ANEKA TAS CANTIK DARI KAIN KULIT BAHAN JAKET


Perca kain kulit yang biasa digunakan untuk membuat jaket, ternyata juga bisa di manfaatkan menjadi bahan beragam jenis tas yang menarik. Berawal dari coba-coba, Lesmono Hadi, warga kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, mampu membuat aneka tas menarik. Bahkan, Hadi mampu mempekerjakan para tetangga, untuk membuat tas yang di pasarkan di beberapa kota di Indonesia.

Selama 3 tahun terakhir, Lesmono Hadi menekuni usaha pembuatan tas kulit. Selain di kerjakan empat karyawannya, usahanya ini juga dikerjakan para tetangga, di rumah masing-masing. Usaha pembuatan tas kulit, cukup prospek di tengah lesunya pasar sepatu dan sandal akibat masuknya barang-barang impor.

Mendapatkan bahan baku berupa perca kulit, tidaklah terlalu sulit, karena didatangkan dari sentra pembuatan jaket kulit di kawasan Tanggul-Angin, Sidoarjo.

Pembuatan tas kulit ini juga tidak membutuhkan banyak peralatan. Selain besi pres manual untuk mencetak mode, dibutuhkan mesin jahit dan keterampilan menyulam pinggiran tas. Cara pembuatannya, hampir sama dengan membuat tas pada umumnya, yakni dengan memotong kain perca sesuai ukuran yang di kehendaki. Kemudian, di jahit hingga membentuk tas.

Proses selanjutnya adalah merangkai irisan-irisan kulit menjadi sebuah tas dengan berbagai corak dan mode. Proses ini merupakan tahapan yang sedikit sulit, karena di butuhkan keuletan dan keterampilan seni dalam merangkai irisan kulit. Dengan menambahkan sedikit benang sebagai aksesoris, irisan-irisan itu membentuk tas yang cukup fashionable.

Meski cukup prospektif dari sisi bisnis, namun usaha ini tetap menuai kendala. Di antaranya permodalan dan pemasaran yang masih bersifat konvensional dan tradisional.

Dengan harga termurah 50 Ribu Rupiah dan termahal 500 Ribu Rupiah, Lesmono mampu melayani pasar dalam negeri. Terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya serta pasar daerah setempat.

1 comment: