This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

MENIKMATI KULINER WISATA BUKIT JAMBUL



Obyek wisata Bukit Jambul, terletak di Desa Pesaban, Rendang, Karangasem, Bali. Setiap harinya obyek wisata dengan latar belakang pegunungan yang indah dengan udara sejuknya tersebut, selalu ramai disinggahi oleh para wisatawan.

Obyek wisata yang terletak sekitar 60 Kilometer sebelah Timur Denpasar itu, pada jaman penjajahan merupakan tempat persinggahan para pejabat belanda tersebut, terlihat asri dan alami serta masih disinggahi wisatawan, yang ingin beristirahat, sambil menikmati sensasi makan di puncak Bukit Jambul.

Di puncak bukit terdapat sebuah pura yang disebut Pura Pucak Sari yang dikelilingi oleh pepohonan besar. Sementara, di bawah kompleks pura terdapat panorama persawahan yang memukau. Ini membuat pepohonan terlihat seperti jambul sehingga bukit ini di beri nama Bukit Jambul.

Keindahan alam pegunungan dan hamparan sawah terasering, serta udaranya yang sejuk, semakin menambah kenikmatan, serta menjadi sensasi tersendiri, bagi wisatawan, sembari menikmati hidangan nikmat, menu khas yang ditawarkan di sejumlah restaurant di obyek wisata ini.

Sejumlah menu spesial, seperti gado-gado, ayam goreng, nasi goreng spesial, seafood, serta menu makan eropa, dan tradisional bali, yang disajikan dalam bufee, menjadi pilihan yang bisa di nikmati wisatawan.

Jika Anda ingin merasakan sensasi makan dipuncak bukit, obyek wisata Bukit Jambul, mungkin bisa menjadi pilihan tujuan wisata Anda dan keluarga.

PANTAI WATU PARUNU, PESONA DIBALIK KEGERSANGAN ALAM



Kekeringan kerap menghantui Kabupaten Sumba Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur. Namun satu yang tak bisa dipungkiri adalah, sumba timur sejatinya memiliki pesona sejumlah pantai dan obyek wisata bahari yang menarik. Salah satunya adalah Pantai Watu Parunu Di Kecamatan Wulla Waijelu.

Pantai yang berjarak lebih dari 135 kilometer dari kota Waingapu tersebut, memiliki pesona cadas dan tebing terjal yang exotis. Pantai tersebut memiliki tebing dan goa batu yang disebut sebagai gerbang masuk Pantai Selatan Sumba Timur, tebing dan karang terjal dengan liukan dan lekukan ukiran alam. Suatu pemandangan pantai dengan pasir putih yang begitu luas terbentang dan ombak biru berkejar-kejaran, sungguh suatu pemandangan yang tak terkatakan.

Karena posisinya yang agak terpencil, tak banyak warga yang menikmati pesonanya. Pesona pantai tersebut dibawa dari mulut kemulut pada akhirnya mengundang rasa penasaran sejumlah warga kota waingapu untuk menikmatinya.

Selain menikmati keindahan pantai dan pesona cadas terjalnya, jika beruntung pengunjung bisa mendapati nelayan yang sedang mengolah hasil tangkapannya dipinggir pantai. Tidak perlu untuk membeli mahal, cukup dengan uang tidak lebih dari 10 Ribu Rupiah, pengunjung bisa mendapat 5 ekor ikan cakalang yang lazim disebut ikan 5 jari untuk langsung dibakar dipinggir pantai.

Sayang pesona pantai dan sejumlah obyek wisata lainnya di Sumba Timur belum dioptimalkan dan diekspose secara luas. Padahal jika dikenal luas bukan tidak mungkin prahara kekeringan yang senantiasa menghantui wilayah ini bisa ditangkal atau paling tidak diminimalisir dampaknya.

MENGELOLA OTOMATIS SEMUA PERMINTAAN DI FACEBOOK



Jika Anda termasuk Facebooker yang menerima banyak request baik pertemanan, game, serta berbagai macam aplikasi, cara berikut bisa mempermudah Anda dalam mengelola semua permintaan tersebut secara otomatis menggunakan aplikasi Facebook All Requests.

Dengan sistem kelola otomatis, Anda bisa Menolak, Menerima, atau sekedar membaca saja, semua bisa di lakukan hanya dalam sekali klik saja. Syaratnya, harus menggunakan Browser Mozilla, karena script ini hanya bisa jalan pada Mozilla.

1. Sebelum menambahkan Facebook All Requests, Anda harus terlebih dahulu menambahkan Greasemonkey Add-Ons di sini. Fasilitas ini berguna agar Mozilla bisa membaca java script sederhana sehingga Facebook Ignore All Requests bisa berjalan dengan baik di Mozilla. Bila sudah terinstall, akan muncul gambar Monyet di bagian kanan bawah layar. Jika selesai, restart Firefox.

2. Aktifkan Facebook All Requests dengan mengklik link berikut : http://www.facebook.com/reqs.php, maka Akan Muncul Form dengan fasilitas :
a. Accept All (Untuk terima) atau
b. Ignore All (Untuk Menolak semua Permintaan)
c. Show (Untuk sekedar membuka)
d. Open In Tabs(membuka di tab lain)

Bahkan, Facebook All Requests juga menawarkan pemblokiran semua permintaan dari 1 teman atau lebih, agar teman tersebut tidak mengirim request lainnya.

PELUANG USAHA PIRING INGKE TERUS MENGGELIAT



Kerajinan piring Ingke Lombok tergolong kerajinan unik karena berbahan dasar sapu lidi atau tangkai daun kelapa. Kerajinan ini belakangan mulai dikenal, bahkan merupakan usaha yang cukup menjanjikan. Piring Ingke biasanya di gunakan untuk acara pesta karena jauh lebih praktis dari pada piring kaca.

Dipinggiran kota kabupaten Lombok Barat tepatnya di desa Gunungsari, sebagian besar warga berprofesi sebagai pengrajin Ingke. Yang rata-rata telah menekuni usahanya selama Empat tahun.

Untuk membuat piring Ingke, gampang-gampang susah. Yang di butuhkan adalah ketekunan dan keuletan, saat meragkainya anyaman. Di samping itu, kemmpuan memilih bahan dasar, akan sangat membantu menghasilkan piing Ingke yang berkualitas.

Di samping tangkai daun kelapa, bahan dasar lain adalah tali rafia dan pernis. Sapu lidi dipilah-pilang untuk dirangkai. Mmasing-masing bagian berisi 10 batang lidi, kemudian dikait-kaitkan dan di ikat dengan tali rapia, proses inilah yang paling dasar, untuk menghasilkan piring Ingke yang bagus.

Setelah proses merangkai dasar Ingke,pengrajin mulai membentuk rangkaian menjadi piring, kemudian dirapikan. Proses selanjunya adalah mewarnai piring Ingke dengan pernis yang dicampur pewarna kuning. Setelah itu piring Ingke disusun dan diikat dengan tali rafia. Untuk kemudian siap dibawa pemesan.

Selain piring Ingke, warga juga membuat berbagai jenis kerajinan dari sapu lidi, seperti narean atau nampan, tempat buah dan mangkok nasi serta sayur.

