This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

BUDIDAYA LEBAH MADU JANJIKAN KEUNTUNGAN TINGGI



Lebah merupakan binatang menyengat yang terkadang menakutkan. Namun lebah juga bisa memberikan keuntungan finansial sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi manusia. Di kecamatan Brondong Lamongan - Jawa Timur, Wijianto, seorang peternak lebah tak hanya mendapatkan hasil berupa madu, melainkan juga bisa menghasilkan royal jely, tepung sari, bee propolis dan lilin lebah yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Di peternakan lebah yang di rintasnya sejak tahun 1978, Widjianto rupanya memilih beternak lebah unggulan jenis Apis mellifera. Jenis ini lebih produktif dibandingkan lebah lokal, juga lebih jinak. Racun pada sengatnya sangat cocok untuk pengobatan berbagai penyakit.

Widjianto memiliki 200 kotak kandang lebah disamping rumahnya. dari 200 kotak tersebut, widjianto mampu mendapatkan sekitar 1.200 liter madu setiap bulannya dengan masa produktif lebah 5 bulan dalam setahun. Bahkan, Wijianto mampu menghasilkan keutungan puluhan juta rupiah per bulan.

Menurut Wijianto, agar lebah bisa berkembangbiak dengan bagus, tempatkan lebah madu pada lokasi yang tersedia pakan cukup banyak. Biasanya di perkebunan yang memiliki banyak bunga seperti kebun mangga, duwet dan lain sebagainya. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telor dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.

Selain menghasilkan madu, lebah ini juga bisa menghasilkan royal jely, tepung madu, bee propolis dan lilin lebah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki harga jual cukup tinggi.

Royal jely misalnya, harganya bisa mencapai 700 Ribu hingga 800 Ribu Rupiah perkilonya. sedangkan madu murni dijual seharga 27 Ribu hingga 80 Ribu Rupiah perliter, tergantung kwalitas hasil produksi dari lebah tersebut.

Sumber : liputan86

GERABAH HIAS TRADISIONAL MAMPU TEMBUS PASAR EROPA



Kerajinan gerabah yang diproduksi warga Kaliotik Lamongan Jawa Timur, mampu menembus pasar ekspor Eropa. Paduan antara bentuk tradisional dan motif modern membuat gerabah tersebut mempunyai nilai seni tinggi.

Kerajinan gerabah yang ditekuni Selo Wayah tersebut merupakan usaha yang dirintis ayahnya, Zainal Mahfud sejak tahun 1989 lalu dan merupakan satu-satunya di Lamongan. Usaha pembuatan gerabah hias ini mengalami pasang surut, namun dengan ketekunan dan keuletan, akhirnya usaha ini mampu bertahan hingga bisa diwariskannya.

Aneka gerabah hias karya Selo Wayah terdiri dari asbak hingga vas bunga dan lain sebagainya. Bahkan, Selo terus berupaya berkreasi dengan selalu merubah bentuk mengikuti perkembangan jaman dan keinginan para pemesan. Untuk pasar ekspor, gerabah dengan bentuk vas bunga yang selalu mendapat banyak pesanan.

Selo, mengambil bahan baku tanah dari desa Jati Rogo yang berada di kabupaten Tuban. Tanah dari desa tersebut kualitasnya bagus melebihi tanah dari Ponorogo yang ia gunakan sebelumnya. Pembuatan gerabah hias ini tidak dilakukan secara manual, melainkan dengan membuat cetakan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena rata-rata pemesan menginginkan bentuk dan ukuran yang sama persis dalam jumlah yang besar.

Pembuatan gerabah ini diawali dengan mengiris tanah yang telah dihaluskan untuk mempermudah pembentukannya. Setelah dibentk kedalam cetakan, gerabah kemudian siap dikeringkan kemudian di bakar. Proses pembakaran dilakukan lebih kurang enam jam untuk menghasilkan kualitas gerabah yang maksimal.

Setelah itu gerabah siap untuk diwarnai. Pewarnaan gerabah sendiri dilakukan dengan cat minyak dan dengan pilihan warna yang mencolok sesuai karakter motif. Hasilnya, berbagai bentuk dan motif unik paduan antara bentuk tradisional dan modern pun tercipta.

Harga kerajinan gerabah ini berfariasi antara 4.000 Rupiah hingga 500.000 Rupiah, tergantung bentuk dan ukurannya. Selain mampu menembus pasaran Eropa, gerabah buatan Kaliotik ini juga kerap dipasarkan ke Bali dan Jakarta. Banyaknya pesanan dari luar negeri membuat omzetnya kini mencapai 10 juta hingga 40 juta rupiah per bulan.

Sumber : liputan86

NASI TEMPONG, KULINER RAKYAT YANG PEDAS



Selain rujak soto yang sudah banyak dikenal warga, Banyuwangi Jawa Timur juga memiliki satu lagi masakan rakyat yang cukup khas. Namanya nasi tempong. Kuliner ini termasuk yang paling diminati warga. Bahkan, setiap warung yang menjual kuliner ini, selalu ramai di serbu pecinta nasi tempong.

Penjual nasi tempong bisa kita temui di sudut-sudut kota Banyuwangi. Seperti yang terlihat di warung nasi tempong di kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, yang setiap harinya selalu ramai di serbu pecinta nasi tempong yang terkenal pedas. Kepedasan sambal yang menjadi ciri khas kuliner rakyat ini, bisa dipesan sesuai dengan selera. Mau yang sedang atau super pedas, semuanya bisa di pesan.


Cukup dengan uang Lima Ribu sampai 15 Ribu Rupiah tergantung jenis lauk pauknya, pecinta nasi tempong sudah bisa merasakan satu porsi kuliner tersebut. Satu porsi nasi tempong terdiri dari, nasi putih, sayur bayam, ikan asin, ikan teri, tahu, dadar jagung dan sambal. Bahkan diwarung nasi, juga di sediakan bermacam lauk pauk. Seperti ikan laut goreng, pepes ikan laut, telor dan ayam goreng.

Tamparan pedasnya sambal dan murahnya harga nasi tempong di warung ini, menyebabkan warung ini ramai pengunjung mulai pagi sampai malam. Kebanyakan pembeli yang datang ke warung nasi tempong merupakan pelangganan tetap warung yang sudah berdiri sejak 4 tahun lalu.

Dalam bahasa Banyuwangi, tempong berarti tamparan, sehingga karena pedasnya sambal yang di santap, membuat penikmatnya serasa habis di tampar pipinya. Bahkan, mencicipi sambalnya terasa menyengat di lidah hingga mampu membuat panas telinga.

Jika anda penasaran dengan tamparan lezat nasi tempong khas Banyuwangi, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk merasakan sensasi kelezatan tamparan nasi tempong.

SUKSES BUDIDAYA LELE ORGANIK DENGAN KOLAM TERPAL



Desa Kedungwangi Kecamatan Sambeng, Lamongan-Jawa Timur, mendapat julukan sebagai kampung lele, karena sebagian warganya menjadi pembudidaya ikan lele dengan media terpal plastik. Bahkan salah seorang warga berhasil membudidaya lele di kolam beton yang berada di atap rumahnya. Selain itu mereka juga sukses membut formula pakan ikan organik secara swadaya.

Julukan sebagai kampung lele melekat pada desa Kedungwangi sejak usaha tersebut di mulai sekitar sembilan tahun lalu. Dipilihnya terpal plastik sebagai media kolam, karena kolam ini sangat praktis dan bisa di tempatkan di pekerangan rumah. Dari 900 kepala keluarga, 50 di antaranya menjadi peternak ikan lele. Jumlah warga yang menggeluti budidaya lele dengan media terpal terus bertambah tiap tahunnya.

Suyit, salah seorang perintis budidaya ikan lele, bahkan mampu bereksperimen sehingga mampu menciptakan probiotik sebagai pengganti pupuk kimia serta mampu menciptakan formula pakan yang bisa di produksi sendiri. Bahan baku pakan buatan warga adalah dedak padi, tepung ikan dan kedelai. “Kombinasi dari bahan baku ini menyebabkan lele sangat suka dan hasilnya cukup memuaskan”, ujar Suyit.

Uniknya lagi, pria lulusan sekolah dasar tersebut sukses membudidaya lele dengan membuat kolam beton di atap rumahnya. Dengan kreatifitas yang tiada henti tersebut, membuat Suyit, dengan gigihnya menciptakan inovasi meski tidak memiliki tanah lapang untuk budidaya lele. Bahkan dengan inovasinya, Suyit mampu beternak lele meski benihnya tergolong benih yang kurang berkualitas.

Keberhasilan warga desa kedungwangi dalam membudidayakan ikan lele dengan kolam terpal ini, terletak pada penggunaan pakan hasil produksi sendiri. Selain lebih berkualitas, pakan ini juga lebih murah dibanding dengan pakan buatan pabrik. Sehingga keuntungan para peternak lele lebih maksimal.

Rata-rata, dengan kolam berukuran 3 x 6 meter persegi, para petani mampu memanen ikan lele sebanyak lima kwintal, dengan harga perkilo antara Delapan Ribu Lima Ratus Rupiah hingga Sepuluh Ribu Rupiah. Dalam kurun waktu dua setengah bulan, keuntungan bersih para peternak lele, bisa mencapai sekitar Tiga Juta Rupiah.

Lele jenis dumbo dan sangkuriang hasil budidaya warga desa kedungwangi ini, berbeda dengan lele dari daerah lain, karena dagingnya tidak mengandung zat kimia sama sekali, alias lele organik.

Saat ini lele dari desa Kedungwangi dipasarkan ke sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Jombang, Bojonegoro dan Mojokerto. Para peternak lele berencana mengembangkan ikan lele yang memiliki daya saing, sehingga layak di ekspor ke luar negeri.

SAMPAH KINI BERNILAI EKONOMI TINGGI



Kegiatan kebersihan sampah program Lamongan Green and Clean (LGC) jilid II yang dimotori oleh Badan Lingkungan Hidup Lamongan tampaknya sudah mulai bergerak menjadi ladang perekonomian bagi warga setempat yang memiliki kreatifitas dan imajinasi tinggi. Orentasi mereka kinipun tidak hanya sekedar lomba tetapi sudah menjadi bagian hidup sehat, sekaligus menjadi masyarakat yang produktif.

Setidaknya itu yang disampaikan Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutannya sekaligus membuka acara Workshop tahap II dan penyerahan hadiah kepada 50 RT terbaik kategori wilayah berkembang yang difokuskan di kecamatan kota, di Shaba Dyaksa setempat, Selasa (24/4). “Saya merasa bangga dengan kondisi yang seperti sekarang kita lakukan,” ujarnya.

Awalnya dulu Pemkab Lamongan tidak menyangka LGC tahap I bisa terlaksana sedemikian bagusnya. Begitu juga dengan saat ini LGC tahap II yang berteakan waste lover dengan titik tekan pengelolaan sampah. “Kita lihat sekarang kebutuhan lingkungan, keindahan lingkungan dan kebutuhan pengelolaan sampah sudah menjadi kebutuhan masyarakat sendiri. Bahkan kegiatan kebersihan sampah pun sudah mulai bergeser menjadi ladang perekonomian bagi warga setempat,” katanya.

LGC tahap II ini lanjut dia, sudah terjadi pergeseran yang cukup signifikan dengan membawa dampak positif. Pasalnya, kata dia, pengelolaan sampah yang awalnya hanya coba-coba sekarang sudah mulai bergerak kea rah lebih baik. Yang semula hanya tumpukan plastik tidak bernilai, sekarang laku untuk dijual. Atau seonggok sampah yang semula hanya disetorkan, ditimbang, kemudian dicatat, sekarang pun itu juga sudah laku dijual. “Artinya ini sudah bergerak ke persoalan lain (bisnis),” ungkapnya.

Selain itu Yuhronur mengatakan ternyata kegiatan LGC tahap II ini juga mampu membangkitkan kebersamaan, kerukunan dan keakraban antar warga karena seringnya melakukan kerja bhakti antar rumah. Karena menurut pengamatannya, semangat kebersamaan dan kegotong-royongan yang dulu sangat kental sekarang dirasakannya sudah mulai mengendur. “Minimal mereka sekarang mau keluar dari pagar,” katanya.

Sementara itu Kepala BLH Kabupaten Lamongan Aris Wibawa menerangkan, bahwa wilayah perintis yang terdiri dari 46 RT yang tersebar di 27 kecamatan telah selesai dilaksanakan penilaiannya pada tanggal 20 April 2012. Dia melihat bahwa RT-RT perintis tersebut memiliki semangat dan kecintaannya dalam penataan lingkungan yang luar biasa. “Dan itu terbukti bahwa ada peserta yang bisa melampaui wilayah yang ada di Kecamatan Lamongan kota,” pungkasnya.

Secara simbolis Sekkab didampingi Kepala BLH, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Asisten Ekonomi Pembangunan menyerahkan hadiah berupa bantuan komposter (alat pengolah sampah menjadi pupuk). Diantaranya untuk Sukomulyo RT 3/RW 6, Sidokumpul RT 3/RW 1, Deket Kulon RT 1/RW 6, Sukorejo RT 1/RW 2, Sidoharjo RT 3/RW 6, Banjarmendalan RT 1/RW 3, Jetis RT 3/RW 4, Made RT 3/RW 7, Temenggungan RT 3/RW 5 dan Tlogo Anyar RT 2/RW 1.

AYAM BAKAR TOLAK PINGGANG KHAS GOWA YANG PENUH SENSASI



Jangan pernah mengaku sebagai penggemar kuliner berbahan daging ayam sebelum merasakan sensasi kelezatan ayam bakar tolak pinggang khas kabupaten gowa sulawesi selatan. Ayam bakar tolak pinggang ini jauh berbeda dengan ayam bakar yang biasa kita dijumpai.

Salah satu warung makan ayam tolak pinggang bisa kita temui di Jalan Sultan Hasanuddin kota Gowa. Nama rumah makan ini adalah warung ayam bakar tolak pinggang khas Bontonompo.

Ayam bakar tolak pinggang merupakan makanan khas warga kabupaten Gowa. Warga memberi nama ayam bakar tolak pinggang, karena saat akan dibakar, ayam tersebut di buat seperti bertolak pinggang.

Ayam yang di gunakan pun adalah ayam muda berkualitas, yakni ayam kampung yang masih berumur dua hingga tiga bulan, agar saat dimakan dagingnya tidak keras dan yang lebih penting, mudah di bentuk seperti gaya orang bertolak pinggang. Selain itu, bumbu yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Cukup diberikan merica, bawang merah dan bawang putih saja, agar rasa asli daging ayam akan terasa kuat di lidah.

Bumbu yang telah disiapkan lebih awal, ditumbuk terlebih dahulu dengan lesung batu. Setelah itu, bumbu yang sudah ditumbuk halus, diberikan minyak goreng dan garam secukupnya, untuk di tambahkan ke daging ayam yang dipanggang diatas bara api.

Ayam bakar tolak pinggang disajikan dengan sambel kecap yang ditempatkan terpisah. Untuk yang hobi pedas atau yang merasa kurang pedas, lombok biji utuh juga disediakan. Sebagai pelengkap hidangan, tempat makan itu juga menawarkan tiga alternatif sayur. Ada cah kangkung, sayur asem dan sayur pare.

resep khas yang turun temurun digunakan pemilik warung ayam bakar ini, membuat usahanya banyak yang diminati. Usahanya yang dirintis sejak tahun 2007 lalu, mendatangkan pelanggan yang cukup banyak. “Lumayan bisa bisa mendapatkan banyak pelanggan setiap harinya”, ujar pemilik warung.

Tiap harinya warung ayam tolak pinggang dapat menjual hingga lima puluh ekor. Untuk setiap porsinya seharga 30 Ribu, hingga 40 Ribu Rupiah, tergantung pasangan lauk yang dipilih.

WISATA ECO-GREEN DI HUTAN MANGROVE KARIMUNJAWA

Jika merasa jenuh dengan rutinitas harian, Anda bisa mencobalah berwisata di pulau Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Dengan wisata tracking ke taman nasional Mangrove tersebut, Anda akan menyusuri sejuknya hutan Mangrove seluas 10,5 hektar, dengan jalur tracking sepanjang 2 kilometer, Anda akan disuguhi aneka macam jenis pohon Mangrove langka.

Lokasi hutan Mangrove tak jauh dari dermaga Karimunjawa, hanya berjarak kurang lebih 2 kilometer. Dengan tiket masuk sangat terjangkau, yakni Sepuluh Ribu Rupiah, Anda bisa menyusuri rimbunnya hutan Mangrove milik Balai Taman Nasional Karimunajawa, sepanjang bibir pantai kecamatan Karimunjawa, jepara.

Di hutan ini bisa ditemukan 45 jenis spesies Mangrove yang termasuk dalam 25 famili. Dalam kawasan pelestarian terdapat 25 spesies Mangrove sejati dari 13 famili dan 7 Mangrove ikutan dari 7 famili. Sedang di luar kawasan hutan, masih terdapat 5 spesies Mangrove ikutan dari 5 famili berbeda. Hutan Mangrove di kawasan pulau Karimunjawa dan Kemujan didominasi jenis exoccaria agallocha sedang jenis yang penyebarannya paling luas adalah rhizopora stylosa.

Di wisata tracking hutan Mangrove juga terdapat satu jenis yang sudah langka di dunia yaitu schipiphora hydrophilaceae, waru laut atau malvaceae, Mangrove getah atau luphorbiaceae, Mangrove tingen atau rhizophoraceae, Mangrove duduk atau combretaceae dan Mangrove pedada lanang atau sonneratiaceae.

Kedepan, di wisata tracking Taman Nasional Hutan Mangrove, akan disediakan Gazebo informasi tentang Mangrove dan akan dijadikan sebagai pusat studi Mangrove dunia. Selain bisa melihat aneka ekosistem Mangrove, wisatawan juga diperbolehkan ikut menghijaukan kawasan pantai dan kawasan taman nasional hutan Mangrove Karimunjawa ini.

Menyusuri rimbunnya hutan mangrove di sepanjang bibir pantai Karimunjawa, akan mampu melepaskan penat rutinitas kerja. Bahkan bukan itu saja, Keindahan biota lautnya adalah salah satu alasan utama untuk mengunjungi Karimunjawa. Tak kurang dari 69 marga karang keras dan 353 spesies ikan karang hidup di perairan laut tropisnya. Snorkeling menjadi kegiatan favorit. Menikmati warna-warni terumbu karang akan menjadi pengalaman tak terlupakan.

PERINGATI HARI KARTINI, PARA IBU LESTARIKAN SENI MEMBATIK

Ibu-ibu rumah tangga di Gresik Jawa Timur, tekun berlatih membatik, sebagai salah satu upaya melestarikan seni tradisi budaya Indonesia yang telah diakui organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pelatihan membatik secara gratis tersebut (22/04/2012,) digelar komunitas perajin dan pecinta batik Gresik, untuk memperingati hari Kartini tahun 2012.

Aktivitas pelatihan membatik ini, dikuti sebanyak 65 orang ibu rumah tangga se-Kabupaten Gresik, yang digelar komunitas perajin dan pecinta batik Gresik, bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja setempat. Selain untuk memperingati hari Kartini, pelatihan membatik tersebut juga untuk melestarikan seni tradisi asli Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan bagi para ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pelatihan membatik diawali dengan workshop pembuatan batik tulis, memperkenalkan sejarah, teknis membatik, dilanjutkan praktik membatik dengan didampingi tenaga perajin batik profesional. Sedangkan praktek membatik, diawali dengan proses pembuatan desain, teknik membuat pola, proses canting, dilanjutkan dengan proses dulit, nembok hingga proses pewarnaan dan teknik penjemuran.

Sri rahayu, peserta membatik, mengatakan, keterampilan membatik, tidak sekedar melestarikan seni tradisi warisan leluhur, tetapi juga memberikan nilai ekonomis untuk kelangsungan rumah tangga. “Saya berencana membuka usaha batik di rumah”, ujarnya.

Arti Israwan, instruktur batik mengatakan, tenaga pembatik dari waktu ke waktu jumlahnya makin merosot. Bahkan, generasi muda, juga tidak lagi tertarik untuk menekuni seni tradisi membatik, meski batik telah diakui dunia.

Karena itu, pada peringatan hari Kartini ini, komunitas pecinta batik Gresik, bertekad mengajak para ibu rumah tangga, dan juga para remaja, untuk giat belajar membatik, demi menjaga pelestarian seni warisan nenek moyang. “Agak sulit mencari tenaga pembatik yang ulet dan memiliki jia seni yang baik”, kata Arti Israwan.

Kegiatan membatik ini diprakarsasi dinas tenaga kerja, disnaker setempat, dengan mengundang sejumlah tenaga instruktur batik profesional di kabupaten Gresik. Usai mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan satu set perlengkapan membatik komplit, mulai dari kompor, wajan, canting, kain, pewarna, agar mereka bisa berwira usaha di rumah masing-masing.

SUKSES DENGAN BUDIDAYA KELINCI HIAS ASAL EROPA



Bermula dari hobi dan ketekunan memelihara kelinci, Sungkowo, warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur yang keseharianya bekerja sebagai pegawai negeri sipil tersebut, sukses dengan budidaya ternak kelinci hias yang telah di tekuninya selama 10 tahun lebih. Bahkan, kelinci kelinci hasil budidayanya, kini sudah terkenal di beberapa kota di pulau Jawa dan Bali.

Awalnya, Sungkowo hanya memelihara beberapa ekor saja. Berhubung kelinci merupakan salah satu hewan yang tergolong cepat perkembang biaknya, akhirnya saat ini di peternakannya, sudah ada ratusan kelinci, mulai dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa.

Jenis kelinci yang di budidayakan adalah kelinci jenis flamest dan rex yang berasal dari eropa. Dua kelinci jenis ini tergolong salah satu kelinci hias yang lagi booming saat ini. Karena pemeliharaannya tidaklah terlalu sulit, dan tahan terhadap penyakit, sehingga penggemar kelinci hias lebih cenderung memelihara kelinci jenis ini. Bahkan bobot kelinci bisa mencapai tujuh kilogram lebih.

Kelinci merupakan hewan yang mudah di pelihara. Kelinci cukup di tempatkan di kandang yang terbuat dari kayu dan jaring besi, serta memberi makan daun yang sudah layu tapi tidak busuk dengan di campur ampas tahu secara rutin dan menjaga kebersihan, maka kelinci yang di budidaya akan cepat berkembang biak.

Yang perlu di perhatikan, jumlah kelinci dalam kandang disesuaikan dengan luas kandang, karena kandang yang sempit dengan kapasitas kelinci yang banyak akan membatasi ruang gerak kelinci sehingga bisa menimbulkan stres untuk kelinci dan biasanya kalau strees timbul penyakit yang ujungnya kematian.

Harga jual kelinci jenis flamest dan rex tergolong cukup tinggi. Kelinci jenis flamest yang sudah dewasa atau indukan di jual dari harga satu hingga juta hingga dua juta rupiah per ekor. Sedangkan kelinci jenis rex dewasa di jual antara lima ratus ribu sampai Satu Juta Rupiah per ekor.

KOPI GIGIT, SENI MENIKMATI SEDUHAN KOPI YANG BIKIN KETAGIHAN


Kopi gigit, begitulah biasanya penggila kopi menyebut kopi seduhan Darno, pemilik warung di bantaran sungai Meneng Kencong Jember Jawa Timur. Dari pagi hingga malam hari, pelanggan kopi gigit tak pernah sepi. Bahkan mereka terpaksa mangantri jika ingin menikmati kopi dengan cita rasa gula merah ini.

Disebut kopi gigit, karena penikmat kopi harus menggigit sendiri gulanya. Bedanya lagi, gula kopi gigit berasal dari gula merah. Penyajian gulanya pun tidak dicampur dengan senduhan kopi. Penikmat kopi dibiarkan menggigit sendiri gula merahnya sesuai selera. Bagi penyuka kopi pahit, tidak perlu banyak-banyak menggigit gula merahnya. Namun bagi penyuka kopi manis, diharuskan menggigit gulanya sebanyak mungkin hingga kopi tak terasa pahit lagi.

Alhasil, bagi para penggemarnya, menikmati kopi gigit ini merupakan sebuah seni tentang bagaimana mengolah cita rasa kopi yang sesuai dengan selera, menggunakan kepekaan perasaan yang tertuang dalam campuran gula yang digigitnya.

Jika kopinya ingin manis, gigitan gula jawanya lebih banyak, dan sebaliknya untuk mendapatkan rasa agak pahit atau pahit gigitannya dikurangi. Disinilah letak seninya.

Selain memiliki cita rasa tersendiri, kopi gigit juga di percaya mampu menambah stamina kaum pria. Tak heran jika pelanggan kopi gigit buatan Darno berasal dari dalam dan luar kota Jember, seperti Boncowoso, Lumajang, Probolinggo dan Banyuwangi.

Dengan dibantu istrinya, Darno melayani pelanggan kopi gigit selama 24 jam nonstop. Tiap gelasnya, Darno hanya mematok harga Seribu Rupiah. Dalam sehari, Darno mampu menjual ratusan gelas kopi gigit. Murahnya harga tiap gelas kopi gigit membuat warung Darno tak pernah sepi dari pelanggan.

CARA MERUBAH ICON FILE EXE SECARA PERMANEN



Kadang mengubah tampilan ICON file exe perlu dilakukan dengan berbagai alasan. Salah satunya tentu alasan keamanan, karena dapat mengecoh pengguna komputer lainnya, agar tidak meng-eksekusi file exe tersebut.

Banyak tools yang bisa merubah ikon file menjadi tampilan sesuai keinginan kita. Namun ketika file tersebut dibawa ke komputer lain, maka ikon akan kembali seperti semula, alias tidak permanen.

Ada satu tools yang mampu merubah ikon file secara permanent, bahkan jika kita memindahkan file ke komputer lain, ikon terbaru akan ditampilkan pula!

Ikuti langkah berikut ini:

Langkah 1: kunjungi shelllabs dan download versi trial untuk Icon Changer, lalu install di computer. (Bekerja pada Windows 98/ME/2000/XP/Vista).

Langkah 2: Klik kanan pada file exe yang akan diubah.

Langkah 3: Sekarang Anda akan melihat opsi Change Icon. Klik pada pilihan itu.

Langkah 4: program Icon Changer akan terbuka.

Langkah 5: Icon changer akan mencari semua ICONS pada sistem sehingga Anda dapat memilih salah satu dari ikon tersebut.

Langkah 6: pilih ICON pilihan Anda dan klik SET.

Langkah 7: jendela popup akan muncul dan meminta Anda untuk memilih salah satu dari dua pilihan. Pilih Change embeded icon, yakni untuk menyesuaikan Windows dalam menampilkan ikon kustom di komputer mana saja (permanent).

Untuk mengembalikan file ke ikon default, ulangi langkah di atas dan pilih ikon default dari file exe. Semoga bermanfaat!!

SISWA SD CIPTAKAN ALAT DETEKSI GEMPA DARI LIMBAH KALENG



Minimnya alat pendeteksi gempa bumi yang menyebabkan kepanikan warga di Sumatera dan Pandeglang Banten Jawa Barat, meng-inspirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, menciptakan alat pendeteksi gempa (15/04/2012.) Uniknya, alat pendeteksi gempa bumi tersebut, terbuat dari limbah kaleng.

Ide kreatif kali ini, muncul dari klub IPA siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Kebomas, yang berhasil menciptakan alat pendeteksi gempa. Uniknya, alat ini hanya terbuat dari kaleng bekas yang di rangkai dengan magnet dan mampu menimbulkan bunyi alarm, tanda adanya gempa bumi.

Bunyi alarm tersebu muncul, saat magnet yang di gantung dalam kaleng, menyentuh serta menempel pada sisi kaleng. Pertemuan antara sisi kaleng dan magnet yang telah terhubung dengan kabel ini, akan membuka aliran daya listrik yang kemudian di salurkan ke sirine melalui kabel, hingga menimbulkan bunyi alarm.

Untuk melengkapi desain peralatan, di butuhkan tambahan bahan berupa gantungan besi, kayu dan paku hingga membentuk sebuah alat unik dan sederhana seperti ini. Namun, jangan salah, meski alat ini terlihat sederhana, namun, mampu menyampaikan pesan terjadinya gempa bumi.

Alat ini, selanjutnya di letakkan di dalam ruangan yang bebas dari angin, maupun getaran lainnya, agar bunyi yang di timbulkan benar-benar di akibatkan goncangan gempa bumi, sehingga warga pun segera menyelamatkan diri ddengan berlindung ke tempat yang aman.

Menurut para siswa, ide awal membuat alat pendeteksi gempa bumi ini muncul saat menyaksikan kepanikan warga korban gempa bumi di sumatera pekan lalu di layer kaca. Saat itu, sebagian siswa melihat lampu gantung yang bergoyang. Saat itu, muncullah ide membuat alat pendeteksi gempa bumi ini.

Pihak sekolah sendiri berencana akan meng-ikut sertakan alat pendeteksi gempa bumi ini dalam festival sains antar pelajar serta akan mengembangkannya ke dalam bentuk yang lebih praktis serta bunyi yang variatif agar bisa di manfaatkan masyarakat. “Kedepan, kita akan membuat alat yang lebih praktis dengan bunyi yang lebih komunikatif”, ujar Ikhwan Arief, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah GKB.

Meski memiliki manfaat cukup besar, biaya pembuatan alat ini sangat murah, yakni hanya berkisar 50 ribu rupiah saja.

MOTIF GENDANG CEPLIK BANDENG LELE JADI IKON BATIK LAMONGAN



Meskipun Lamongan memiliki banyak motif batik namun sampai saat ini belum memiliki ikon batik yang bisa menjadi trade mark Lamongan. Dalam rangka menentukan dan menetapkan ikon batik Lamongan, maka diadakan Lomba Desain Batik yang diadakan tanggal 2 February sampai 9 April. Lomba itu akhirnya dimenangkan Gendang Ceplik Bandeng Lele karya ibu Solikhah dari Desa Sendangduwur Kecamatan Paciran.

Penobatan juara dan penentuan ikon batik Lamongan itu dilangsungkan seusai Seminar Batik, Kamis, (12/4) di Grand Mahkota Hotel. Acara itu sendiri dibuka oleh ketua Dewan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan Mahdumah Fadeli.

Dalam sambutannya, dia mengharapkan agar batik Lamongan bisa eksis dan diakui seperti batik daerah lain yang sudah ada. Selanjutnya, sebagai ketua juri, dia menyebut desain yang diharapkan dari batik yang akan jadi ikon Lamongan hendaknya memiliki ke khasan Lamongan. Yaitu ikan bandeng dan Lele serta di tambahkan bunga melati yang merupakan lambang kesucian.

Dalam seminar yang menghadirkan dua tokoh batik dari Balai Besar Kerajinan Dan Batik Jogjakarta itu para peserta diberikan materi tentang Teknis pembuatan batik yang di sampaikan oleh Gamal Bya “Dalam mendisain batik sebaiknya dimulai, dari menentukan tema terlebih dahulu” demikian ungkapnya.

Sedangkan Umar Setiaji yang memberikan materi tentang Batik dan Perkembangannya mengungkapkan bahwa batik sarat akan filosofi. “Bila sekarang orang hanya melihat batik dari segi bisnis maka jaman dahulu batik merupakan ungkapan isi hati pembuatnya” tambahnya.

Acara di akhiri oleh pengumuman juara lomba desain batik. Dari 88 desain hasil karya 48 pengerajin batik di pilih tiga karya terbaik yang di anggap mewakili ikon Lamongan yaitu Gendang Ceplik Bandeng Lele karya ibu Solikhah sebagai juara pertama dan hasil desain ibu Tutik Handayani yang berjudul Kepiting Rowo Sisik Naga sebagai juara ke dua, sedangkan juara ke tiga diraih oleh ibu Muslimah dengan karyanya Ikan Laut. Ketiganya adalah pengrajin batik dari Desa Sendangduwur Kecamatan Paciran.

BANDENG KROPOK, MENU KHAS PANTURA SEMARANG



Dimasak apapun, ikan bandeng akan terasa sangat nikmat di lidah. Bahkan, dengan cara masak ala pesisir pantura Semarang, duri ikan bandeng jadi tak terasa mengganggu lagi. Menu bandeng kropok adalah nama menu tersebut yang siap memanjakan rasa gurih ikan bandeng segar.

Rumah Makan Baron adalah salah satu rumah makan yang menyediakan bandeng kropok. Di areal seluas satu hektar di kawasan pesisir barat pantai Semarang, didirikan bangunan lesehan terapung persis di atas tambak. Para penggemar bandeng, bisa memanjakan lidah. Tinggal pilih, mau pilih ikan dengan menjaring, atau sedikit sabar dengan cara memancing. Yang pasti, bandeng yang dimasak diambil langsung dari tambak dalam keadaan hidup dan segar.

Yang khas di tempat ini adalah cara mengolah bandeng agar tak terasa durinya. Bandeng disayat kecil berderet. Dengan cara ini durinya jadi tak terasa dan mudah dikunyah, tanpa khawatir menusuk di bibir dan lidah. Bandeng yang di masak dengan cara ini di kenal dengan nama bandeng kropok yakni menu khas Semarang tempo dulu. Kropok adalah cara masak bandeng dengan dibakar langsung tanpa bumbu. Dengan cara ini, aroma dan rasa daging bandeng jadi lebih alami.

Sementara bandeng dibakar, koki yang lain menyiapkan bumbu kropok. Bumbu ini sangat khas pesisir dengan perpaduan rasa pedas, manis, dan asin. Bandeng yang sudah matang dibakar lalu diguyur dengan bumbu kropok.

Bandeng kropok disajikan bersama nasi, sambel, lalapan, dan oseng kangkung. Bagi para penikmat bandeng, menu khas Semarang ini memang beda. Selain durinya tak mengganggu, rasa khas bumbu kropok memang pas di lidah.

Untuk menyantap menu khas bandeng di kawasan ini tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dengan Lima Puluh Ribu Rupiah, Anda sudah bisa menyantap satu kilo bandeng kropok plus nasi, lalapan dan minuman, bisa untuk makan berempat.

KERASNYA USAHA KERAJINAN GAMELAN TRADISIONAL



Di tengah ketatnya persaingan bisnis alat musik hiburan modern, Didik Adiono, perajin alat musik jawa atau gamelan di Desa Jatirejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, masih terus bertahan dengan profesinya.

Profesi sebagai perajin alat musik galeman ini sudah di jalani Didik sejak tahun 1960-an silam. Namun ketatnya persiangan alat musik modern dan melonjaknya harga-harga bahan baku, ternyata kerajinan gamelan ini masih terus bertahan.

Begitu sulitnya memproduksi gamelan ini sehingga untuk menghasilkan satu set gamelan berbahan kuningan, Didik harus bekerja keras selama tiga bulan dengan di bantu sekitar 15 orang karyawan.

Bayangkan saja, jenis gamelan sangat banyak namun untuk memproduksi satu unit dan satu nada saja di butuhkan kerja keras yang luar biasa, mulai dari membakar bahan baku kuningan, memande atau memukulnya hingga menjadi lembaran, atau mengelas dan menghaluskannya hingga menghasilkan nada yang berbeda-beda. Alhasil, memproduksi gamelan, membutuhkan tangan-tangan yang ahli, hingga tidak banyak orang yang mau menggeluti usaha ini.

Bagi Didik Adiono, pekerjaan ini sudah menjadi makanan sehari-hari, sehingga ia tidak pernah merasa kesulitan lagi. Setiap satu jenis alat musik di hasilkan oleh pekerjanya, Didik langsung melaras atau menyetem alat musik ini untuk menghasilkan nada-nada yang berbeda sesuai keinginan, mulai gong, kempul, kenong, bonang, gender, slentem, saron dan masih banyak lagi.

Tak hanya sekedar memproduksi alat musik gamelannya saja, di rumah produksinya ini Didik juga meproduksi wadah atau tempat gamelan.”Di samping kerja keras, butuh ketelatenan serta kesabaran, dan ini yang paling sulit”, ujarnya

Harga untuk tiap set gamelan bervariasi, tergantung bahan yang pakai untuk membuatnya. Seperti bahan besi misalnya, satu set gamelan lengkap di patok harga 24 juta rupiah, sementara gamelan yang berbahan kuningan satu set lengkap harganya mencapai 125 Juta Rupiah dengan keuntungan sekitar 20 hingga 25 Juta Rupiah.


Konon, gencarnya usaha pemerintah dalam melestarikan budaya dan kesenian tradisional, membuat peluang usaha dan pemasaran kerajinan gamelan ini kian terbuka. Seperti maraknya pameran di pusat maupun di berbagai daerah hingga program-program seni tradisional masuk sekolah, membuat permintaan kerajinan gamelan terus antri dan berdatangan.

Di dalam negeri, pasar gamelan meliputi Solo, Jogja, Jakarta, Bali, Kalimantan hingga Nusatenggara. Sementara di luar negeri meliputi Singapura, Jepang dan Amerika.

BEBERAPA APLIKASI GRATIS FACEBOOK CHATTING DI BLACKBERRY



Chatting dengan teman di Facebook merupakan sesuatu yang sangat mengasyikkan. Namun, kendala harus duduk lama di depan komputer serta waktu yang terbatas, menjadi salah satu kendala dalam kenikmatan bersua di bersama teman di dunia maya.

Dengan hadirnya teknologi smartphone Blackberry, kendala ini menjadi hilang. Apalagi ada 5 aplikasi gratis yang bisa di akses melalui handphone blackberry. Bahkan, sebagian aplikasi sudah mampu berintegrasi dengan blackberry messenger (BBM).

Berikut ini beberapa Aplikasi Chat Facebook di Smartphone Blackberry

1. mChat 1.2.3 : aplikasi ini seratus persen gratis. Meski gratis, kita tidak akan di ganggu oleh iklan yang kerap muncul di beberapa aplikasi gratisan. Tak hanya itu, kita juga bisa update status, dari aplikasi ini. Kapasitas file yang hanya 705 KB, memungkinkan aplikasi ini di install di handphone blackberry yang memiliki memory terbatas. Download di www.blackberry.com/appworld atau langsung di situsnya www.mchat.com.

