PANORAMA ALAMI KAWASAN HUTAN LINDUNG LEMOR



Propinsi Nusa Tenggara Barat memiliki kawasan hutan lindung yang cukup luas. Belakangan, kawasan hutan tersebut, ditata menjadi obyek wisata dan banyak diminati wisatawan. Salah satunya adalah Hutan lindung, lemor satu diantara kawasan yang banyak diminati wisatawan untuk mengisi hari libur mereka.

Kawasan Hutan Lindung Lemor, terletak 70 kilometer arah timur kota Mataram dan difungsikan sebagai tempat rekreasi atau taman wisata, terutama untuk pemandian, bumi perkemahan dan wisata alam. Di obyek wisata ini, para wisatawan akan diajak menelusuri kawasan perbukitan yang berada di sebelah timur kaki Gunung Rinjani.

Untuk menuju lokasi wisata Hutan Lemor, para wisatawan, harus rela menuruni dan mendaki tangga yang cukup curam. Namun, sepanjang perjalanan menuju obyek wisata banyak ditumbuhi rimbunan pemohonan mahoni dan puluhan jenis tanaman lainnya, hingga menambah keasrian pinggiran hutan yang memilki luas areal 89,20 Ha tersebut.

Selain dikeliling pepohonan yang rimbun, para wisatawan, dapat menikmati gemerisik air terjun yang mengalir menuju kolam renang, yang terdapat di kaki bukit hutan lindung Lemor.

Ada nilai tambah yang diperoleh para wisatawan, jika berkunjung ke obyek wisata kawasan Hutan Lindung Lemor, yakni dapat bercengkrama dengan monyek jinak yang banyak ditemukan di pinggiran jalan menuju kawasan wisata ini.

Para wisatawan rata-rata menghabiskan waktunya untuk berenang di kolam, maupun mandi di saluran air pegunungan, yang mengalir, melintasi kawasan Hutan Lindung Lemor.

Setelah puas berenang, mereka biasanya makan bersama di sekitar kawasan hutan lindung, sebelum melanjutkan untuk bercengkrama dengan monyet-monyet jinak yang bergelantungan di pinggir hutan.

Untuk memberikan hiburan kepada para wisatawan yang datang berkunjung ke obyek wisata ini, setiap hari, selalu ditampilkan kesenian tradisional Lombok, berupa Gendang Beleq Dan Tawaq-Tawaq.

Karena letak kawasan wisata Lemor yang jauh di dalam kawas dan hutan lindung, biasanya para wisatawan yang berlibur ke tempat ini, membawa makanan sendiri, karena tidak ada warung maupun restoran.

0 comments:

Post a Comment