Harganya pun bervariasi, untuk piring harganya 1500 hingga 2000 Rupiah perbuah. Tempat buah 7.500 Rupiah, sedangkan tempat nasi dan sayur hanya 17.500 hingga 20 Ribu Rupiah.

Piring Ingke buatan warga ini bukan hanya terkenal di Nusantara karena banyak di minati pengusaha restaurant, depot, lesehan, tetapi di kenal hingga ke Mancanegara seperti Australia dan Eropa.

TONGSENG BELUT PENGHANGAT BADAN



Belut yang banyak kita jumpai di areal persawahan atau tambak atau juga di sungai, banyak diolah menjadi berbagai masakan yang bisa membangkitkan selera makan, dan banyak dikonsumsi sebagai lauk pauk. Selain gurih, juga banyak mengandung protein yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah yang dijadikan menu unggulan disebuah warung makan di Jl Dukuh Waru Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Warung milik Ibu Lintang tersebut memang khusus menawarkan menu makanan dari belut. Selain menawarkan pecak belut juga tongseng belut yang ternyata banyak peminatnya.

Untuk tongseng belut, bisa menghangatkan badan bagi siapa saja mengkonsumsinya, sehingga tak jarang bila waktu makan siang tiba, warung Ibu Lintang selalu ramai konsumen yang ingin menyantap gurihnya tongseng belut.

Proses pembuatan tongseng belut sebenarnya tak beda jauh dengan tongseng lain pada umumnya. Belut sawah yang masih hidup, dipotong kecil dan di bersihkan untuk kemudian digoreng hingga setengah kering, lalu kemudian dicampur dengan bumbu.

Yang membedaka tongseng belut dengan lainnya adalah tidak menggunakan santan kelapa, sementara untuk bumbu hampir sama yaitu jenis bumbu dapur seperti merica, bawang dan tomat.

sejumlah pelangan menuturkan, rasa tongseng belut yang ditawarkan terasa lebih harum aromanya dan rasa bumbunya begitu menyerap kedalam potongan daging belut yang empuk dan gurih, sehingga cukup terasa nikmat di ujung lidah. Bahgkan, tongseng belut akan terasa lebih nikmat bila disantap saat masih hangat.

Sebagian pelanggan meyakini jika tongseng belut bisa meningkatkan stamina khusunya bagi kaum pria yang suka bekerja keras.

Untuk satu porsi tongseng dengan segelas minuman segar dipatok dengan harga 15 Ribu Rupiah. Dan yang unik diwarung ini konsumen juga bisa langsung memilih ukuran belut dan melihat langsung proses mengolahnya menjadi tongseng yang gurih dan nikmat.

ASAM-ASAM KEPALA IKAN KAKAP



Ikan kakap ternyata tidak hanya bisa dinikmati dalam bentuk gorengan atau dibakar. Kepala ikan kakap juga bisa diolah menjadi makanan asam-asam kepala ikan kakap yang hangat.

Dipadu dengan bumbu rempah dan air asam, kepala ikan kakap, bahkan menjadi salah satu makanan alternatif penghangat tubuh, yang banyak digemari warga.

Selain rasanya yang nikmat, gurih dan asam, memu kepala ikan kakap juga dipercaya bisa meningkatkan gairah suami istri dan menyembuhkan gatal-gatal pada kulit.

Ditinjau dari cara memasaknya, asam-asam kepala ikan kakap cukup mudah dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit .

Untuk memasaknya, pertama kali dibutuhkan bumbu rempah, seperti jahe, bawang putih, bawang merah, kunir, seledri, dan lombok, yang semuanya diolah menjadi satu.

Setelah menjadi bumbu olahan, bumbu kemudian ditumis dan dicampur dengan kepala ikan kakap yang telah dibersihkan.

Untuk memberikan rasa asam dan manis, olahan masakan asam-asam kepala ikan kakap ini dicampur dengan air asam dan gula, yang kemudian direbus sekitar 15 s/d 20 menit. Asam-asam kepala kan kakap pun siap dihidangkan.

EKSPRESI LUCU ANAK-ANAK SAAT KHITANAN



Berbagai ekspresi lucu di tunjukkan anak-anak peserta khitanan masal di Gresik Jawa Timur, mulai ekspresi ketakutan hingga ekspresi lucu dengan bermain game sambil di khitan (25/06/2011.)

Sekitar 280 anak usia 3 hingga 8 tahun, mengikuti khitanan atau sunatan masal di Gedung Olah Raga Tri Dharma PT Petrokimia Gresik. Acara ini merupakan rangkaian HUT PT Petrokimia yang melibatkan anak-anak dari seluruh wilayah di Gresik.


Berbagai ekspresi lucu pun, di tunjukkan para peserta khitanan, mulai yang ketakutan hingga yang tenang. Untuk yang ketakutan, orang tuanya terpaksa merayu agar anaknya bisa tenang, termasuk dengan memberi hadiah uang hingga menutup matanya dengan tangan atau pun benda lainnya.

Bahkan, sejumlah anak berteriak histeris saat proses khitan berlangsung, hingga menarik perhatian.


Di tengah berbagai ekspresi yang muncul, salah seorang peserta, justru terlihat tenang saat proses khitan berlangsung. Bahkan, anak tersebut bisa bermain game, sehingga tidak perlu di dampingi ataupun di rayu orang tuanya.

BUDIDAYA LEBAH LANCENG YANG KAYA MANFAAT



Sampai saat ini, tak banyak yang tahu, lebah Lanceng atau Klanceng, memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan sekaligus peluang usaha cukup menggiurkan. Sugeng, warga Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta contohnya, berhasil membudidayakan lebah Lanceng.

Lebah Lanceng / Klanceng atau nama latinnya Apis Trigona, mempunyai ukuran lebih kecil dari lalat. Karenanya, ia memiliki koloni cukup banyak, untuk menghasilkan madu. Tentunya dengan waktu yang cukup panjang, bahkan hingga tiga bulan sekali untuk memanen. Itupun hanya didapat, tak lebih dari 125 mili liter madu Lanceng, pada setiap kotak koloni yang dihuni ribuan lebah Lanceng.

Untuk budidaya madu lebah Lanceng, perlu ketelatenan yang lebih, dibandingkan dengan lebah madu biasa, baik dalam pemindahan koloni lebah, perawatan hingga cara pemanenennya. Selain itu, populasi lebah Lanceng membutuhkan udara yang cukup lembab.

Dalam pengambilan madunya misalnya, hingga kini belum ada cara yang praktis serta higienis. Biasanya dengan cara memilih sisir yang berisi madu lalu dikeluarkan dengan cara memeras. Dengan demikian, sebagian larva ada yang mati dan madu masih tercampur sedikit malam maupun tepung sari sehingga terlihat kurang bersih.

Lebah lancing di budidaya dalam kotak-kotak yang dibuat dari potongan bambu yang dilubangi atau akar pohon yang besar dan berlubang. Semuanya dibuat sedemikian rupa sehingga mirip dengan lubang-lubang alamiah kayu, bambu di hutan yang disukai lebah Lanceng.

Dibandingkan dengan madu biasa, rasa madu Lanceng tidak selalu manis. Bahkan, madu Lanceng mempunyai aroma dan rasa asem, termasuk juga pahit. Aroma dan rasanya juga tergantung dari musim buah dimana lebah tersebut menghisap tepungsari yang terdapat pada bunga.

