian besar prasasti yang ada dalam kondisi memprihatinkan. “Sehingga Pemda diharapkan pro aktif melakukan perlindungan benda cagar budaya sebelum sejarah besar Lamongan lenyap tinggal cerita, “ katanya.

Lebih lanjut, Agus dan Ninie sepakat bahwa Lamongan adalah lokasi salah satu ibu kota Kerajaan Airlangga. Sejumlah fakta memang menunjukkan Keraton Airlangga berpindah-pindah karena diperkirakan kondisi politiknya yang belum stabil. Sampai saat ini, Keraton Airlangga baik di Wwatan Mas, Kahuripan dan Dahanapura belum dapat diketahui lokasinya secara pasti.

Agus cenderung sepakat dengan asumsi bahwa keraton pertama Airlangga, yaitu Wwatan Mas terdapat di wilayah Lamongan. Sementara keratin terakhirnya, Dahanapura disamakan dengan Daha, ibu kota wilayah Panjalu (saat ini Kediri). “Fakta yang ada tipis untuk menunjukkan bahwa Wwatan Mas berlokasi di utara Gunung Penanggungan. Justru dari Prasasti Wotan yang ada di Dusun Wotan/Lamongan, kemungkinan besar Wwatan Mas Airlangga berada di Lamongan. Banyak laporan yang menyebutkan serinngkali ditemukan artefak emas, arca, kertas emas tipis dan perhiasan di sekitar Dusun Wotan, “ ungkap dia.

Sementara Ninie justru menyebutkan konsentrasi temuan prasasti setelah 964 saka (Prasasti Pamwatan) yang isinya menyiratkan keraton baru Airlangga, Dahana Pura, berada di wilayah Kabupaten Lamongan. Yaitu terbanyak ditemukan di wilayah Kecamatan Sambeng dan Ngimbang. Berdasar analisis distribusional prasasti, dia percaya Kerajaan Airlangga mula-mula berada di sekitar Surabaya, kemudian berpindah ke wilayah lebih pedalaman di daerah aliran Sungai Brantas dan Bengawan Solo akibat serangan musuh.

“Sebagian besar prasasti di Lamongan ditemukan dalam kondisi sudah sangat aus, sehingga sebagian prasasti batu yang ada di Lamongan tidak dapat diketahui kronologi waktunya. Namun beradasar analisis paleografi, aksaranya diketahui dari masa pemerintahan Raja Airlangga, “ papar dia.

Fakta lain di paparkan Supriyo terkait dengan kelahiran Lamongan. Setelah kemunduran Majapahit yang juga berimbas pada kemunduran Perdikan Biluluk di Lamongan Selatan, wilayah utara Lamongan justru berkembang dengan lahirnya perdikan-perdikan Islam. Seperti Perdikan Sedayu, Drajat dan Sedang Dhuwur.

Perdikan Drajat pada tahun 1475 atau 1553 M dipimpin oleh Sunan Drajat, keturuna Sunan Ampel. Sementara Perdikan Sendang Dhuwur pada tahun 1483/1561 M dipimpin Sunan Sendang atau Raden Rahmat.

Kemudian di periode yang sama, di wilayah tengah, di Tumenggungan yang sekarang masuk wilayah Kota Lamongan berkembang pemerintahan di bawah kendali Rangga Hadi dengan gelar Tumenggung Surajaya tahun 1569-1607 M. Wilayah ini masuk kendali Kasultanan Giri. Pengangkatan Rangga Hadi inilah yang sampai sekarang dijadikan dasar penentuan Hari Jadi Lamongan.

TEKUN MENYADAP GETAH POHON PINUS



Ribuan pohon pinus di kawasan hutan tompobulu kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tak hanya menyumbang kesejukan alam bagi warganya. Tapi getah yang diteteskan pohon tersebut telah merubah ekonomi warga sekitar, dalam tiga tahun terakhir, sejak terbuka akses pasar ekspor komoditas tersebut.

Di saat sebagian besar kaum pria ditempat ini mencari nafkah dengan berkebun dan membajak sawah, kaum perempuan terutama ibu-ibu di kawasan hutan pinus sibuk menyadap getah pinus yang terbukti telah memberikan nilai ekonomis yang cukup lumayan.

Ibu-ibu ini setiap harinya mengitari kawasan hutan pinus untuk menyadap getahnya. Saat menemukan pohon pinus yang sudah layak sadap, mereka dengan cekatannya mengarahkan alat sadapnya di batang-batang pohon pinus .

Menurut para ibu-ibu, aktivitas menyadap getah pinus ini adalah pekerjaan yang menantang. Meski demikian, pekerjaan ini, sangat membantu menghidupi kebutuhan keluarganya .

Setiap menjual getah hasil sadapannya, mereka bisa mendapatkan penghasilan antara 100 hingga 150 Ribu Rupiah perharinya. Bagi para penyadap getah, pendapatan sebesar itu cukup lumayan untuk membantu perekonomian keluarga.

Di kawasan hutan pinus tompobulu ini, sedikitnya terdapat 100 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya dari menyadap getah pinus.

Aktivitas penyadapan getah pinus didaerah ini mulai di lakukan warga setempat, sejak Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan kesempatan kepada penduduk didesa ini, mencari penghidupan tambahan selain dari pekerjaan berkebun dan membajak sawah .

Pemerintah setempat menyiapkan lahan hutan pinus sebanyak 300 hektar untuk digarap oleh warga. Hasilnya pun sudah dirasakan oleh warga setempat. Bahkan roda perekonomian didaerah ini terus bergerak.

Selain sebagai objek wisata alam, dikawasan hutan pinus inipun mulai bermunculan para pedagang musiman setiap musim penyadapan getah pinus tiba.

Salah satu perusahaan swasta di Sinjai bekerjasama dengan petani, memasarkan getah pinus tersebut keluar negeri, khususnya Portugal. Getah digunakan sebagai bahan campuran pembuatan cat, lem, pelapis kertas, flitur, bahan ebonit, bahan pengawet makanan, bahan baku pembersih lantai, bahan campuran lipstik, semir sepatu, sabun, pelapis coklat dan sebagainya.

MENAPAK SUKSES MELALUI DRESS PAINTING



Berawal dari sekedar hobi, Indah Nur Qoriah, seorang pelukis baju (dress painting) di kawasan Asri Katon, Pakis, Malang, Jawa Timur, kini mampu menjadi seorang wirausahawan sukses.

Sembilan tahun lalu, usaha jahit yang dijalankan suaminya bangkrut. Berbekal kegemaran menjahit, Indah mulai menggantikan peran sang suami untuk mencari nafkah.

Pekerjaan yang ditekuninya, perlahan mulai membuahkan hasil. Usaha jahitannya berkembang, lalu muncul ide melukis di atas kain termasuk aneka busana dengan lukisan tangan dan sulaman cantik dan unik.

Karya baju lukis ini pun, mendapat sambutan positif para pelanggannya, hingga pesanan terus berdatangan dari berbagai daerah. Dampaknya, tak hanya ekonomi keluarga yang terselamatkan, namun sang suami ikut terlibat lagi dalam mengembangkan usaha ini.

Seiring berkembang usahanya, sebanyak 30 remaja putri, yang sebagian besar tidak sanggup melanjutkan sekolah, kini bekerja di membantu Nur Indah. Perlahan, karya-karya Indah kini semakin diburu butik-butik dari kota-kota besar. Bahkan mulai dari harga termurah, yakni 50 Ribu Rupiah hingga Jutaan Rupiah omset perbulan, mampu diserap habis.

Murah dan mahalnya produk buatan tangan ini, tergantung dari bahan kain untuk melukis cat tekstil dan tingkat kesulitan motif lukisannya.

Untuk menghasilkan produk lukisan yang berkualitas, perajin Indah Nur, menggunakan pewarna spesial yakni polystrek dan katalis, untuk penguat warna. Karena itu, meskipun lukisannya dibuat secara timbul dan mirip hasil bordiran, tetapi warnanya tidak mudah pudar.

Beragam corak dan motif kreasi baju lukis kini merambah pada mukena dan beragam jenis tas lukis. Sebagian besar, adalah pesanan pabrik skala besar, dengan permintaan produksi rata-rata seribu buah per bulan.

Jumlah produksi ini, belum termasuk pesanan baju lukis ekslusif yang hingga kini seperti tak berhenti mengalir. Tak heran, jika omzet penjualan baju lukis ini, mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Sebuah pencapaian yang pantas diteladani. Dari keterpurukan ekonomi dan tak berhenti berkreasi, mampu menghasilkan karya berbuah kesuksesan.

KELOM BATIK CANTIK TEMBUS PASAR EKSPOR



Membatik ternyata tidak hanya bisa dituangkan di kain saja. Di kota Tasikmalaya, Jawa Barat, batik tulis juga dituangkan dalam kayu dan dijadikan sandal. Namanya kelom batik, yakni perpaduan kelom geulis asli Tasik dengan corak budaya Jawa. Kelom batik tersebut kini sudah dipasarkan diseluruh dunia. Jepang merupakan negara yang rutin dieksport setiap bulannya.

Salah satu boutique terkemuka yang menjual hasil karya kelom batik berada di Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Boutique ini merupakan sentra pengrajin kelom batik asal Tasikmalaya, milik Ana Nuryana. Kelom batik tersebut merupakan slop atau kelom geulis yang dipadukan dengan corak dan budaya Jawa, dengan motif batik.

Sama seperti pembuatan kelom geulis lainnya, sebelum diproses untuk dilakukan pembatikan, terlebih dahulu kelom dipola sesuai motif pesanan dan khas Tasik. Baru setelah itu kemudin dilakukan pembatikan.

Setelah dibatik kemudian dicelupkan kedalam air pewarna dari kayu, kemudian dijemur dibawah terik matahari. Selain batik ada juga kelom yang di airbush. Kelom ini dicat terlebih dahulu sebagai dasar. Kemudian di air bush dan biasanya mengunakan motif bunga.

Kelom batik dan kelom airbush sama cantik dan menariknya. Jika anda tertarik bisa membuat motif sendiri. Ciri khas batik Tasik adalah gambar bunga yang warnanya mencolok.

Ana Nuryana, sudah sepuluh tahun lamanya menggeluti usahanya. Kini produknya sudah dipasarkan diseluruh dunia.

Setiap hari Ana bisa memproduksi sekitar 200 pasang, namun itupun tak sebanding dengan pesanan yang setiap harinya mencapai 1.000 pasang. Dengan Harga bervariasi dari 75 Ribu Rupiah sampai 90 Ribu Rupiah per pasang.

Untuk ekspor ke Jepang saja, setiap bulannya dia harus mengeksport sekitar 600 pasang, sementara ke Belanda sekitar 200 pasang. Selain mengeksport dia juga sudah mengisi hampir setiap outlet dan boutique diseluruh Indonesia.

SATE CUMI SAMBAL TRADISIONAL PENUH SENSASI



Sate kambing atau ayam adalah menu yang biasa kita jumpai setiap hari. Namun, jika Anda merasakan sate cumi-cumi bumbu sambal kampung, di sebuah kedai di Situbondo Jawa Timur, Anda akan merasakan sensari luar biasa.

Warung yang menyediakan menu sate Cumi-cumi sambal tradisional berada di kedai makanan di jalan Panglima Sudirman kota Situbondo, yang dikelola Ririn (41 tahun). Menu tersebut tergolong jarang didapatkan di tempat lain, sehingga sajian sate cumi-cumi dengan lalapan sayur dan sambal kampong tersebut akan menggoda selera banyak orang.