2. Chat For Facebook Free : Aplikasi ini sangat fleksibel di pakai di blackberry karena semua fasilitasnya sama dengan Blackberry Messenger. Bahkan, kita tidak perlu pindah jendela (window) chat saat asyik ngobrol dengan teman baik di Facebook maupun BBM, karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan BBM. Download di www.blackberry.com/appworld atau di : www.smarter-apps.com

3. Free Chat For Facebook With BBM (CFF BBM) : aplikasi ini bisa di katakan 100 persen terintegrasi dengan BBM. Bukan hanya tampilannya saja, tetapi fasilitas lain seperti autotext (OS.5) atau Word Substitution (0S.6), ikon avatar juga bisa di terapkan di sini. Hebatnya lagi, aplikasi ini bisa membedakan teman chat kita yang sedang menggunakan Blackberry saat chatting atau tidak. Sehingga kita bisa melanjutkan untuk meminta PIN BB-nya. Download www.blackberry.com/appworld atau di CFF BBM : www.msonar.com

4. FriendChat : Aplikasi ini akan berjalan baik di OS 6.0 Blackberry. Selain memiliki fasilitas sama dengan berbagai aplikasi chat facebook lainnya, aplikasi ini bisa mengirim screen chat facebook ke BBM. Di samping itu. FrienChat mendukung sistem multichat person yang memungkinkan kiat ngobrol dengan banyak teman secara bersamaan baik di Facebook maupun di BBM. Download di www.blackberry.com/appworld atau di : www.jaredcompany.com

Di samping 4 aplikasi gratis di atas, masih banyak aplikasi facebook chat lainnya yang bisa di menyatu dengan Blackberry. Semoga bermanfaat!!

CARA TRADISIONAL REDAKAN SAKIT KEPALA



Salah satu langkah awal untuk saat sakit kepala adalah dengan meredakannya melalui cara memijat di daerah sekitar tubuh yang bias meredakan rasa sakit. Dengan memijat daerah ini, rasa sakit karena sakit kepala ataupun sakit gigi, bisa reda dan hilang. Dalam buku akupuntur, titik ini sering disebut sebagai titik penghilang rasa sakit.

Jika anda mengalami sakit kepala atau sakit nyeri apapun termasuk sakit gigi, lakukan pemijatan dengan cara memijat bagian telapak tangan yang berada diantara jempol dan jari telunjuk. Kemudian ikuti dengan pimijatan di daerah bagian kaki. Lakukan pemijatan sampai anda merasakan sakit karena pemijatan ini. Biarkan sakit selama proses pemijatan berlangsung. Setelah itu Anda bisa merasakan sakit kepala maupun sakit gigi anda bisa berkurang. Langkah ini bisa menjadi langkah awal sebelum berobat ke dokter atau minum pil.

Disamping itu. Khusus untuk sakit kepala, Anda bisa mengobatinya dengan bantuan beberapa solusi alami seperti di bawah ini:

1. Cengkeh: Ambil beberapa siung dan tumbuk hingga halus. Kemudian oleskan pada kening.

2. Lemon: Anda bisa campurkan kerak lemon dan air kemudian ditumbuk. Oleskan seluruhnya pada dahi Anda.

3. Madu: Ambil madu sekitar satu sendok teh dan mencampurkan dengan segelas air minum. Minum larutan ini saat kondisi perut sedang kosong, untuk menyembuhkan sakit kepala kronis.

4. Apel: Kupas apel dan potong kecil-kecil. Kemudian tambahkan sedikit garam untuk di makan sebelum sarapan.

5. Jahe: Anda juga bisa menghirup uap dari air jahe yang mendidih untuk menyembuhkan sakit kepala Anda.

MENIKMATI KEHANGATAN SOTO DAUN SO



Musim penghujan seperti ini paling pas menikmati makanan berkuah panas. Adalah Soto bercampur So atau daun muda pohon melinjo. Kuahnya lebih segar dan nikmat, sehingga pantas Anda coba.

Warung Soto So milik pak Slamet berdiri sejak tahun 1974 di Jalan Desa Bojong, Kecamatan Purbalingga Selatan, Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Hidangannya yang khas berupa Soto dengan kuah bercampur daun So atau daun muda pohon melinjo, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner yang kebetulan melintas di Purbalingga. Pasalnya, daun So dalam kuah menimbulkan aroma dan cita rasa segar yang mampu membangkitkan selera makan. Selain khas kuah dengan daun So, cita rasanya juga muncul karena dimasak dengan tungku kayu bakar secara tradisional.

Awalnya, Pak Slamet berjualan keliling dengan gerobak pikul, setelah dikenal dan banyak pembeli datang langsung ke rumahnya, Pak Slamet kemudian mendirikan warung tepat di depan rumahnya.

Seperti Soto pada umumnya, bahan utamanya adalah ketupat, mi-bihun, kerupuk dan sayur muncang, dicampur daging dan kerupuk lalu disiram kuah. Bedanya, kuah Soto ini ditambahkan daun So yang direbus langsung hingga lunak, sehingga kuahnya menjadi lebih segar.

Saat Soto di hidangkan, dapat ditambahkan sambal kacang sesuai selera untuk memberi rasa pedas. Penambahan sambal ini juga memberi rasa gurih karena adanya kacang dalam sambal, selain memberi rasa pedas tentunya.

Bagi pengunjung juga disediakan daun So segar secara gratis. Daun So yang digunakan dalam kuali rebusan kuah tersebut, disajikan kepada para pengunjung dalam sebuah mangkok. Dalam satu mangkok ada sekitar 4 ikatan daun So. So yang telah masak ini bisa dilangsung di tambahkan dalam mangkok soto. Rasanya jangan ditanya lagi, pokoknya segar dan tidak pahit. Kalau pengunjung merasa kurang boleh minta tambahan daun So lagi.

Anda yang tidak suka babat sapi, bisa memilih daging ayam atau bisa juga campuran keduanya. Harganya juga sangat murah, hanya Enam Ribu Rupiah per porsi.

Bagi Anda yang akan mencicipi Soto So harus datang langsung ke warung Slamet. Karena Soto So tidak membuka cabang di tempat lain. Dalam sehari lebih dari 300 mangkuk Soto terjual.

SULAP LIMBAH TEMPURUNG KELAPA JADI ASAP CAIR UNTUK PENGAWET ALAMI



Dengan teknologi sederhana dan ramah lingkungan, limbah tempurung kelapa ternyata bisa diubah menjadi asap cair multiguna. selain untuk bahan pengawet makanan yang alami asap cair tersebut mampu memproteksi tanaman dari serangan hama.