Manfaat dari madu laceng, selain bermanfaat untuk stamina tubuh dan mengandung dha untuk anak-anak, juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Diantaranya, demam pada anak, dan batuk pilek. Selain itu dapat juga sebagai terapi penyembuhan diare, demam berdarah, radang tenggorokan, liver bahkan luka bakar.

Harganya jauh lebih mahal di banding madu biasa. Namun demikian, madu hasil produksi lebah yang tidak bersengat itu tetap diburu para penggemarnya. Untuk satu botol berukuran seratus dua puluh mili liter misalnya, dihargai tiga puluh ribu rupiah. Harga ini lebih mahal dua sampai tiga kali lipat, dari madu lebah biasa, mengingat khasiat dan proses produksi yang lebih lama. Tak heran, dengan sekitar dua puluh kotak lebah Lanceng, penghasilan Sugeng dari penjualan madu Lanceng ini, mencapai Dua Juta Rupiah per-bulan.

PULAU HARI, SURGA BAGI PARA DIVER



Pulau Hari adalah nama pulau kecil tak berpenghuni yang letakknya tak jauh dari kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pulau ini terkenal dengan keindahan panorama alamnya yang masih alami. Di sekeliling pulau terdapat karang hitam yang diselimuti hujaunya daun semakin menambah keindahan alamnya.

Permukaan air yang jernih membuat kita dapat memandang dengan jelas gugusan karang besar dan kecil yang terdapat di dasar laut. Selain itu, pulau Hari juga memiliki hamparan pasir putih yang bersih.

Dari kota Kendari, kita bisa menempuh perjalanan laut menggunakan perahu atau speed boat selama kurang lebih 1,5 jam.

Disini kita bisa menyaksikan hutan-hutan kecil yang masih cukup perawan, karena memang pulau ini belum ada sentuhan bangunan modern ataupun tradisional sama sekali. Disekeliling pulau ini, terdapat beberapa spot atau titik penyelaman, khusus bagi para wisatawan pengemar wisata atau olaha raga selam atau para diver.

Keindahan panorama di darat maupun di dalam air laut, hampir sulit diungkapkan melalui kata-kata. Puluhan jenis karang indah bersama ikan dengan segala biota lautnya, bisa disaksikan lebih dekat oleh para diver. Bahkan beberapa diver sangat tertarik untuk mengabadikan beberapa panorama underwater yang ada di pulau Hari ini.

Bagi para diver, mereka memilih pulau Hari sebagai tujuan wisata, bukanlah tanpa alas an. karena salah satu faktor yaitu tingkat pencahayaan akibat kejernihan air untuk menikmati panorama underwaternya, sangat bagus termasuk menyelam hingga kedalaman 10 meter akan lebih fantastic lagi.

SULAP LIMBAH BULU ANGSA JADI HIASAN KUPU-KUPU



Kupu-kupu dengan aneka warna, saat ini kian sulit dijumpai, karena ekosistemnya yang punah tergusur oleh ulah manusia. Namun untuk mendapatkan hiasan kupu-kupu sintetis yang mirip dengan aslinya, masih bisa kita dapatkan dengan mudah.

Adalah Lilik Murtini, warga Lowokwaru-Malang Jawa Timur, menekuni kerajinan kupu-kupu sejak tahun 2004 lalu. Bahkan Lilik tak menyangka jika buah tangannya bisa bersaing di pasar domestik dan mancanegara.

Awalnya, Lilik hanya sekedar iseng dan mencoba membuat dengan berinisiatif mengutak atik barang bekas sambil mencari ide di internet. Akhirnya Lilik pun menjatuhkan pilihan pada hiasan kupu-kupu sintetis.

Untuk membuat kupu-kupu hias, bahan baku dipilih bulu angsa dari limbah shuttle cock (bola bulu tangkis), yang dipilh karena mudah dibentuk dan kadar keawetannya tinggi. Selain itu, bulu angsa dinilai aman karena tidak tercampur dengan bahan kimia.

Limbah bulu-bulu angsa, kemudian dipilih sesuai kebutuhan, baru kemudian diberi campuran warna. Bulu-bulu angsa yang telah diberi warna, kemdian dijemur selama satu hari agar warnanya tidak mudah memudar.

Bulu-bulu angsa, selanjutnya dibentuk sesuai pola ukuran sayap kupu-kupu. Badan kupu yang terbuat dari kayu lunak, dipadu dengan monte sebagai mata, digunakan sebagai tubuh sekaligus media, untuk menempelkan sayap dari bulu angsa menggunakan lem. Aksen titik -titik ditambahkan agar menyerupai kupu-kupu asli,

agar kupu-kupu nampak lebih hidup dan cantik, cat berwarna pun digunakan untuk mewarnai bagian luar sayap, dan tubuh kupu-kupu sintetis tersebut. Tak jarang, perajin menggunakan cat serbuk kaca, agar kupu-kupu buatannya menyerupai kupu asli.

Dibantu dua puluh karyawan, dalam satu minggu ia mampu menghasilkan 25 ribu kupu-kupu beraneka ukuran. Mulai terkecil yang berukuran 7 x 8 cm, dan dijual 3000 rupiah, hingga terbesar berukuran 40 x 50 cm, dan dijual seharga Lima Puluh Ribu Rupiah.

Kupu-kupu hias ini, dapat digunakan berbagai hiasan, seperti hiasan magnet lemari es, souvenir, termasuk hiasan kelambu.

Saat ini, wilayah pemasaran kupu-kupu sintetis perajin tidak hanya di Indonesia, tetapi merambah ke berbagai Benua seperti Benua Eropa, Asia, Amerika dan Amerika Latin.

Awal produksinya dikenal di kenal ke Mancanegara, ketika Lilik dan beberapa rekannya ke luar negeri membawa contoh produk kupu-kupunya. Alhasil, respons pasar cukup mencengangkan, semua produknya ludes terjual.

MENIKMATI KEINDAHAN ALAM MUNTOK DARI MERCUSUAR



Mercusuar merupakan alat navigasi untuk memandu kapal laut dalam pelayarannya. Namun di kota Muntok-Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebuah Mercusuar bernama Mercusuar Kelian, dijadikan objek wisata karena nilai sejarahnya. Bahkan, anda juga bisa menikmati keindahan alam Bangka Belitung dari atas Mercusuar.

Bangunan setinggi 52,7 meter ini dibangun Pemerintah Belanda pada tahun 1862, dengan arsitektur bergaya inggris. Hingga saat ini Mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik, dan memancarkan cahaya lampu sejauh 25 Mil. Fungsi utamanya adalah untuk memandu kapal yang akan berlabuh atau melintasi perairan bangka.

Namun di balik fungsinya tersebut, Mercusuar bersejarah itu juga menawarkan petualangan baru berwisata, untuk mengisi liburan Anda, karena bisa menikmati keindahan alam Bangka Belitung dari atas Mercusuar.

Untuk mencapai ke puncak menara setinggi 60 meter tersebut, pengunjung harus menaiki tangga 18 lantai. Memang melelahkan, tapi sesampainya di atas pengunjung bisa menikmati pemandangan indah pantai tanjung kelian.