Menurut Ririn, ide awal membuat menu unik ini bermula saat ia melihat sejumlah tempat makan hanya menyajikan menu cumi yang digoreng. Ingin berbeda dengan kedai lain, Ririn berusaha menyajikan menu cumi-cumi dengan sajian yang berbeda.

Tak hanya di minati warga Situbondo, menu kreasi Ririn ini juga digemari warga luar kota yang kebetulan melintas di jalur Pantura Situbondo untuk tujuan Bali– Surabaya dan sebaliknya.

Setidaknya, tiap hari Ririn mampu menjual hingga 70 porsi menu sate cumi-cumi bumbu sambal kampung. Ririn sengaja memodifikasi sate cumi-cumi dengan bumbu sambal kampung karena permintaan pembelinya.

Sambal kampung terdiri dari paduan cabe, tomat muda, terasi, garam dan sedikit gula yang dihaluskan, sajian sate cumi-cumi makin terasa sensasinya dengan sambal ini karena bumbu tradisionalnya yang alami dan kerap memanjakan lidah penikmatnya.

Menikmati satu porsi sate cumi-cumi sambal kampung plus nasi dan minuman, cukup dengan membayar 20 Ribu Rupiah saja. Cukup murah bagi mereka yang kantongnya pas-pasan.

JARING PEMAIN BERKUALITAS DENGAN TIRU KONSEP SEPAK BOLA MODERN



Satu lagi akademi sepak yang meniru konsep sepak modern berdiri di kota Gresik, Jawa Timur. Akademi yang baru berdiri sebulan lalu dan dikomandani mantan pemain timnas Widodo Cahyono Putra, dirancang untuk menjaring pemain berkualitas baik tingkat Nasional maupun Internasional (15/05/2011.)

Untuk mencari bibit pesepak bola usia remaja, sebuah akademi pesebak bola yang baru berdiri di Gresik ini, mencoba menjaring pemain berkualitas.

Untuk tahap awal dari 200 pendaftar nantinya akan diseleksi lagi selama 3 bulan dan di seleksi menjadi 100 pemain dengan sistem berjenang termasuk jenjang degradasi.

seleksi yang dilakukan di akademi sepak bola ini diberlakukan secara profesional. Mulai dari juggling, passing, shoting, heading, dribling, hingga controlling.

Selain dibekali cara bermain bola proporsional, mental pemain juga menjadi tujuan keberadaan akademi sepak bola bernama wahana citra pesepakbola ini. Pasalnya, menjadi pemain berkualitas tidak hanya membutuhkan skill saja, tetapi juga dibutuhkan mental yang kuat.

Sesi latihan tidak hanya di lapangan saja, tetapi juga menerapkan latihan di dalam kelas untuk mendalami teori bermain bola yang benar sesuai posisinya. “Harapan saya, anak-anak nantinya bisa di rekrut sebagai pemain sepakbolab ternama yang professional” ujar Widodo C Putra.

Tak tanggung-tanggung, Akademi sepak bola ini akan mendatangkan sejumlah pelatih kawakan seperti Hermansyah, Rudy William Keltjes, bambang nurdiansyah, m basri dan lain sebagainya.

LOMBA FILM PENDEK WISATA UNTUK PELAJAR



Dalam Hari Jadi Lamongan ke-442 tahun ini, Pemda Lamongan menggelar lomba Film Pendek (Tour Short Film) bagi pelajar. Program ini merupakan media bagi pelajar yang memiliki ketertarikan dalam dunia film.

“Kabupaten Lamongan beberapa tahun ini telah mengalami perkembangan pesat, terutama industri wisatanya. Sementara di sisi lain, kini banyak sekolah kejuruan yang membuka program multimedia. Sehingga lewat kompetisi film pendek yang kami adakan ini diharapkan bisa menjadi wadah pelajar untuk menyalurkan bakat kreatifnya dalam pembuatan film tentang wisata, kuliner dan produk ungulan di Lamongan, “ ungkap Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE) Hurip Tjahyono melalui Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik.

Menurut dia, masih banyak potensi wisata di Lamongan yang bisa diangkat selain WBL dan Mazoola wilayah pantura. Lamongan juga kaya akan kuliner yang bisa dimunculkan selain nasi boran dan soto. “Kami berharap akan muncul ide-ide kreatif yang memunculkan potensi dari berbagai penjuru Lamongan. Sehingga bisa dijadikan ide segar untuk pengembangan potensi Lamongan kedepan, “imbuhnya.

Dia berharap bagi peserta pelajar SMP dan SMA agar mengirimkan film dengan ide yang orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis. Dia juga mengatakan panitia tidak akan membatasi penggunaan bahasa dalam film pendek tersebut. “Selama tidak mengandung unsure SARA, peserta dibebaskan memilih bahasa yang digunakan. Baik itu bahasa daerah maupun asing. Tentunya dengan konsekuensi harus menyertakan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia, “ ujarnya.

Pendaftaran peserta sudah dimulai sejak 27 April lalu dan ditutup 19 Mei. Sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 25 Mei di email resmi Pemkab Lamongan. Pendaftarannya sendiri dilakukan secara online di kpde@lamongan.go.id atau di kantorpde@yahoo.com. Detail persyaratn lomba juga bisa dilihat di website resmi Pemkab Lamongan www.lamongankab.go.id.


PT POLOWIJO GOSARI PRODUSEN DOLOMIT TERBESAR DI INDONESIA



Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menyebutkan ada 19 wilayah holtikultura di Gresik diantara 76 yang ada di Jawa Timur. Untuk itu Bupati menyambut baik rencana pengembangan Holtikultura PT Polowijo Gosari seluas 2000 ha. Bupati berharap agar PT Polowijo Gosari semakin memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitar. Harapan ini disampaikan oleh Bupati saat berpidato pada resepsi HUT PT Polowijo Gosari ke 33 yang dipusatkan dilingkungan pabrik di Ujungpangkah Gresik, Rabu (11/5).

