9 GEJALA PC YANG TERINFEKSI VIRUS



Alasan mengapa virus komputer paling banyak merugikan adalah karena banyak pengguna tidak mampu mengenali komputernya yang telah terinfeksi virus. Kerusakan yang ditimbulkan akan bisa menjadi sangat berkurang, jika virus berhasil di kenali lebih awal melalui gejala-gejala sebagai berikut :

1) Program crash tiba-tiba: Jika beberapa program seperti Task Manager atau Registry Editor tiba-tiba berhenti bekerja atau crash secara acak tanpa alasan jelas. Sebuah virus berhasil memodifikasi entri registry untuk mencegah program berjalan dengan baik.

2) Lalu Lintas Jaringan yang tidak biasa: Jika setelah menutup browser dan aplikasi lain yang mungkin menggunakan internet, Anda melihat bahwa komputer Anda masih men-download atau upload sesuatu, maka komputer Anda terinfeksi virus

3) Koneksi Internet tidak tersedia atau lambat: Jika tiba-tiba koneksi internet Anda berhenti bekerja atau lambat, adalah mungkin bahwa malware menjadi penyebabnya. Namun, masalah dengan Internet Service Provider juga bisa menjadi penyebab masalah tersebut.

4) Muncul Popup Redirection untuk Website aneh: Jika terjadi peningkatan dalam jumlah popup saat browsing atau browser web Anda mengarah ke situs web yang berbeda dari yang Anda inginkan, virus mungkin penyebabnya.

5) Komputer tidak mau booting: Jika komputer Anda tiba-tiba berhenti boot, adalah mungkin sebuah virus telah telah merubah beberapa file di sistem komputer Anda. Dalam situasi seperti ini, menginstal ulang atau memperbaiki sistem operasi Anda mungkin satu-satunya solusi.

6) Komputer Lambat: Beberapa virus yang dirancang khusus untuk tujuan ini berhasil meningkatkan penggunaan CPU hingga 100%. Jika untuk menjalankan Task Manager saja, Anda menemukan penggunaan memory berlebihan pada CPU dan terus menerus mengalami peningkatan, malware mungkin menjadi penyebabnya.

7) Program dimulai secara otomatis: Beberapa virus secara otomatis sering memulai program aneh pada komputer Anda untuk menampilkan iklan yang tidak diinginkan.

8) Security Software di non-aktifkan: Kebanyakan malware menonaktifkan antivirus dan Firewall untuk mencegah agar tidak terdeteksi. Jika hanya satu perangkat lunak berhenti bekerja, mungkin masalah software tertentu kegagalan. Jika itu adalah kecenderungan umum dan hampir setiap perangkat lunak keamanan menghadapi masalah ini, infeksi virus adalah kemungkinan besar.

9) Perilaku Aneh: Jika komputer Anda secara otomatis mulai mengirim email atau membuka aplikasi yang aneh secara acak atau hal yang berbeda dari "normal", komputer Anda kemungkinan besar dikendalikan oleh malware.

0 comments:

Post a Comment