Cukup membayar biaya kebersihan ssecara sukarela, kita sudah dapat mulai menyusuri 199 anak tangga yang melingkar menuju puncak menara.

Tidak hanya itu, disekitar Mercusuar juga tampak hamparan pantai yang indah, yang juga pernah menjadi saksi perang dunia ke 2. Sebuah bangkai kapal tua, Van Der Parra yang tenggelam karena dihujani bom oleh Jepang, masih tampak di tepi pantai.

AGAR FLASHDISK KEBAL VIRUS



Flashdisk saat ini menjadi media penyimpanan manual yang paling efektif. Sehingga tidak heran jika Flashdisk juga menjadi media penyebaran virus paling efektif pula. Berikut ini cara agar Flashdisk menjadi kebal terhadap virus:

1. Format Flashdisk. Sebaiknya jangan menggunakan Quick Format agar Flashdisk benar-benar bersih.

2. Buatlah sebuah folder dalam Flashdisk dan beri nama "autorun.inf" (tanpa tanda kutip).

3. Masuk kedalam folder yang baru saja Anda buat tersebut dan buatlah sebuah dokumen notepad didalamnya. Caranya klik kanan, pilih NEW > TEXT DOCUMENT. Beri nama apa saja untuk file yang baru saja Anda buat. Nama ini nantinya akan kita ganti dengan beberapa karakter khusus.

4. Setelah itu, kita akan membuka program CHARACTER MAP yang ada di START > ALL PROGRAMS > ACCESORIES > SYSTEM TOOLS > CHARACTER MAP.

5. Setelah CHARACTER MAP terbuka, pilih font yang ada embel2 unicode seperti Arial Unicode atau Lucida Sans Unicode. Scroll kebawah sampai Anda melihat huruf-huruf Jepang, Korea, Cina, atau karakter aneh lainnya.

6. Pilih 4 atau 5 karakter yang Anda inginkan, terus klik copy.

7. Rename file teks yang telah Anda buat pada langkah 2 diatas. Klik kanan pada file tersebut, pilih rename, selanjutnya tekan CTRL + V. Nama file pun berubah.

7. Rubah atribut folder autorun.inf menjadi super hidden. Caranya, buka command prompt, lalu masuk ke drive di mana Flashdisk Anda tersimpan. Setelah itu ketik attrib +s +h autorun.inf.

Langkah di atas mendasari pada logika Windows yang tidak bisa membaca 2 file dengan nama sama. Karena di Flashdisk kita sudah ada nama autorun.inf, file lain tidak bisa masuk, sehingga virus pun tidak bisa menggunakan nama autorun.inf juga.

SEDAPNYA IKAN PATIN DIMASAK DALAM BAMBU



Jika berkunjung ke kota Semarang Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke rumah makan kampung laut di kawasan Wisata Puri Maerokoco, sekitar limaratus meter sebelah utara Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang. Salah satu menu yang khas di rumah makan tersebut adalah IKAN PATIN PEPES BUMBUNG. Nama bumbung adalah sebutan untuk bambu bagi orang Jawa. Artinya, ikan patin dimasak pepes dengan cara dibakar di dalam potongan bambu.

Ikan patin yang akan dipepes adalah ikan segar yang diambil langsung dari dalam kolam. Lalu ikan dibelah dan dibersihkan. Kemudian di siapkan bumbu rempah yang diramu secara khusus untuk menghilangkan aroma amis ikan sekaligus memberi citarasa gurih pada ikan patin. Nah, bumbu yang sudah jadi lalu dilumurkan pada ikan patin. Selembar daun pisang dipakai untuk membungkus ikan. Baru kemudian dimasukkan ke dalam potongan bambu.

Proses selanjutnya, bambu yang berisi ikan patin, dibakar dengan dibolak balik selama 30 menit, hingga seluruh permukaan bambu gosong.

Setelah di rasa masak, bambu dibelah. Setengah bambunya diluang, setengah bambu lainnya tetap menampung ikan hingga ke penyajian. Di atas meja, daun pisangnya dibuka dan dipindahkan ke dalam piring. Nah, ikan patin pepes bumbung kini siap disantap.

Perpaduan aroma daun pisang, bambu dan arang batok kelapa untuk membakarnya, membuat citarasa pepes ikan patin sangat beda dan lebih sedap.

Sepotong pepes bumbung ikan patin dijual seharga Rp 75.000 dan bisa dinikmati untuk empat hingga lima orang.

KERAJINAN UDANG BAMBU YANG MENGUNTUNGKAN



Bermodal keahlian menganyam bilah-bilah bambu, Rohimin, warga di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan dapat meraih untung dengan membuat kerajinan udang mainan dari bambu. Selain menjadi mainan tradisional anak-anak, kerajinan unik ini juga dapat dijadikan sebagai hiasan dinding.

Berawal dari iseng menganyam bilah bambu, Rohimin akhirnya mampu menciptakan karya unik hasil kerajinan tangannya yang ia lakoni sejak 3 tahun silam. Dengan bahan baku sebatang bambu, Rohimin mampu menciptakan 10 hingga 15 mainan udang-udangan bambu dalam sehari, dengan harga jual antara 15 hingga 20 Ribu Rupiah, tergantung kualitasnya.

Proses pembuatan kerajinan udang-udangan bambu, tidak terlalu sulit. Dimulai dari sebatang bambu yang telah dipotong menjadi bilahbambu, Rohimin memulai kerajinan dengan meraut bilah bambu yang diberi ukuran 1 hingga 1,5 cm dengan panjang sekitar 30 cm.

Setelah di bilah-bilah tipis, Rohimin kemudian membentuk dan menganyam kerajinan hingga menyerupai bentuk udang dengan menggunakan tali rautan bambu.

Rohimin mengaku dari hasil penjualan kerajinan ini ia mampu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. “hasilnya lumayan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga dan menyekolahkan anak”, ujarnya.

Selain diminati oleh anak-anak sebagai alat bermain, hasil kerajinan udang bambu ini juga diminati oleh banyak ibu-ibu rumah tangga yang juga digunakan untuk hiasan dinding, karena bentuknya yang menyerupai bentuk udang asli.

SOUVENIR CANTIK DARI LIMBAH KORAN




Limbah koran bagi kebanyakan orang, merupakan sampah yang kurang berguna. Namun tidak demikian bagi Siswa Sekolah Dasar di Gresik Jawa Timur, yang mengisi liburan dengan menyulap limbah koran menjadi aneka souvenir cantik (17/06/2011.)

Seperti yang dilakukan oleh Siswa Sekolah Dasar Nahdatul Ulama (SD NU), Kecamatan Kota Gresik yang membuat aneka souvenir cantik dari limbah koran. Souvenirnya berupa, minatur rumah, Becak, Sepeda Motor Harley Davidson, Gerobak hingga Jembatan Suramadu.

Meski tampak cantik, namun, cara membuatnya sebenarnya sangat mudah. Mula-mula, kertas koran di potong kecil lalu di gulung kecil. Gulungan koran kemudian di potong sesuai ukuran. Nah! Gulungan koran ini yang kemudian di bentuk menjadi berbagai aneka souvenir tadi.

Mengisi liburan dengan cari seperti ini, membuat para siswa senang. Pasalnya, di samping menghibur dan berkarya, juga menjadi ajang kreatifitas dalam mengolah limbah yang selama ini di anggap tidak berharga.