Kemajuan PT Polowojo yang sudah 33 tahun ini menunjukkan grafik yang naik. Naik dari sisi produksi, naik dari sisi pengembangan dan naik dari sisi keuntungan. “bagi kami yang penting bisa mensejahterakan masyarakat sekitar. Percuma saja meski sudah berskala Nasional maupun international bila masyarakat sekitarnya tidak sejahtera” himbau Sambari berulang-ulang.

PT Polowijo Gosari yang berpusat di Jalan Raya Ujungpangkah ini berdiri sejak 11 Mei 1978. Sebagai Perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha perusahaan ini punya prospek besar. Berbagai bidang usaha digeluti mulai dari pertambangan kapur, pembuatan pupuk dolomit serta sebagai perusahaan agrobis yang mengembangkan produk buah-buahan dan holtikultura.

Bahkan PT Polowijo Gosari mengklai sebagai pusat dan produsen Dolomit terbesar di Indonesia dan berskala International. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Perusahaan M. Achmad Jauhar Arifin. Dalam kesempatan itu Arifin menyampaikan beberapa kegiatan sosial yang dilakukan yaitu, khitanan massal serta pembagian sembako untuk masyarakat disekitar pabrik.

Arifin juga berjanji bahwa pihaknya akan siap berada dibelakang Bupati dalam membangun perekonomian Gresik. Seperti yang disampaikan Bupati tentang pengembangan kebun inti holtikultura yang meliputi wilayah Panceng, Ujungpangkah dan Dukun. “Kebun inti ini nantinya di tengah-tengahnya akan dibangun sekolah yang meneliti tentang holtikultura. Harapan saya Kebun inti ini akan menjadi pusat Holtikultura di Indonesia”. Ujar Arifin. (sdm)

GURIHNYA AYAM BAKAR TULANG LUNAK



Daging ayam merupakan salah bahan makanan yang banyak di konsumsi masyarakat. Namun. Pernahkan anda menikmati rasa dagina ayam dengan di tambah gurihnya tulangnya yang lunak? Menu seperti ayam bakar tulang lunak asli Sidoarjo JAwa Timur, banyak dicari warga.

Menu yang banyak terdapat di warung di kawasan Jalan Diponegoro kota Sidoarjo ini memiliki citarasa khas, Selain daging lebih kenyal karena berbahan ayam kampong, ayam bakar tulang lunak juga dimasak dengan bumbu rempah. Sehingga terasa lebih gurih.

Untuk mendapatkan satu porsi ayam bakar tulang lunak ini, Dibutuhkan waktu lebih lama dibanding ayam bakar biasa, Karena proses memasaknya yang membutuhkan tiga tahapan.

Sebelum dibakar, ayam kampung yang akan dimasak dikukus terlebih dahulu dengan campuran bumbu rempah. Setelah dikukus, ayam kemudian digoreng dengan campuran telur.
Ayam kampung yang telah digoreng ini, kemudian ditiriskan dan dibakar dengan campuran kecap manis dan lombok sekitar 15 menit.

Biasanya, ayam bakar tulang lunak ini dinikmati pecinta kuliner untuk hidangan tambahan makan siang, atau saat cuaca dingin seperti musim hujan saat ini.

Soal rasa, jangan di tanya. Karena perpaduan rasa gurih daging ayam menyatu dengan rasa tulangnya yang lunak serta tambahan bumbu alami.

Meski membutuhkan waktu yang lama dan bumbu yang berbeda, harga ayam bakar tulang lunak khas Sidoarjo ini cukup murah dan bisa dijangkau untuk semua kalangan. Untuk satu potong ayam bakar tulang lunak, Hanya dibutuhkan uang dibawah sepuluh Ribu Rupiah.

Bagi penikmat kuliner, belum pas rasanya, Jika jika belum merasakan nikmatnya ayam bakar tulang lunak tersebut.

LUCU, KONTES KUCING MAKAN LAHAP



Tak semua orang suka memelihara Kucing. Di samping liar dan sering mengotori rumah, Kucing juga kerap membawa penyakit yang membahayakan pemiliknya. Namun, kesan tersebut tidak tampak sama sekali saat kita menyaksikan kontes Kucing sehat yang di gelar para pecinta Kucing di Gresik Jawa Timur (08/05/2011.) Apalagi, salah satu jenis lombanya adalah Kucing makan lahap.

Bertempat di GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, ratusan pecinta berlaga memperlihatkan Kucing-kucing yang sehat, cantik dan lucu. Ratusan Kucing berbagai jenis, mulai Kucing Persia, Himalaya, Eksotik hingga Kucing kampung, ambil bagian dalam kontes Kucing sehat yang di gelar para pecinta Kucing yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ada 3 jenis lomba dalam kontes Kucing sehat kali ini, yakni Kucing Sehat, Balap Kucing Serta Kucing Makan Lahap. Untuk Kucing sehat, tim juri menilai kesehatan Kucing dari postur tubuh, warna bulu serta karakternya yang lucu.
Yang terlihat lucu adalah saat lomba Kucing makan lahap berlangsung. Kucing yang sebelumnya sengaja tidak di beri makan, melahap makanan berupa daging ikan segar yang di letakkan di atas mangkok. Kucing yang bisa melahap lebih banyak dagin ikan dalam waktu 2 menit, akan keluar sebagai juara.

Namun, tak semua Kucing mampu makan dengan lahap, sejumlah Kucing bahkan enggan makan, hingga membuat pemiliknya berusaha membujuknya agar mau makan. Kondisi inilah yang membuat suasana menjadi lucu.

Menurut sejumlah peserta, memelihara Kucing tidaklah sulit, selama bisa merawatnya secara berkala. Dengan kelucuan yang di milikinya, membuat penggemar Kucing senang memeliharanya.