Asap tempurung kelapa memiliki kemampuan mengawetkan bahan makanan karena adanya senyawa asam, fenolat, karbonil serta formaldehid. Kandungan senyawa yang terkandung di asap tempurung kelapa cair yang dalam istilah modern di kenal dengan nama liquid smoke tersebut, sebenarnya telah lama dimanfaatkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia untuk berbagai keperluan seperti mengawetkan makanan dan mengobati sejumlah penyakit.

Berkembanganya teknologi alternatif yang memanfaatkan limbah tempurung kelapa ini, telah banyak di kembangkan masyarakat. Salah satunya adalah Sumarno, dosen salah satu perguruan tinggi swasta yang berhasil menerapkan teknologi alternatif ini di sebuah pabrik mini di Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari Jember Jawa Timur. Hanya dengan memanfaatkan tong bekas, Sumarno bisa membuat alat penyulingan asap menjadi asap cair dengan sistem terbuka. Berbeda dari sistem penyulingan asap yang menggunakan sistem oven tertutup, sistem terbuka mampu menjadikan asap dengan kandungan karbon dioksida bercampur dengan oksigen, menjadi tidak berbahaya.

Untuk membuatnya, tong bekas di gunakan sebagai alat penyulingan, lalu tempurung kelapa dimasukkan ke dalam tong yang sedikit tertutup untuk selanjutnya di bakar sekitar 8 jam. Dari tong pembakaran, diberi saluran pipa kecil langsung ke jerigen untuk menampung asap cair.

Asap cair yang berwarna hitam dengan kandungan karbon ini selanjutnya diolah lagi dengan sistem penyulingan untuk memisahkan karbon, hingga asap cair berubah menjadi bening.

Menurut Sumarno, Asap cair bening tanpa kandungan karbon memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk bahan pengawet makanan alami pengganti formalin. Kegunaan lainnya, karena mengandung anti bakteri, asap cair juga sangat bagus untuk proteksi tanaman dari serangan hama pengganti pestisida.

Bahkan dari hasil riset ilmuwan China, asap cair bisa untuk bahan obat kanker dan jantung. Pasalnya, asap cair mengandung polyphenol untuk menekan pertumbuhan kanker dan mengobati serangan jantung. Kandungan polyphenol dalam asap cair relatif besar, sekitar 27 Miligram per Mililiter.

Produk asap cair tempurung ini telah dibuktikan mampu mengawetkan berbagai makanan seperti ikan, daging, mie dan mampu bertahan hingga 2 bulan. Penggunaannya pun sangat mudah yakni dengan mencampurkan asap cair dengan air untuk merendam makanan.

Setiap satu kwintal limbah tempurung kelapa, mampu menghasilkan sekitar 32 liter asap cair yang pasaran bisa di jual seharga Tujuh Belas Ribu Lima Ratus Rupiah per liter. Di samping itu, arang tempurung kelapa juga laku dijual Dua Puluh Ribu Rupiah per kilo untuk bahan baku penyulingan air yang paling efektif dan biasanya dipakai pabrik air kemasan.

MENDAUR ULANG LIMBAH KERTAS JADI KANTONG PEMBUNGKUS


Bermodalkan keuletan dan kerja keras, Ebor (72 tahun) warga Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat, mampu mengolah barang limbah menjadi kantong pembungkus yang bernilai ekonomi. Bahkan, usahanya itu banyak di ikuti oleh tetangganya, hingga daerahnya menjadi sentra pembuatan kantong pembungkus dari kertas.

Karena itu tak heran, jika rumah Ebor sejak 20 tahun lalu dijadikan sebagai sentra pembuatan kantong bungkus dari bahan kertas limbah. Usaha yang dirintis sejak tahun delapan puluhan ini terus berkembang hingga mempekerjakan tetangganya sampai delapan puluh orang lebih. Bahkan, banyak warga setempat yang mengikuti jejaknya menjadi perajin pembuat kantong kertas dirumahnya masing-masing.

Pembuatannya cukup sederhana, mula-mula kertas limbah atau kertas bekas ini kemudian ditata berjajar-jajar dan ujungnya diberi lem. Proses berikutnya baru pelipatan kertas sesuai ukuran kantong yang dikehendaki. Kendati terlihat cukup mudah, namun untuk membuat ribuan kantong bungkus, diperlukan kesabaran dan ketelatenan.

Kantong bungkus ini biasanya dipakai sebagai pembungkusan kue gorengan oleh pedagang. Selain itu, kantong yang berukuran besar, digunakan sebagai pembungkus beras oleh para pedagang sembako.

Setiap minggu, kakek tiga cucu tersebut mampu menjual kantong pembungkus sampai Tiga Ratus Ikat. Setiap ikatnya berisi seratus kantong, dengan harga mencapai 21 Ribu Rupiah perikatnya. Selain dikirim ke kota Bandung, kantong pembungkus ini juga dikirm ke Jakarta dan sejumlah kota lainnya.

Tak heran, usaha yang di rintis Ebor itu mampu menyerap tenaga kerja dari warga setempat, bahkan, jumlahnya mencapai tiga ratus orang lebih, warga yang membuat kantong pembungkus gorengan ini.

ABDURRAHMAN GURNING PELATIH BARU PERSEGRES



Teka-teki pelatih kepala Persegres Gresik United yang kosong selama sepekan terakhir pasca mundurnya Fredy Mulli, akhirnya terjawab (02/04/2012.) Mantan pelatih PSPS Pekanbaru, Abdurrahman Gurning, mendapat kepercayaan manajemen, untuk meng-arsiteki Persegres dalam putaran kedua ISL.

Dalam latihan perdananya bersama Laskar Joko Samudro, Abdurrahman Gurning, langsung melakukan seleksi 6 pemain baru yang mengadu nasib di persegres. Ke enam pemain itu adalah Daniel Zelleny asal Australia, Claudio Pronetto (eks Deltras Sidoarjo) dari Argentina, dan Darius Ayub asal iran yang berposisi sebagai ujung tombak. Sementara tiga sisanya adalah pemain baru lokal, yakni I Wayan Gangga Mudana, Rachmat Poci Rivai dan Usep Munandar.

Pelatih asal Medan ini mengaku cukup optimistis bisa mengangkat persegres di 10 besar klasemen isl, kendati menghadapi tantangan cukup berat. “Kita mentargetkan Pergres bias bertengger di 10 besar klasemen ISL”, ujarnya

Dengan sisa jeda waktu yang ada, mantan pelatih Arema itu mengaku akan memaksimalkan pemain lama yang ada sambil memadukan pemain baru persegres yang akan di rekrut secepatnya, sebelum menghadapi putaran kedua isl melawan Persib Bandung 20 April mendatang.