“Kita mencoba mengajarkan pemanfaatan limbah koran agar anak-anak peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya”, ujar Lutfi Efendi(Guru Pembina).

Souvenir karya siswa, selanjutnya di kumpulkan di showroom kelas, untuk selanjutnya di akan di tampilkan dalam berbagai pameran yang ada di Gresik.

PERSELA AKHIRI LAGA KANDANG DENGAN MANIS



Persela Lamongan mengakhiri laga kandang dengan memukul telak PSPS Pekanbaru dengan skor 3-0, di Stadion Surajaya Minggu Sore (12/-6.) kemenangan ini sekaligus menggeser PSPS di posisi ke tujuh klasemen sementara ISL.

Bermain di hadapan ribuan suporternya, Persela Lamongan berhasil meraih point penuh atas PSPS pekanbaru. Sepanjang babak pertama, Persela Lamongan mendominasi pertandingan. Peluang demi peluang terus di ciptakan. Di menit ke 25, Persela nyaris mencetak gol jika serangan Persela yang bertubi-tubi tidak di hadang kiper PSPS, Fance Hariyanto. hingga turun minum, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Tuan rumah baru mampu unggul di menit ke-56. Tandukan Fabiano Rosa Beltrame yang memanfaatkan tendangan pojok mampu menjebol gawang PSPS.

Sepuluh menit kemudian, Feri Ariawan menambah keunggulan Persela menjadi 2-0 setelah berhasil lolos dari barisan pertahanan PSPS. tendangan dari jarak dekat Feri Ariawan tak mampu di halau Kiper PSPS.

Tak cukup sampai di sini, Persela kembali menambah skor kemenangannya di menit ke 72 melalui Zulham M Zahrun, setelah lolos dari kemelut di depan gawang. Skor pun menjadi 3-0 untuk Persela. Upaya Laskar Bertuah untuk memperkecil kekalahan selalu kandas oleh barisan pertahanan Persela.

Dengan hasil ini, Persela berhasil menggeser posisi PSPS di posisi ke 7 klasemen sementara ISL.

WISATA ALAM KALIBIRU YANG MASIH PERAWAN



Wisata alam Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, memang belum sepopuler wisata alam Bromo atau wisata alam Kali Urang. Tetapi wisata alam yang sepenuhnya dikelola oleh masyarakat ini, menyimpan eksotisme luar biasa.

Selain kondisi alam yang tak tersentuh beton, alias serba alam, juga tidak ada bahan kimia yang beredar di seluruh kawasan wisata berhawa sejuk ini. Bahkan semua bangunan, yang tersedia, semua terbuat dari bambu, kayu, dengan arsitek Jawa kuno.

Wisata alam yang indah dan eksotik ini menyajikan pemandangan alam dari ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Sehingga dari titik ini bila cuaca cerah, seluruh wilayah dari gunung merapi, pantai selatan dan wisata Waduk Sermo Kulon Progo, terlihat indah dan jelas.

Selain itu, wisata Kalibiru berada di kawasan hutan dengan udara yang sangat sejuk tanpa polusi. Karena itu, sangat cocok untuk kegiatan outbond, wisata trekking, wisata terapi alam, wisata pedesaan dan wisata keluarga.

Sebelumnya kawasan ini merupakan daerah hutan lindung yang tidak pernah di jamah oleh warga sekitar sejak 1950 an. Namun maraknya pembalakan liar di tahun 1997 kawasan tersebut menjadi gundul. Warga sekitar pun kemudian melakukan reboasasi, dan sejak lima tahun lalu, mereka mengelola kawasan ini sebagai wisata alam.

Di kawasan tersebut di bangun sejumlah cottage sederhana atau bentuk rumah kampung, sehingga para pengunjung bisa menikmati kawasan wisata dengan keluarga 2 hingga 3 hari.

Tak hanya itu di gardu pandang sudah di sediakan kegiatan outbond seperti flaying fox, semua pengunjung baik dewasa hingga orang tua bahkan anak-anak pun bisa merasakan asyiknya ber flaying fox, memang permainan ini bisa memacu andrenalin saat meluncur dari atas bergelantungan dengan bantuan tali.

Pengunjung banyak yang dari luar seperti Sumatera hingga Kalimantan, kadang turis Mancanegara juga sering masuk kawasan wisata ini.

Untuk menjangkau kawasan wisata ini, dari kota wates masih perjalanan kurang lebih 10 kilometer arah utara, karena sulitnya medan dengan jalan yang berkelok-kelok dan naik turun, di harapkan agar Pemerintah terkait bisa membantu meningkatkan sarana dan prasaran yang masih kurang memadai.

AKULTURASI BUDAYA BARAT DAN TIMUR DALAM TARIAN DOLALAK



Tarian khas kabupaten Purworejo, yaitu tarian dolalak merupakan seni tarian rakyat hasil akulturasi budaya barat dan timur ini. Dan hingga kini, telah menjadi salah satu khas yang dimiliki kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

Tarian dolalak memang terbilang unik dan memiliki kekhasan serta daya tarik sendiri, yang boleh jadi tidak ditemukan di seni tari lainnya. Keunikan nya terletak pada gerak dansa dan rampak pada barisan seperti layaknya par serdadu. Selain itu, aksesoris busana yang dikenakan para penarinya bernuansa serdadu Belanda. Mulai dari kostum, asesoris pangkat, rumbai pada baju topi dan kaca mata.

Konon, di kabupaten Purworejo yang merupakan awal kemuculan dan perkembangan dolalak. Dahulu banyak terdapat tangsi atau barak serdadu Belanda. Di saat senggang, untuk melepaskan penat dan lelah setelah bertugas di medan tempur. Serdadu Belanda lalu mengisinya dengan bernyanyi dan menari.

Kebiasaan itu, kerap disaksikan warga sekitar tempat tangsi itu berdiri. Dari sanalah akhirnya mulailah warga sekitar, mengemas dan mengembangkannya menjadi sebuah kesenian baru.

Penamaan dolalak sendiri berasal dari notasi Do-La-La yang mengiringi gerak dansa dalam tarian ini. Dalam perkembangannya, iringan musik tarian dolalak menggunakan instrumen musik jidur, terbang, kecer, dan kendang. Sedang untuk iringan nyanyian menggunakan syair-syair dan pantun berisi tuntunan dan nasehat. Isi syair dan pantun yang diciptakan, campuran dari bahasa jawa dan bahasa indonesia sederhana.

Di tengah banyaknya hasil karya anak bangsa yang banyak dijiplak oleh bangsa lain. Tari dolalak merupakan karya seni dari Purworejo patut diacungi jempol.

MAINAN TRADIONAL KITIRAN YANG TERUS EKSIS



Ditengah maraknya mainan modern yang berkembang dipasaran, tak membuat semua pengrajin mainan tradisional surut berkarya. Seperti kitiran, salah satu mainan tradisional bikinan pengrajin warga desa Karanganyar, Welahan, Jepara, Jawa Tengah yang menjadi sentra pengrajin kitiran.

Kitiran merupakan mainan tradional yang hingga kini masih banyak diminati anak-anak. Mainan ini banyak dijumpai dipasar tradisional maupun di jalanan tempat pedagang keliling berjualan.

Keberadaan kitiran telah ada sejak tahun 70-an. Salah satu pengrajin kitiran yang hingga kini masih eksis adalah Sumarno. Pria berusia 45 tahun ini menekuni kerajinan kitiran sejak tahun 1982. Saat itu, Sumarno masih duduk di bangku smp.

Berawal dari sekedar niat membantu mengurangi beban biaya sekolah, usahanya kini justru bisa menjadi mata pencaharian keluarganya.

Tak sulit untuk mencari bahan baku kitiran. Karena sebagian besar bahan bakunya terbuat dari bambu. Dalam pengerjaannya, Sumarno selalu dibantu muslihah, sang istri.

Meski terbilang sederhana, kitiran dibuat melalui beberapa proses. Dari pembuatan tangkai dan pewarnaannya, pembuatan baling-baling hingga merangkainya.

Selama ini, Sumarno mengaku tak ada kendala dalam hal pemasaran. Dengan melibatkan warga sekitar dalam memasarkan mainan hasil karyannya, justru Sumarno sering kewalahan, karena kehabisan stok.

Selain dipasarkan di wilayah Indonesia, kitiran buatan Sumarno kini telah merambah pasar asia tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura serta Brunei Darusalam.

Dengan terus meningkatnya daya minat anak-anak untuk memilih kitiran sebagai mainan, Sumarno memperdayakan tetangga terutama ibu-ibu untuk proses pembuatannya. Selain mengurangi angka pengangguran, kegiatan ini bisa menambah pendapatan warga.

SEMUR KIKIL YANG EMPUK DAN NIKMAT



Daging kambing ternyata sudah banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan, seperti sate, gulai dan sop kambing. Namun dikota Tegal Jawa Tengah ada sebuah warung makan yang hanya menawarkan menu khasnya yaitu masakan semur kikil kepala kambing. Semur kikil kepala kambing bumbu kecap khas Tegal, banyak digemari dan sudah lama menjadi makanan favorit. Selain dagingya terasa empuk, rasanya juga berbeda dengan masakan kikil lainya.

Meski masih menggunakan daging kambing, namun yang dipergunakan sebagai dasar bahan baku masakan ini, hanyalah bagian kepala dan kaki kambing saja. Dan ternyata makanan ini banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, hal ini dibuktikan dengan selalu dipenuhinya warung ini dari pembeli mulai buka hingga tutup.

Warung kikil Dirman yang terletak di Jl Raya Talang, Kota Tegal, sudah berdiri sejak puluhan tahun silam, dan selalu laris manis dari para pelangganya. Awalnya, Pak Dirman (Pemilik Warung) menjual sate dan gulai kambing, namun karena sudah banyak warung yang menjual menu tersebut, lantas dirinya beralih mencari menu baru. Ternyata mendapat sambutan bagus. Sejak itu dirinya hanya menjual satu menu saja, yaitu kikil kepala kambing.

Berbagai alasan banyak diungkapkan oleh para pelangganya. Menurut mereka meski banyak warung yang menyediakan menu serupa namun kikil bikinan Pak Dirman, mempunyai ciri khas tersendiri, yang membedakanya yaitu dagingnya terasa empuk, kenyal dan bau kambingnya tidak menyengat, selain itu juga pada rasa bumbunya yang khas.
Menurut Pak Dirman, sebenarnya tidak ada resep rahasia dalam mengolah kikil, hanya mungkin pada pemilihan kepala dan kaki kambingnya yang dipergunakan sebagai bahan dasarnya, dia mengaku hanya mempergunakan kambing yang baru berusia dibawah lima bulan, sehingga dagingya tidak alot.

Proses pembuatanya pun sederhana, pertama kali kepala dan kaki kabing dibakar untuk membersihkan bulunya, kemudian direbus selama minimal dua jam, setelah dipotong kecil-kecil kemudian di kasih bumbu dan dicampur dengan kecap dan ditambah dengan irisan cabe hijau.

Untuk setiap porsinya, dirinya mematok harga 10 Ribu Rupiah sudah termasuk dengan minumanya yang disesuaikan dengan kesukaan pelanggan, bisa es teh manis atau es jeruk, selain masyarakat sekitar, pelangganya juga banyak yang berasal dari luar kota, apabila anda penasaran dan ingin mencicipinya, sulahkan singgah diwarung makan kikil pak dirman, warungnya buka mulai dari jam 9 pagi hingga jam 7 malam saja, setiap harinya rata-rata dirinya menghabiskan 25 kepala kambing dan 100 pasang kaki kambing.

BUDIDAYA LELE AFRIKA CUKUP MENGGIURKAN



Siapa bilang lele Afrika tak dapat berkembang baik di Indonesia. Buktinya, di Situbondo Jawa Timur. Seorang pembudidaya ikan lele lokal mencoba membudidayakan lele Afrika dan ternyata hasilnya cukup mengagumkan.

Adalah Firman Wahyudi (31 tahun,) warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan Situbondo, yang kini tersenyum karena budidaya lele Afrika yang ia kembangkan sejak sepuluh bulan silam berbuah manis.

Semula firman ragu untuk membudidayakan lele Afrika yang induknya ia dapatkan dari membeli di bali lantaran geografis Indonesia yang kurang mendukung. Namun firman terus mencoba coba.

Induk lele betina dan jantan mulai kawin secara alami. Menginjak dua bulan. Mulailah lele beranak pinak hingga ribuan ekor. Lele kecil diberi nutrisi cair sebagai makanan. Setelah menginjak usia tiga bulan barulah lele diberi concentrate sebagai konsumsi makanannya. Saat usia lele mencapai empat bulan. Barulah siap untuk di pasarkan. Dan hasilnya cukup menggembirakan lele Afrika yang di kembangkan ternyata gemuk dan tumbuh baik.

Menurut firman, pembudidaya lele Afrika, membudidayakan lele Afrika cukup mudah. Yakni hanya memberi air dengan suhu agak panas dengan makanan sehari dua kali pagi dan sore.

Secara phisik tubuh lele Afrika sama dengan lele local. Namun warna lele Afrika lebih hitam kelam jika sudah menjadi indukan. Dan lele Afrika tidak menyengat seperti halnya lele lokal.

Firman mengaku. Selain di jual untuk konsumsi warga situbondo. Lele Afrikanya juga di jual ke bali. Satu kilogran lele Afrika. Firman dapat menjual dengan harga lima belas ribu rupiah. Dalam sebulan firman mampu menjual hingga tiga kwintal.
Lele Afrika menurut para pembeli rasanya lebih gurih dan lembek ketimbang lele lokal, sehingga sangat cocok untuk hidangan rumahan maupun restoran. Apalagi saat lele di baker, rasanya sangat lezat.

BEER PLETOK UNTUK JAGA STAMINA DAN VITALITAS



Bagi anda penggemar minuman kesehatan , tak salah rasanya jika mencoba minuman yang satu ini . Selain namanya unik , khasiatnya pun juga banyak dan menyehatkan tubuh. Beer pletok...ya itulah namanya minuman ini.