Dari sekitar 300 pecinta Kucing yang ada, sebagian besar adalah jenis Kucing Persia, Anggora dan Reg Doll. Dipilihnya ketiga jenis Kucing itu selain lucu juga lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca.

Kontes Kucing sehat yang di gelar secara rutin di berbagai wilayah di Jawa Timur ini, merupakan salah satu upaya menjadikan Kucing sebagai binatang sehat, baik sehat bagi Kucing maupun bagi pemiliknya. “ Tujuannya adalah menjadikan kucing sebagai peliharaan yang sehat dan menyehatkan”, ujar Wahyudiono, ( salah seorang pecinta Kucing.

Menurut rencana, berbagai jenis lomba dalam kontes Kucing sehat, akan terus di tambah, agar jumlah peminat Kucing sehat, bisa bertambah pula.

BATIK TULIS REMUK, KHAS DAN UNIK



Batik remuk, dari namanya saja sudah terdengar unik dan mengundang tanda tanya. Kerajian asli pekalongan sudah sudah lama di buat namun tidak banyak yang masih bertahan.

Disebut batik remuk karena dalam proses pembuatannya kain, yang telah di beri pemisah warna dengan 'malam' di pukul menggunakan kayu sehingga malam yang telah menutup kain tersebut menjadi pecah atau remuk.

Ismet salah seorang pengrajin batik remuk warga Kecamatan Tirto Pekalongan, Jawa Tengah, masih mempertahankan membuat kerajinan ini. Pembuatan batik ini di kerjakan secara tradisional, tanpa bantuan mesin modern.

Batik remuk tersebut kebanyakan di lukis di atas kain yang berbahan kaos warna putih di beri motif mengunakan pensil. Selanjutnya motif yang sidah jadi tersebut di tutup dengan menggunakan lilin atau malam menggunkan alat yang dinamakan canting.

Proses selanjutnya, yakni batik tersebut di pukul dengan menggunakan kayu sehingga lilin atau malam tersebut pecah. Dari pecahan malam tersebut, menghasilan warna yang khas, seolah olah ada retakan diatas kain.

Setelah diremuk, selanjutnya kain tersebut direbus dengan mengunakan drum yang berisi air panas, dan di celupkan kedalam zat pewarna kain sesuai dengan warna yang diinginkan. Proses pewarnaan ini lebih di kenal dengan pelorotan, selanjutnya kain tersebut di jemur di bawah terik matahari hingga kering.

Kain yang telah kering, kemudian di jahit menggunakan mesin, untuk kemudian di setrika dan di kemas dalam plastik.

Harganya perpotong batik remuk sangat terjangkau, yakni hanya berkisar 25 Ribu sampai 50 Ribu Rupiah perpotongnya. Karena proses yang cukup lama, banyak dari perajin batik enggan menggunakan cara ini. Tidak sedikit perajin batik yang pindah cara instan, yaitu dengan sistem printing.

Ismet, perajin batik remuk, mengatakan, akan terus menggeluti batik tulis remuk, agar tradisi ini tidak hilang.

MANDI DI TAMAN MAYURA DAN NARMADA YANG BERSEJARAH



Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, memiliki obyek wisata peninggalan sejarah, seperti Taman Mayura dan Taman Narmada yang merupakan peninggalan Kerajaan Karang Asem Bali. Belakangan, kedua obyek wisata ini, ramai dikunjungi wisatawan, baik wisatawan domistik maupun mancanegara.

Kedua taman tersebut, merupakan satu kesatuan obyek wisata, yang tidak bisa dipisahkan dari kejayaan Kerajaan Karang Asem, saat berkuasa di wilayah Mataram.

Di kedua obyek wisata ini, ditemukan peninggalan berupa kolam berukuran besar yang konon tempat mandinya para raja bersama permaisurinya.

Taman Narmada memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain tamannya yang luas, terdapat sejumlah kolam renang yang memilki nilai sejarah tersendiri. Sumber mata air tersebut, menjadi tujuan wisata masyarakat, dimana sebagian besar pengunjungnya adalah para remaja.

Tahun lalu, obyek wisata bersejarah tersbut, mulai dipoles, untuk menarik minat wisatawan berkunjung, mulai dari penambahan arena bermain bagi anak-anak, sampai penyajikan outbond, lengkap dengan flying fox termasuk pula wisata kuliner berupa sate bulayak yang menjadi ciri khas masyarakat Mataram.

Rata-rata pengunjung di obyek ini, mandi selama tiga hingga empat jam, terutama di kolam renang yang sumber matanya airnya berasal dari kolam bekas peninggalan Kerajaan Karang Asem, yang dikenal airnya sangat jernih dan dingin.

Dengan tiket masuk hanya Lima Ribu Rupiah, tidak kurang dari lima ratus orang datang berkunjung ke obyek wisata ini.

Konon, sumber mata air di lokasi wisata tersebut diyakini bisa membuat awet muda, jika mencuci muka. Banyak ibu rumah tangga berulang kali datang untuk mengambil air awet muda ini. Diyakini setelah mencuci muka dengan air tersebut, dalam waktu yang tidak terlalu lama keriput kulit hilang.

Tidak sedikit diantara mereka yang mengambil air, kemudian dipakai mandi di rumah, karena diyakini akan dapat mengencangkan kulit-kulit tubuh yang kendor.

Sumber mata air ini, pernah diteliti dan ternyata memiliki kandungan mineral cukup tinggi. Uniknya, dari sumber mata air ini, berapapun jumlah yang diambil setiap hari, tidak akan pernah habis, padahal sumber mata airnya sangat kecil sekali.

Selain masyarakat lombok, tidak sedikit wisatawan mancanegara datang berkunjung. Bahkan sejumlah artis dari Jakarta ada juga yang telah datang mengambil air awet muda.

