TEH MANGROVE DARUJU ATASI BERBAGAI PENYAKIT



Hutan mangrove memiliki potensi istimewa, salah satu produk terbarunya adalah teh mangrove yang dipercaya dapat mengatasi berbagai macam penyakit. Teh mangrove diambil dari jenis tumbuhan akantus ilisifolius atau dalam bahasa lokal di sebut Daruju.

Daruju termasuk jenis tumbuhan berduri yang banyak berkembang biak di bantaran sungai yang berair payau. Wujudnya tidak seperti tanaman bakau yang banyak dikenal orang. Daruju mudah dikenali dari daunnya yang panjang dan berduri. Batang tanaman juga dipenuhi duri untuk pertahanan supaya tidak dimangsa binatang.

Daun yang bisa digunakan untuk membuat teh adalah daun muda pada pucuk-pucuk tanaman. Unutk memanen daun Daruju pun harus harus ekstra hati-hati, yakni menggunakan capit supaya tidak tertusuk duri. Tapi di balik duri-duri di sekujur tubuh pohon, terkandung manfaat yang istimewa. Zat Saponin yang terkandung di dalamnya, berguna untuk mencegah kanker.

Proses selanjutnya adalah memotong duri-duri daun. Tujuannya supaya pada proses pemotongan daun, tidak menusuk tangan. Setelah duri rontok, daun dimemarkan untuk membantu mengeluarkan kandungan kimiawi yang berguna untuk tubuh. Setelah memar, daun dipotong-potong. Irisan daun, dijemur di bawah terik matahari sampai benar-benar kering.

Teh yang sudah kering dipanen. Wisatawan diajak menikmati teh mangrove ke dalam hutan mangrove. Kata para kelompok tan imangrove, ini untuk memberikan pendidikan para masyarakat tentang perlunya pelestarian hutan bakau.

Membuat teh Daruju, seperti menyeduh the dan lain lain sebagainya di lakukan dengan cara seperti biasa. Teh Daruju diseduh menggunakan air panas dan ditambah gula sesuai selera. Setelah sari teh keluar, teh Daruju siap dinikmati. Soal rasa, jangan di Tanya, karena pasti enak dan tak jauh beda dengan the pada umumnya. Jika di minum secara tertus, teh mangrove ini terbukti sangat bermanfaat untuk mengatsi rambut rontok, penghalus kulit, kangker, luka kulit luar dan lain-lain.

Salah satu Kelompok tani mangrove yang mengembangkan usaha ini adalah kelompok tani mangrove di Surabaya jawa timur, dengan memanfaatkan kawasan hutan mangrove di wilayah Wonorejo. Mereka pun sukses menawarkan sensasi menikmati teh dengan cara berbeda, yakni mereka dilibatkan penuh dalam pembuatan teh, dengan diajak menyusuri pematang tambak untuk memetik daun Daruju.

0 comments:

Post a Comment