SULAP TEMPURUNG KELAPA JADI ANEKA SOUVENIR CANTIK



Tidak ada barang yang tidak berguna. Mungkin itulah kalimat yang selalu ada di benak Hernawan, warga Kelurahan Borokulon, Purworejo Jawa Tengah. Dengan peralatan yang sederhana, seperti gunting, cutter serta lem kayu, Hernawan mampu merubah tempurung kelapa dan biji bijian menjadi barang hiasan yang mempunyai nilai ekonomis lebih.

Berbagai kerajinan dari hasil karyanya diantaranya gantungan kunci, miniatur kura-kura, rumah adat Minang serta aneka souvenir cantik lainnya. Keuletan dan kesabaran adalah modal penting dalam mengembangkan usahanya tersebut.

Memang tak pernah terpikirkan, jika batok kelapa akan bernilai ekonomi cukup tinggi, bahkan melebihi buahnya, hanya dengan sedikit kreatifitas. Apalagi, struktur batok kelapa yang kuat dan warnanya yang khas, mampu menampilkan kesan khas dalam setiap souvenir yang di ciptakan berbahan tempurung kelapa.

Untuk membuat kerajinan ini, mula-mula batok kelapa di bersihkan dari sisa serabut dengan cara di amplas. Agar permukaan batok kelapa tampak mengkilat, bisa di gosok dengan daun pisang yang sudah kering. Selanjutnya, mulailah batok kelapa di potong sesuai ukuran souvenir yang akan di buat.

Dalam sehari, Hernawan dapat membuat sedikitnya puluhan buah untuk jenis miniatur kura kura dan gantungan kunci lainnya. Sementara untuk kerajinan seperti miniatur rumah gadang, harus membutuhkan waktu paling tidak selama 3 hari.

Berbagai kerajinan ini, dijual dengan harga bervarisasi mulai dari 5 Ribu hingga puluhan Ribu Rupiah. Selain membuka kios dagangannya di rumahnya. Bahkan, pemasaran produk rumahan ini juga merambah ke berbagai kota di Indonesia termasuk ke luar negeri.

Meski tidak mengangkat karyawan, namun Hernawan yang telah menggeluti usahanya selama 5 tahun tersebut, tetap mampu melayani pesanan dari berbagai kota. Namun produksinya akan terhambat jika pada musim hujan, sebab akan terkendala dalam proses pengeringan bahan baku.

0 comments:

Post a Comment