Jika mengunjungi Taman Mayura, anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang jauh dari kesan hingar bingar kota. Di tempat itu Anda dapat menjumpai sebuah bangunan Pura yang berada tepat ditengah sebuah kolam berukuran besar. Bangunan tersebut merupakan salah satu bangunan peninggalan raja waktu itu.

BETERNAK LEBAH MADU DI POHON JATI



Musim bunga pada pohon jati ternyata menjadi berkah tersendiri bagi peternak lebah hutan di Situbondo Jawa Timur. Betapa tidak, produksi madu peternak meningkat tajam dibandingkan sebelumnya.

Adalah Rizal (25 tahun,) salah seorang peternak madu di desa Sumber Waru, Kecamatan Banyuputih Situbondo, yang kini mulai tersenyum dengan usaha peternakan lebahnya.

Seiring mulai mekarnya bunga pohon jati sejak tiga bulan lalu, produksi madunya mengalami peningkatan tajam.

Saat ini menurut rizal, dari 1500 kotak lebah yang ia tangkarkan di hutan Baluran Situbondo, mampu menghasilkan madu hingga tiga ton perbulan. Padahal sebelumnya ia hanya mampu mengambil madu separuhnya saja.

Satu kilo gram madu hutan jati, dia jual dengan harga 30 ribu rupiah. Selain memenuhi permintaan penjual jamu di situbondo, Rizal juga melayani pabrik jamu di kota Malang dan sekitarnya.

Madu lebah pohon jati konon, rasanya lebih manis sebab kandungan tepung sari pada bunga pohon jati lebih banyak ketimbang pada pohon lainnya.

Jika madu di gunakan untuk penyembuhan penyakit seperti masuk angin dan meningkatkan kebugaran tubuh sangat mujarab.

Rizal mengaku dibutuhkan ketrampilan khusus untuk beternak lebah madu jati. Sebab tak jarang. Lebah kerap menyengat saat awal penangkaran hingga madu hendak di panen.

Untuk itu peternak harus ahli dan membekali diri dengan masker penutup wajah berikut pemberian asap sabut kelapa. Untuk menangkarkan lebah madu bunga jati sebenarnya cukup mudah. Induk lebah yang telah dimasukkan dalam kotak dalam waktu tiga bulan, akan di kerumuni ribuan lebah anakan hingga menghasilkan sarang lebah dan produksi madu.

Jika telah cukup masanya, yakni minimal tiga bulan dan maksimal lima bulan. Madu pun sudah siap di panen dan siap dijual.

KAGUM DENGAN WAYANG GOLEK CEPAK KHAS INDRAMAYU



Kesenian tradisional wayang Golek Cepak merupakan kesenian khas Indramayu yang sudah melegenda. Namun, mungkin Anda hanya tahu sebatas penampilannya saja yang lucu dan menarik. Bila Anda ingin mengetahui seperti apa pembuatan wayang Golek, Anda akan terkagum-kagum, karena cara mebuatnya yang cukup rumit ini.

Di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Indramayu, Jawa-Barat, sekelompok pemuda memiliki bakat unik yang diwariskan orang tua mereka yang menarik dan patut menjadi contoh, karena bakat seni ini mendatangkan keuntungan. Dari bakat memahat kayu itulah, Oni SyahrOni bersama kawan-kawannya mampu membuat puluhan karakter wayak Golek Cepak yang merupakan kesenian tradisional khas Indramayu, Jawa-Barat.

Wayang Golek yang dibuat Oni ini, merupakan pesanan khusus dari beberapa kolektor benda-benda kesenian tradisional, serta para dalang wayang Golek Cepak. Lihat saja, wayang yang terbuat daru kayu jaran ini awalnya dipotong, lalu dibentuk kasar, hingga di ukir sesuai keinginan. Uniknya, Oni membuat topeng ini tidak digambar terlebih dahulu, melainkan langsung dibuat sesuai imajinasinya.

Oni mengaku, bakat membuat wayang Golek sudah diwarisi dari orang tuanya sejak tahun 1965. Sementara, Oni bersama kawan-kawannya, merupakan satu-satunya kelompok pengrajin, penerus warisan orang tuanya, sejak Sekolah Dasar, hingga sekarang menekuni kerajinan wayang Golek Cepak.

Sementara, pembuatan wayang Golek bisa di kerjakan sesuai tingkat kesulitan. Dalam seminggu, Oni bersama kawan-kawannya mampu membuat belasan wayang Golek dalam beberapa karakter, yakni karakter Buto Cakil, Adipati, Pangeran, Putri Raja dan lainnya. Kesemunya biasanya berkaitan dengan cerita pembentukan sebuah daerah dan sejarah.

Dalam sebulan, Oni mampu membuat beberapa paket wayang Golek Cepak yang dipesan oleh para kolektor wayang. Hingga saat ini, Oni bersama sanggarnya masih membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah, dalam melestarikan kesenian tradisional, yang hampir punah ditelan modernisasi zaman.

SOTO KLETUK, RASANYA KLETAK KLETUK


Bagi Anda yang akan berkunjung ke Rembang, Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke Depot Makan Mapan yang ada di Jalan Kartini No. 42, kota Rembang. Di sini anda akan menemukan makanan soto yang unik, namanya soto kletuk.

Bahan dan bumbu soto kletuk memang sama dengan soto pada umumnya, yakni mie soun, taoge, suwiran ayam, daun seledri, dan bawang goreng. Yang membedakannya, adalah kuahnya yang bening tanpa menggunakan santan serta tambahan kletuk pada menu soto.

Ya, kletuk yang ditambahkan ke dalam menu soto membuat penikmatnya akan merasakan cita rasa soto yang gurih dan renyah serta berbeda dari kebanyakan soto di daerah lain.