Beer pletok adalah minuman kesehatan yang disajikan di sebuah warung milik Siti Nurmalasari di Jalan Raya Kranggan Kecamatan Garum, Blitar. Minuman yang diolah secara tradisional dengan menggunakan sembilan macam ramuan khusus ini, tidak membuat orang mabuk, justru diyakini banyak kaum pria dapat meningkatkan vitalitas tubuh.

Jika selama ini Anda mengenal bir yang mengandung alkohol bisa memabukkan dan juga membuat tubuh seseorang loyo, namun beer pletok tradisional dengan nama Caping Gunung asli Blitar ini, justru sebaliknya. Beer pletok ini dapat membuat tubuh seseorang menjadi sehat, karena beer pletok ini diolah secara tradisional, dengan menggunakan sembilan macam bahan alami. Selain itu yang lebih menarik dari warung ini, yakni penjual beer pletok ini juga memakai Caping Gunung dalam melayani pembelinya.

Proses pembuatannya cepat, sehingga penikmat sendiri tidak terlalu lama menunggu. Untuk membuat beer pletok ini, terlebih dahulu bahan dasar dipersiapkan, yakni kayu secang, kayu manis, jahe, serai, daun jeruk, lada hitam, daun pandan, kapulaga dan gula pasir.

Cara pembuatannya sangat mudah, kesembilan jenis bahan dasar kemudian di tumbuk, selanjutnya direbus menggunakan periok yang terbuat dari tanah, dan diberi sedikit air. Setelah direbus selama kurang lebih 10 menit, dan air mendidih, semua bahan yang direbus tadi diangkat dan dibiarkan beberapa menit baru disajikan. Untuk menambah aroma kenikmatan, disajikan dengan menggunakan cangkir yang terbuat dari tempurung kelapa.

Beer pletok ini sangat diminati kaum pria, karena bisa untuk menambah stamina, baik untuk keperluan olah raga , menjaga tubuh maupun untuk hubungan suami istri. Seperti abdul kemitd, salah satu konsumen dari blitar ini. Dalam seminggu dirinya bisa dua hingga tiga kali mengkonsumsi beer pletok ini.

Meski dibilang baru, namun beer pletok buatan siti nurmalasari selalu ramai dikunjungi para pembeli dari berbagai daerah, terutama kaum pria yang kejantanannya berkurang. Harganya juga sangat murah, satu porsi hanya 15.000 Rupiah dan bisa dinikmati oleh tiga hingga empat orang. Jika anda penasaran dengan khasiat dari beer pletok ini.

BUDIDAYA TANAMAN MURBEI UNTUK TEH KESEHATAN



Selama ini tanaman murbei hanya kita kenal sebagai pakan ulat sutera. Ternyata daun murbei juga bisa di racik menjadi minuman teh yang berkhasiat. Seperti yang dilakukan sekelompok ibu-ibu di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang membudidayakan tanaman murbei untuk minuman berkhasiat.

Ibu-ibu kreatif ini memanfaatkan tanah kosong yang ada dipekarangan rumahnya, untuk membudidayakan tanaman ini. Kendati jumlah tanamannya masih terbatas, namun setiap seminggu sekali maemunah sudah bisa memproduksi minuman murbei yang dipercaya, berkhasiat menyembuhkan hipertensi, diabetes serta sejumlah penyakit lainnya.

Untuk membuat minuman seperti teh, terlebih dahulu dipilih daun murbei yang berkualitas baik. Daun murbei yang terkumpul kemudian ditimbang untuk mendapatkan berat tertentu sesuai yang diinginkan. Setelah itu, daun kemudian dicacah dan di iris-iris kecil. Usai di iris-iris, potongan-potongan daun ini kemudian di goreng kering menggunakan wajan. Wajan yang digunakan pun harus terbuat dari tanah liat, agar aroma khas daun murbei tetap terasa saat dihidangkan.

Daun murbei yang sudah digoreng kemudian dihaluskan secara manual. Dan sama seperti membuat teh pada umumnya, sebelum disajikan daun murbei yang sudah dihaluskan terlebih dahulu ditapis. Dan daun murbei pun siap untuk disajikan.

Ibu-ibu ini mengaku, sejak membudidayakan tanaman murbei, sudah jarang membeli teh. Selain karena cara pembudidayaan tanamannya yang mudah, maemunah tertarik mengembangkan usaha tanaman murbei ini karena khasiatnya bagi kesehatan. Kedepannya maemunah bersama teman-temannya berencana, membuat usaha kecil yang bergerak disektor produksi minuman murbei.

LOMBA KETANGKASAN ABANG BECAK



Becak, di nilai sering menjadi penyebab kesemrawutan di jalan raya. Untuk itu, kepolisian Gresik Jawa Timur menggelar lomba ketangkasan bagi tukang becak agar paham peraturan lalu lintas (04/06/2011.)

Alasan dipilihnya lomba ketangkasan becak ini, karena selama ini, becak menjadi salah transpotasi darat tradisional yang menjadi pangkal kesemrawutan di jalan raya, dan sering di jumpai melanggar peraturan lalu lintas.

Ketangkasan abang becak ini meliputi kemampuan mengendalikan becak di tengah hambatan jalan raya, pemahaman berlalu lintas.

Disamping difokuskannya ke peratutra lalu lintas, lomba ketangkasan becak yang digelar polres gresik juga dimaksudkan agar tukang becak lebih peduli terhadap sesama pengguna jalan raya. Saat ada kecelakaan lalu lintas di jalan raya misalnya, tukang becak di arahkan menjadi orang pertama yang bisa menolong korban.

“Jadi, abang becak ini kita latih menjadi bagian dari penolong korban laka”, ujar Kasat Lantas Polres Gresik AKP Satria Permana.

Lomba ketangkasan becak yang diikuti 65 peserta di Gelora Tri Dharma Gresik tersebut, menjadi salah satu rangkaian acara dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 65.

KERAJINAN TRADISIONAL PISAU KOMANDO



Pisau umumnya digunakan untuk memotong sayur atau buah - buahan. Namun di tangan sumarwoto, 65 tahun, warga desa pucang anom kecamatan tamanan kabupaten bondowoso, pisau-pisau tadi disulap menjadi pisau yang memiliki nilai seni karena keunikan pada bentuknya.

Usaha pembuatan pisau ini dimulai sejak tahun 1980. Awalnya pria yang akrab dipanggil dengan Pak Sumo ini mendapatkan pesanan dari tetangga sekitarnya yang umumnya memesan alat untuk bertani seperti cangkul dan sabit.

Disamping itu, Pak Sumo juga mencoba membuat pisau dengan bentuk yang diciptakannya sendiri sambil mencoba memasarkannya ke masyarakat. Karena ketekunannya menjalani profesi, usaha pandai besi yang di gelutinya, dikenal oleh masyarakat.

Umumnya jenis pisau yang di produksi yaitu pisau rambo, king cobra, king brown, jingle king dan juga samurai jepang.

Karena proses pembuatan pisaunya masih sangat tradisional, untuk memproduksi satu buah pisau saja, pak sumo membutuhkan waktu lima hari dengan dibantu oleh tiga orang karyawannya.

Proses pembuatan pisau diawali dengan proses pembakaran besi selama sepuluh menit, setelah besi itu terlihat memerah, kemudian besi ini dipukul dengan menggunakan alat tumbuk pada saat bara masih terlihat memerah, sampai akhirnya besi yang dipukul ini menjadi bentuk awal dari pisau.

Proses selanjutnya adalah menempa, yaitu proses membentuk pisau yang disesuaikan dengan model dan keunikannya, pekerjaan ini tidaklah mudah, karena memerlukan kecekatan dan juga konsentrasi dari pembuatnya.

Harga pisau Pak Sumo bervariasi yaitu dari Seratus Ribu Rupiah hingga Lima Ratus Ribu Rupiah. Untuk pisau Samurai, Pak Sumo menjualnya Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah hingga Satu Juta Rupiah.

LUKISAN ALAMI PELEPAH PISANG KARYA SISWA SD



Melukis tidak harus menggunakan bahan cat, pensil pewarna atau kanvas. Pasalnya Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah 02 Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, justeru memanfaatkan pelepah pisang, sebagai bahan utama lukisannya. Selain mengajarkan anak-anak lebih mencintai lingkungan, teknis melukis ini juga, mendorong kreatifitas siswa, dalam mengembangkan wawasan berfikir tentang pemanfaatan lingkungan di sekitarnya.

Uniknya lukisan karya siswa sd ini, kesemuanya bertemakan budaya kota santri Gresik, diantaranya lukisan masjid, kaligrafi, perkampungan tua khas Gresik, gunung kapur, hingga pelabuhan rakyat.

Proses melukis, diawali dengan pengeringan pelepah pisang, di bawah terik matahari. Agar pelepah pisang mudah dibentuk, terlebih dahulu pelepah pisang dihaluskan, dengan cara disetrika.

Setelah semua bahan baku siap, dilanjutkan dengan proses penempelan menggunakan lem, tentunya pelukis harus meyesuaikan tekstrur pelepah pisang, dengan obyek yang di lukis.

Melukis berbahan pelepah pisang, bagi sebagian siswa usia sekolah dasar, hampir dianggap mustahil. Apalagi, mereka selama ini hanya di ajarkan melukis dengan pensil pewarna atau kanvas. Namun, setelah dua tahun mengeluti lukisan berbahan pelepah pisang, kini mereka justeru merasa asyik dan makin menyukainya. “Ya, saya sangat senang bisa berkarya dengan memanfaatkan pelepah pisang”, ujar Farah Atifa ( salah seorang siswi)

Melukis pelepah pisang, tidak sekedar menggambar obyek lukisan biasa. Tetapi lebih dari itu, membutuhkan keterampilan menggunting dan juga membuat pola lukisan, yang akan dikerjakan agar hasilnya tampak lebih elegan dan bernilai seni.

Menurut pihak sekolah, teknik melukis pelepah pisang, mampu memberikan pemahaman kepada anak, agar mereka lebih mencintai lingkungan dan alam di sekitarnya.

Selain itu, teknis melukis pelepah pisang, juga dapat mendongkrak kreatifitas siswa, meningkatkan kemampuan merekam sebuah obyek, serta melatih konsentrasi para siswa.

Selain lukisan, para siswa ini juga membuat berbagai aneka kerajinan lainnya yang juga berbahan pelepah pisang, seperti miniatur rumah, boneka, tempat tissue dan lain sebagainya. Hasil kreatifitas para siswa ini pernah mendapatkan penghargaan dari berbagai instansi di kabupaten Gresik, sebagai karya anak-anak terbaik berbahan alami.(86)

WISATA SERU ALAM GREEN CANYON



Banyak cara untuk mengisi liburan akhir pekan. Salah satunya adalah dengan menikmati keindahan panorama alam yang mempesona di Green Canyon, Ciamis, Jawa Barat. Selain dipadati pengunjung lokal, lokasi ini juga digemari oleh turis asing dari berbagai negara.

Green Canyon, begitulah masyarakat setempat menyebut lokasi wisata yang terletak di dekat Pantai PangAndaran, Ciamis, Jawa Barat. Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang warga Perancis pada tahun 1993. Nama aslinya Cukang Taneuh atau Cukang tanah, memiliki panorama alam yang mirip dengan green canyon asli di Benua Amerika.

Dengan menempuh perjalanan 3 jam dari pusat kota Kabupaten Ciamis, Anda akan mudah menemukan lokasi Green Canyon dengan berbagai ketakjuban alam yang memukau dan cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Dengan tiket masuk sebesar 75 Ribu Rupiah perorang, Anda akan menikmati menaiki perahu motor untuk menempuh perjalanan selama 15 menit menuju lokasi Green Canyon. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhkan dengan pemAndangan sungai dan binatang serta pepohonan yang masih asri.

Saat tiba di lokasi green canyon, yang mirip dengan gua ini, Anda akan dimanjakan dengan pemAndangan yang begitu mempesona. Stalaktit yang berada di atas, selalu mengucurkan air yang tidak pernah berhenti meski musim kemarau tiba. Di sini, selain bisa menikmati panorama alam, Anda juga bisa berenang dengan dipandu oleh petugas setempat.

Warga setempat menyebutnya hujan abadi, yaitu air yang selalu menetas dari atas bukit di sekeliling green canyon. Di sini juga ada wahana baru yaitu body rafting atau berenang menggunakan pelampung menelusuri green canyon. Seru bukan?

MENDAUR ULANG KOTORAN KUDA MENJADI KERTAS



Tiga Siswa SMA Muhammdiyah 1 Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur, sukses mendaur ulang kotoran kuda menjadi kertas tulis (01/06/2011.) Ketiga siswa siswi ini adalah Dafina Balqis, Diah Ayu Vivit Nur Faidah dan Muhammad Teguh Kurniawan. Ketiganya merupakan pelajar Kelas XI jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.

Untuk proses pembuatan kertas dari bahan kotoran kuda ini, tergolong rumit dan memerlukan kesabaran serta ketelatenan. Bahan dasar kotoran kuda yang telah kering, di oven selama 15 menit yang kemudian di lunakkan dengan bahan kimia. Setelah di cuci, kotoran kuda yang telah di campur bahan pelunak kemudian di diamkan selama kurang lebih satu hari.

Setelah itu, bahan yang telah lunak di campur pemutih serta perekat, kemudian di blender hingga halus dan benar-benar tercampur rata dengan bahan-bahan kimia.

Proses akhir, adalah mencetak adonan persis berbentuk kertas. Hanya menunggu kurang lebih empat jam, kertas kotoran kuda pun jadi tersulap sebagai kertas.

Para siswa ini memerlukan waktu tiga bulan dalam penelitiannya sebelum menjalankan praktek pembuatan kertas kotoran kuda. Namun, pembuatan kertas kotoran kuda ini masih belum sempurna karena keterbatasan peralatan.

Ketiga ilmuan cilik ini, menciptakan kertas dari kotoran kuda berawal dari ide melihat kotoran kuda yang banyak seratnya. Selain itu, daur ulang kotoran kuda merupakan salah satu bentuk penemuan yang ramah lingkungan. “Pilihan awal akan menggunakan enceng gondok atau kotoran kuda. Tapi akhirnya kita memilih kotoran kuda karena lebih banyak seratnya”, ujar Davina Bilqis.

Sementara, pihak sekolah berencana akan mengembangkan dan mematenkan hasil penemuan ini untuk kemaslahatan bersama terutama menyangkut kebersihan lingkungan.(86)