Kletuk terbuat dari getuk yang digoreng dan di potong kecil- kecil. Tidak sembarang getuk bisa dibuat kletuk. Hanya getuk dari bahan baku ubi kayu yang bisa dibuat kletuk.

Menurut penjualnya, ibu Yohana Ningsih, ide pembuatan soto kletuk berawal saat dirinya membeli soto di sebuah warung yang ada di kota Blora Jawa Tengah. Di warung tersebut Yohana menjumpai makanan getuk goreng yang ikut disajikan oleh penjualnya. Setelah memakan dan mencampurnya dengan soto untuk lauk, ternyata Yohana merasakan cita rasa yang beda.

Yohana kemudian mencoba resep masakan soto dengan menambahkan getuk goreng. Setelah merasakan sensasi yang beda, yohana, Yohana kemudian memperkenalkannya ke masyarakat dan ternyata banyak yang suka. Dari situlah yohana kemudian melengkapi warungnya dengan menu masakan soto kletuk.

Para penikmatnya mengaku, sensasi rasa kletuk kletuk yang gurih dan renyah membuat mereka ketagihan untuk menikmati soto kletuk.

Harga satu porsi soto kletuk tergolong murah, yakni hanya Lima Ribu Rupiah. Karena itulah, setiap hari puluhan pelanggan soto kletuk, selalu menyempatkan diri mampir ke depot makan mapan yang buka pukul tujuh hingga tiga sore, untuk menyantap soto bikinan ibu Yohana.

MAHJONG, MELATIH KECERDASAN OTAK DI USIA LANJUT



Permainan Mahjong diyakini mampu mengurangi kepikunan akibat pengaruh usia. Selain itu, permainan ala bermain kartu remi dengan gambar huruf China dan bentuk-bentuk tertentu ini juga diyakini mampu mengasah kecerdasan otak serta dapat diterapkan dalam strategi bisnis.

Sepintas, permainan yang dianggap remeh ini, diakui ternyata memiliki banyak manfaat bagi kaum lansia. Kecepatan tangan membalik kartu-kartu Mahjong, mencerminkan kesigapan pemainnya dalam menentukan pilihan langkah, untuk mematikan lawan.

Dalam budaya Cina, Mahjong banyak dimainkan oleh semua kalangan. Permainan ini mirip seperti permainan kartu remi biasa. Bedanya, kartu Mahjong bergambar huruf China dan bentuk-bentuk tertentu, dan masing-masing pemain harus mempertahankan kartu sebanyak 16 buah.

Dalam permainan ini, mengocok kartu Mahjong harus dilakukan seluruh pemain dengan cara mengacak-acak kartu Mahjong. Setelah itu, masing-masing pemain mengambil sendiri kartu hingga berjumlah 16 buah.

Kemudian, empat pemainnya harus mengurutkan nomor kartu dari kecil ke besar. Dalam 16 kartu itu boleh saja menurunkan kelompok kartu yang sudah urut layaknya permainan kartu remi yang sudah memiliki urutan angka. Jangan lupa pemain harus menambah jumlah kartunya supaya tetap berjumlah 16 buah.

Cokro wijoyo, salah seorang penikmat permainan Mahjong mengatakan, sangat gemar bermain Mahjong bersama teman-temannya sesama lansia. Ini dia lakukan untuk mengasah otak yang terpengaruh pertambahan usia. “Kalau kita biasa bermain Mahjong otak kita dapat lebih jernih”, ujar Cokro, salah seorang pemain Mahjong.

Cokro berkisah, di negeri asalnya permainan ini dulunya hanya bisa dimainkan oleh raja dan para jendralnya. Betapa tidak, kartu Mahjong terbuat dari gading. Tapi karena Mahjong juga digemari rakyat terjadilah revolusi pada wujud kartu. Saat ini, kartu Mahjong mudah didapat karena terbuat dari bahan akrilik.

Para pemain akan mencoba untuk mengajarkan permainan strategi ini ke semua etnis dan golongan. Kata mereka Mahjong hanya populer di etnis Tionghoa saja. Padahal permainan unik ini sangat mudah dikuasai. Lagi pula kita bisa belajar berbagai strategi melalui permainan yang mampu dipelajari dalam waktu satu minggu ini. Permainan ini diyakini mampu menjaga kemampuan otak manusia lanjut usia.

BUDIDAYA JAMUR LINGZHIE PENCETAK RUPIAH



Satu lagi usaha rakyat, terkait dengan budidaya tanaman yang menghasilkan omzet ratusan Juta Rupiah, dalam satu bulan. Jamur lingzhie, salah satu primadona pertanian di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, kini mulai dilirik, industri jamu kesehatan, di tanah air. Sayangnya, produk produk dari jamur lingzhie, baru mampu tergarap, di tingkatan Nasional saja.

Buah dari keuletan yang kini kini menjadi mesin pencetak Rupiah, bisa di lihat di sentra industri jamur lingzhie, milik Parjimo, di Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Di unit usaha seluas kurang lebih, lima ratus meter persegi ini, nampak para pekerja, sedang tekun menggarap berbagai produk, dari jamur lingzhie.

Jamur ling zhie adalah jenis jamur kayu. Budidaya jamur biasanya ditaruh di atas beklok dan di simpan dalam rumah jamur. Bisanya, jamur tumbuh di dataran tinggi sekitar 700 meter dengan temperature udara antara 20-23 drajat Celsius dengan kelel baban sekitar sembilan puluh drajat celsius.

Umur lima sampai dengan enam bulan, jamu jenis ini sudah panen. Setelah itu dilakukan adalah proses pengeringan dengan di jemur bawah panas matahari.

Untuk menjaga kualitas, pemeliharann ruangan harus dijaga dengan temperatur 28 drajat celsius. Dan jamur pun siap di olah.

Dari usaha jamur yang berasal dari thailand ini, diolah menjadi berbagai macam, jamu dan syrup kesehatan. Hasil produksinya antara lain, menyembuhkan sesak nafas, menghilang kan gatal pada kulit, menyembuhkan gangguan penglihatan, menetralisir racun serta meningkatkan stamina dan fungsi organ.

Untuk syrup jamur lingzhie, selain rasanya yang enak, juga bermanfaat untuk memulihkan, tenaga dan stamina, serta meningkatkan ketahanan tubuh, menambah nutrisi otak, dan untuk obat awet muda.

Dalam satu bulan, rata-rata Parjimo mampu memproduksi 1500 botol syirup dan kapsul sebanyak 4000 dus. Sedangkan produk yang terjual herbalus dan produk lain bisa mencapai 15.000 dus dan yang syirup bisa mencapai 1.000 hingga 12.000 botol.

Parjimo telah memulai usaha sekitar 12 tahun lamanya. dan sejak sembilan tahun terakhir, berhasil memproduksi berbagai jenis jamu, yang semuanya berbahan jamur lingzhie.

Dengan modal nekat, parjimo memulai usaha ini sendirian. Danhingga kini telah tercatat, dua puluh tujuh orang, menjadi pekerjanya.

Saat ini, omzet penjualan dalam sebulan telah mencapai lebih dari, Seratus Enam Puluh Juta Rupiah. Jumlah yang cukup fantastis tentunya, bagi usaha kecil dan menengah.

Anda ingin menikmati, khasiat jamur lingzhie, anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Untuk syrup bisa di beli seharga Rp 28.000, kapsul Rp 53.000. Murahkan?

MENIKMATI SUASANA SPA DI ALAM TERBUKA


Menikmati suasana spa di dalam ruangan mungkin sudah biasa, namun bagaimana jika spa dilakukan di alam terbuka, tempat yang satu ini mungkin bisa menjadi alternatif bagi anda untuk melepas lelah setelah di sibukkan dengan rutinitas kerja yang menyita pikiran dan tenaga.

Suasana alam nan asri begitu terasa ketika kita mendatangi salah satu lokasi spa di kawasan Jalan Bukit Pakar Timur, Kota Bandung Jawa Barat. Suara gemericik air serta gesekan ranting pepohonan semakin membawa kita terbawa kea lam pedesaan yang jauh dari kebisingan kota.

Kembang Spa Massage, begitulah nama tempat spa yang di rancang dengan interior ruangan bergaya etnis Bali. Ya, desain ini sengaja di buat sedemikian rupa karena konsep spa di alam terbuka memang banyak mendominasi layanan spa Pulau Dewata tersebut.

Semua ruangan yang digunakan untuk massage, cenderung terbuka, hal ini dilakukan agar para pengunjung dapat melihat secara langsung pemandangan alam yang eksotis.

Prosesnya spa memang terbilang standar layaknya tempat spa lainnya, dari mulai massage, herbal theraphy, mandi herbal dengan campuran rempah-rempah dan bunga, kemudian diakhiri dengan relaksasi, selain menghaluskan kulit, juga dapat melancarkan peredaran darah, apalagi setelah seharian penuh kita disibukan dengan rutinitas kerja.

Usai massage, kita juga bisa rehat sejenak dengan berenang maupun sekedar minum di tepi kolam dan menikmati udara segar sambil sesekali memandang keindahan kota bandung dai kejauhan, selain keluarga, tempat ini biasanya dikunjungi para pekerja kantoran dan mahasiswa.

Menurut sang pemilik, konsep kembang spa yang seperti ini bisa jadi merupakan satu-satunya yang ada di kota Bandung, karena dilakukan di alam terbuka.

Soal harga, tempat ini masih terbilang cukup murah, bagi anda yang kebetulan berada di kota kembang Bandung, tidak ada salahnya anda mengunjungi lokasi yang satu ini, sesekali memanjakan diri Anda bersama keluarga dan orang tercinta.

SATE UDANG DAUN PISANG KHAS PANTAI SELATAN



Namanya Warung Panggung, terletak di desa Besini Kecamatan Puger Jember Jawa Timur. Diberi nama warung panggung karena disusun seperti panggung dengan ketinggian sekitar satu meter.

Untuk menjangkau warung panggung ini bisa melalui jalan darat, maupun perahu karena berada persis di pinggir sungai laut selatan.

Sekilas tak ada yang unik dari warung makan milik ibu Yustina ini. Namun yang membedakan dengan warung lainnya adalah menu yang ditawarkan kepada para pembeli, yaitu sate udang daun pisang. Karena menu inilah, warung panggung tak pernah sepi dari pembeli, bahkan dari luar kabupaten Jember sekalipun.

Meski cara pembuatannya terbilang sederhana, tapi soal rasa Anda tak perlu khawatir. Pertama-tama, udang segar yang sudah dibersihkan direndam dengan air jeruk untuk menghilangkan bau amis. Selanjutnya udang ditusuk sate dan dilumuri bumbu bawang putih, mentega, merica yang dihaluskan dan tentu saja kecap manis.

Untuk menambah aroma alami, sebelum dibakar, udang dibungkus daun pisang. Menurut sang pemilik warung, yustina, selain menambah aroma, daun pisang berfungsi untuk menjaga kualitas pembakaran supaya lebih merata dan bumbu lebih merasuk ke dalam udang.

Sate udang daun pisang selanjutnya disajikan dengan daun kemangi dan bumbu sate pada umumnya. Meski tak ada kiat promosi khusus untuk menggaet calon pembeli, namun proosi hanya dilakukan dari mulut ke mulut.

Sejumlah pelanggan mengaku, meski baru pertama kali berkunjung ke tempat ini, merasa sangat puas dengan sajian menu sate udang daun pisang.

Soal harga, anda tak perlu khawatir karena sate udang daun pisang tak akan menguras dana liburan anda. Untuk satu porsi, sate udang daun pisang dilepas seharga 15 Ribu Rupiah.